
Chapter 053. BABA YAGA MENCOBA MENEROBOS RANAH BARU.
\=
\=
Baba Yaga langsung mengira-ngira berapa banyak jumlah inti kristal siluman yang dia dapat kali ini, sehingga Li Yian menghampiri saja dia tidak tahu.
"Apa yang membuat kamu senang kawan?" Ucap Li Yian bertanya seperti itu karena dia tidak tahu, karena dimensi penyimpanan milik para siluman sangat rumit.
Begitu juga dengan cincin penyimpanan, orang-orang dari alam Tanasilam tidak tahu bagaimana cara kerjanya, karena mereka tidak bisa menggunakan energi Qi.
"Sebaiknya kita istirahat di sini untuk beberapa hari ke depan, karena aku akan menyerap inti kristal siluman!" Ucap Baba Yaga.
Dia tidak membicarakan berapa banyak inti kristal siluman yang akan dia serap, takutnya Li Yian tidak setuju. Sehingga dia tidak menyebutkan berapa jumlahnya.
"Baiklah, tidak masalah! Aku merasakan orang-orang itu sebelum berasal dari arah sana, sepertinya mereka memiliki tempat rahasia yang bagus." Li Yian merasakan sedikit ada tempat yang terlindungi dan memiliki aura siluman yang lebih pekat lagi.
"Benarkah?" Ucap Baba Yaga semangat.
Dia tidak bisa merasakan sama sekali apa hang di rasakan oleh Li Yian melalui persepsinya! Karena Baba Yaga murni menggunakan energi siluman, sedangkan Li Yian menggunakan unsur aura dari tiga energi yang sedikit berbeda.
Yaitu energi Qi, yang dia dapatkan dari alam langit! Lalu energi tenaga dalam yang ada di alam Daulu, lalu energi siluman yang di alam Tanasilam ini.
Li Yian juga sebenarnya bisa menyerap, namun Li Yian tidak membutuhkan itu sehingga dia tidak melakukannya.
"Ya, ikuti aku saja!" Ucap Li Yian.
Setelah itu dia menyambar Ming Qionglin, lalu segera pergi ke arah di mana tadi empat orang yang menghadang mereka muncul.
Baba Yaga segera mengikutinya dari belakang, Li Yian bergerak semakin cepat! Baba Yaga hanya mendesah kecil. Namun dia masih bisa mengikuti gerakan Li Yian yang sangat cepat itu.
Semakin keduanya mendekati tempat persembunyian itu, aura menekan itu semakin kuat! Namun bagi Baba Yaga itu tidak ada apa-apanya.
Keduanya sampai di mulut gua yang besar, dinding gua itu di ukir dengan kepala naga di bagian pintu kanan dan kirinya.
Aura samar yang sangat kuat dan menekan pada aura milik orang di sekitar gua itu begitu terasa, terlihat keluar terus menerus ini membuat mata Baba Yaga berbinar terang.
__ADS_1
"Saudara Li Yian, kamu benar-benar menemukan tempat yang paling aku inginkan!" Ucap Baba Yaga sambil menggosok tangannya karena tidak sabar ingin masuk ke dalam gua itu.
"Hei, tunggu sebentar! Apa kamu yakin di dalam sana benar-benar aman?" Ucap Li Yian sambil terus memperhatikan mulut gua itu.
"Sial, mana peduli! Jika ada yang berani menghalangi tinggal musnahkan mereka semua." Ucap Baba Yaga begitu sombong.
Dia sudah begitu semangat, namun di halangi oleh orang mana dia terima! Karena Baba Yaga merasakan aura yang benar-benar tebal bagus untuk meningkatkan kekuatan miliknya sekarang.
Di tambah Baba Yaga sekarang memiliki sangat banyak inti kristal siluman yang di dapatkan dari empat orang sebelumnya, sehingga keinginan untuk bermeditasi sambil menyerap inti kristal siluman di tempat yang bagus ini semakin melonjak.
Tanpa peduli ucapan Li Yian, Baba Yaga langsung melompat dan masuk ke dalam mulut gua yang di kedua sisinya terdapat batu yang berukir kepala naga.
