
Chapter 070. KHAYALAN BABA YAGA.
\=
\=
Li Yian tetap berdiri di posisinya saat ini, dia menyerang penjaga kediaman keluarga Yue hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja, namun itu tetap membuat orang-orang yang ada di sana tercengang.
Dua orang yang tersisa melihat Li Yian, lalu melihat ke arah Yue Lims! Mereka berdua ingat meminta pendapat tuan Yue Lims namun tatapan kosong dan ketakutan dari tuan Yue Lims membuat keduanya bingung.
"Tuan, apa yang harus kita lakukan?" Ucap salah satu dari mereka.
"Mundur, kalian bukan lawannya!" Ucap tuan Yue Lims.
Dia terbengong sementara karena tidak merasakan aura sedikit pun dari Li Yian, namun tamparan itu bisa langsung membuat penjaga kediaman miliknya yang cukup tangguh langsung meledak menjadi daging suwir dan kabut darah.
Setelah instruksi dari Yue Lims! Akhirnya keduanya mundur, ini juga yang keduanya inginkan jadi tidak menunggu waktu lebih lama keduanya langsung mundur sangat jauh.
Li Yian juga tidak berniat untuk bertarung, tadi dia sebenarnya ingin memberikan pelajaran saja sehingga menampar mereka dengan kuat, namun ternyata orang itu langsung meledak.
"Yue Yun, sebenarnya apa yang kamu inginkan?" Tuan Yue Lims langsung mengarah ke keponakan dia.
Yang saat ini benar-benar membawa Li Yian ke kediaman mereka! Sehingga dia langsung menuduh bahwa ini sebuah jebakan dari dia.
"Paman di mana ibu ku?" Ucap Yue Yun, dia adalah gadis cerdas sehingga tahu dia harus menanyakan ini karena ini adalah kesempatan dia.
Li Yian tidak menghentikan Yue Yun! Mungkin benar-benar ibunya dalam keadaan berbahaya, dia juga tahu hidup di dunia ini tidak memiliki kerabat sangat kesepian.
Itu adalah pengalaman Li Yian, sehingga dia langsung tahu bagaimana keadaan perasaan Yue Yun saat ini.
"Sudah di bawa oleh orang-orang itu! Paman tidak bisa menghentikan sama sekali." Ucap Yue Lims akhirnya menjawab dengan jujur.
"Siapa yang membawa ibu, aku ingin tahu dia mana ibu sekarang!" Yue Yun terlihat begitu khawatir.
"Mereka pergi ke barat! Ke gunung galangan." Jawab Yue Lims, dia tahu karena itu perjanjian dia dengan mereka.
Itu juga tempat yang akan dia tuju setelah anaknya menyerap tubuh istimewa bawaan dari Yue Yun, namun anaknya tidak kembali namun untuk menanyakan itu kepada Yue Yun dia tidak berani, karena ada Li Yian di dekat Yue Yun saat ini.
Dia tahu, kekuatan dia saat ini bukan lawan dari Li Yian! Sehingga mundur dan mencari aman adalah hal yang baik.
Mendengar jawaban Yue Lims, Yue Yun langsung memandang ke arah Li Yian.
"Tuan Li, bagiamana kalau kita ke gunung galangan! Ibu ku ada di sana." Ucap dia seperti sedang memohon.
__ADS_1
"Tunggu sebentar, aku ingin tahu dia berbohong apa tidak...!" Ucap Li Yian, namun sebelum dia bertanya tuan Yue Lims langsung berucap.
"Itu benar tuan Li! Saya tidak berani berbohong di hadapan anda." Ucap dia dengan sungguh-sungguh.
Li Yian dapat merasakan bahwa itu benar-benar nyata tidak sedang berbohong! Sehingga dia langsung mengangguk.
"Baiklah kita pergi ke sana!" Ucap Li Yian, sambil memandang Yue Yun.
"Terimakasih tuan Li!" Ucap Yue Yun semangat, dia seperti ingin menangis.
Setelah itu, keduanya langsung pergi dengan cepat ke arah barat kota Jinuk! Gunung galangan adalah gunung yang mirip seperti bahtera, dia besar dan tinggi.