Li Yian melihat Baba Yaga berlalu hanya bisa mengikuti saja.
*
*
*
Tepatnya di istana milik Nam Lutu, dia langsung terbuka matanya! Padahal sedang melakukan meditasi untuk memperdalam tingkat kultivasi milik.
Namun dia merasakan bahwa salah satu dari bidak miliknya mengaktifkan pengendalian jiwa! Namun baru mulai aura itu langsung terputus.
Setelah merasakan lebih dalam, akhirnya Nam Lutu langsung tahu bahwa tamu yang dia undang dan tunggu sudah sampai di wilayah barat.
"Ha-ha-ha, datang lah ke sini! Aku sangat penasaran dengan siapa kamu sebenarnya?" Ucap Nam Lutu.
Dia tidak peduli dengan berapa banyak bidak yang mati, asalkan dia tidak mati maka menciptakan bidak itu sangat mudah baginya.
Nam Lutu merasakan aura miliknya kini benar-benar sudah hampir kembali seperti sediakala, sehingga dia menyinggung senyum puas.
"Setelah, aku berada di puncaknya! Siapa pun aku tidak takut, karena sejak saat aku naik dengan kekuatan itu. Kaisar dewa yang menjabat saat itu saja aku kalahkan." Gumam Nam Lutu dengan bangga.
Akhirnya dia lebih memilih memperdalam lagi kekuatan yang dia miliki saat ini.
*
__ADS_1
Baba Yaga masuk ke dalam gua misterius, dia sangat bersemangat karena mencoba menerobos ranah baru.
Sehingga tidak memikirkan lagi ada apa di dalam gua ini.
Setelah sampai di ruangan terdalam, ruangan ini berbentuk persegi empat dengan dinding batu marmer berwarna putih susu! Lantai yang di injak adalah batu yang belum pernah Baba Yaga lihat.
Karena berwarna bening dengan corak merah darah di dalamnya! Sedangkan di tengah ruangan itu ada tungku yang tertanam di lantai ruangan, dari tungku inilah aura samar yang terus mengepul keluar hingga aura itu juga mengepul keluar dari mulut gua.
Li Yian baru masuk, namun dia sangat terkejut dengan penglihatan kali ini.
"Sebenarnya ini tempat apa, kenapa begitu misterius?" Ucap Li Yian sambil mengawasi keliling ruangan.
Sebelum dia handak bertanya kepada Baba Yaga, Li Yian melihat Baba Yaga sudah duduk bersila menghadap ke arah tungku besar yang tertanam ke lantai itu.
"Dia, sial! Kenapa malah bermeditasi di tempat seperti ini?" Ucap Li Yian.
Dia tidak tahu, setelah Baba Yaga bisa teknik menyerap aura! Insting tentang merasakan aura semakin tajam, sehingga setelah sampai di depan gua ini, Baba Yaga semangat bersemangat ingin segera naik ranah.
Karena Baba Yaga yakin, dia bisa naik ranah kali ini dengan bantuan inti kristal siluman dan aura kuat yang keluar samar dari tungku di depannya.
Klatraakk...!
Baba Yaga mengeluarkan inti kristal siluman sangat banyak dari dimensi penyimpanan miliknya, ini membuat Li Yian membeku di tempat.
"Sial, orang ini menyembunyikan sesuatu begitu dalam! Hingga aku sampai tidak tahu kapan dia mendapatkan semua ini?" Gumam Li Yian saking terkejutnya.
Jika saja dia tahu, bahwa Baba Yaga mendapatkan ini baru saja dari empat orang yang di kalahkan sebelumnya, dia tidak akan terkejut seperti ini.
Setelah Baba Yaga mengeluarkan inti kristal siluman semua yang dia miliki, dia langsung memejamkan matanya dan mengaktifkan teknik penyerapan Aura.
Li Yian akhir lebih memilih keluar, dia juga ingin istirahat karena menggunakan energi Qi terlalu besar membuat dia cukup lelah, sehingga dia juga ingin menyerap batu kristal energi Qi untuk mempertebal kembali energi Qi miliknya.
\=
\=
...
__ADS_1