Melihat kepergian Li Yian dan Yue Yun, orang-orang itu bernafas lega! Yang saat ini menghela paling lega adalah Yue Lims, namun pikiran dia sangat buruk karena memikirkan anaknya.
*
*
*
Di klan Baba.
Baba Yaga membuka matanya, dia merasakan tubuhnya sangat ringan! Bahkan bisa merasakan semua anggota tubuhnya sangat kuat sekarang setelah menggenggam udara kosong, ruang di sekitar seperti terdistorsi dengan gerakan dan teman yang di timbulkan.
"Tubuh pemurnian hampa ini sangat kuat! Bahkan sepertinya lebih baik dengan perubahan tubuh ke bentuk siluman." Gumam Baba Yaga.
Baba Yaga langsung menuju pintu keluar.
Baammm..!
Pintu itu dia buka secara paksa, melihat itu senyum di wajahnya semakin besar! Karena pintu yang dia dobrak benar-benar sangat kuat dan berat.
Namun hanya dengan sekali kibas langsung tumbang bahkan hancur! Memikirkan itu hanyalah dia membuat Li Yian babak belur langsung terbayang.
Dia membayangkan Li Yian ada di bawah kakinya lalu dia tertawa terbahak-bahak, setelah melihat wajah Li Yian yang mengemas setelah pertama kali kalah darinya.
Senyum dia semakin lebar, namun akhirnya dia sadar bahwa itu haru khayalan dia semata! Kenyataan belum terlaksana, namun dengan kekuatan ini Baba Yaga yakin dia bisa menang kali ini.
"Saatnya mencari saudara Li Yian!" Ucap Baba Yaga.
Namun baru dua langkah dia berjalan dari depan pintu yang hancur itu! Kini ada tiga petarung yang datang tiba-tiba.
Baba Yaga tahu, bahwa itu adalah petarung gelap milik ibunya! Namun sekarang dia tidak takut bahwa dia akan di cegat oleh ketiga petarung gelap itu.
__ADS_1
"Tuan muda! Anda akan pergi kemana? Ratu melarang tuan muda pergi dari klan Baba ini." Ucap salah satu dari mereka.
"Apa, bahkan aku tidak bisa keluar?" Ucap Baba Yaga.
"Benar, karena di luar sekarang tidak stabil!" Jawab yang lainnya.
"Tidak, aku ingin mencari saudara Li Yian! Sepertinya dia juga sedang mencari ku." Jawab Baba Yaga.
"Tidak bisa...!" Jawab Baba Yaga dengan tegas.
"Jika kalian menahan, akan ku lawan!" Lanjut Baba Yaga, setelah itu aura kuat dari tubuh Baba Yaga langsung meletus.
Baammm...!
Tiga petarung gelap itu langsung berpencar, lalu segera mengunci Baba Yaga dengan aura mereka.
Beesss..!
Woosss..!
Boooommm....
Baba Yaga langsung menyerang tiga petarung gelap itu, dengan kekuatan Baba Yaga sekarang tiga petarung gelap cukup kualahan namun masih bisa menahannya sekejap.
Bentrokan aura mereka dan pukulan empat orang bersatu! Setelah itu tiga bayangan gelap terpental mundur hingga 10 langkah.
"Ternyata tuan muda sudah sangat kuat! Pantas saja ratu mengirim kita bertiga untuk menahan tuan muda." Ucap salah satu dari mereka.
Baba Yaga menahan pukulan tiga petarung bayangan, seketika tubuhnya bergetar hebat.
"Minggir, aku akan pergi untuk mencari saudara Li Yian!" Bentak Baba Yaga, dia langsung meluncur dengan cepat menuju keluar.
Baaammmm..!
Satu dari petarung gelap mencoba menahan Baba Yaga, namun langsung terpental karena terpukul oleh serangan Baba Yaga.
Hingga akhirnya Baba Yaga lolos! Tiga petarung gelap akan mengejar Baba Yaga namun di telinga mereka terdengar suara.
"Hentikan pengejaran itu! Cukup awasi dia dari kejauhan." Ucap suara itu dengan tegas.
Akhirnya tiga petarung gelap itu mengikuti kemana arah Baba Yaga pergi.
\=
__ADS_1
\=
...