Pendekar Dewa Terkutuk 2

Pendekar Dewa Terkutuk 2
051 = AHLI DEWA ALAM LANGIT


__ADS_3

Chapter 051 \= AHLI DEWA ALAM LANGIT.


\=


\=


Orang yang kini mengenali Baba Yaga sebagai tuan muda klan Baba, seketika wajahnya berubah tajam.


Dia tidak berharap, bahwa yang muncul adalah orang yang selama ini dia incar! Karena dia sudah lama menjadi musuh tersembunyi Klan Baba.


Namun setelah mempelajari semua tentang klan Baba yang bisa di akses, dia akhirnya menemukan bahwa klan Baba mempunyai tuan muda yang sengaja di asingkan.


Karena dia di kabarkan tidak memiliki kemampuan yang hebat dan di kenal begitu bodoh, hingga ayah kandungnya saja tidak menyukai Baba Yaga.


Namun orang-orang di alam Tanasilam ini tidak tahu bahwa ayah dari klan Baba adanya Nam Lutu, karena dulunya Nam Lutu adalah karakter yang kecil dan pendiam.


Hingga akhirnya, dia bisa memperdaya Baba Vaga! Namun entah Baba Vaga tahu apa dia luluh dengan kegigihan dari Nam Lutu yang dulu.


Sehingga setelah Nam Lutu di juluki iblis oleh orang-orang alam Tanasilam dan alam langit! Baba Vaga seperti selalu menyalahkan dirinya sendiri, inilah kenapa dia tidak langsung turun tangan untuk menghentikan Nam Lutu.


Sehingga ayah dari Baba Yaga, hanya di ketahui oleh Baba Yaga sendiri dan ibunya lalu petinggi-petinggi klan Baba terdahulu.


Sehingga meskipun dia mengenali Baba Yaga, namun dia tidak tahu bahwa Baba Yaga adalah anak Nam Lutu tuanya sekarang! Jika saja dia tahu maka dia akan terkejut.


Jika dia ingin menjilati Nam Lutu, maka dia harus membunuh Baba Yaga! Karena di sejarah yang beredar tentang tuan muda klan Baba ini di asingkan karena ingin di bunuh oleh ayahnya sendiri.


Namun sayangnya dia tidak tahu, sehingga dia hanya ingin membunuh Baba Yaga karena dendamnya terhadap klan Baba.


Seketika yang wajahnya terkejut langsung murung dan amarah dalam dirinya langsung membludak.


"Teman-teman, serang dia bersama! Aku tidak peduli, meskipun kehormatan antara senior dan junior tercoreng, dia harus mati kali ini!" ucap orang yang sudah mengenali Baba Yaga.


Kedua orang lainya hanya bisa saling pandang, mereka saling pandang karena tidak habis pikir! Karena biasanya dia adalah orang yang paling hati-hati dalam bertindak, namun sekarang dia begitu anah.


Keduanya belum sadar, namun temannya yang tadi sudah menginstruksikan untuk menyerang bersama sudah maju.


Woooss..!


Gerakan dan kekuatan langsung meningkat begitu cepat! Hingga kini aura menekan di puncak bukit yang seperti dinding panjang itu langsung terasa meningkat tajam.


Baba Yaga yang sedang senang karena panen besar langsung mengerutkan keningnya, dia mendongak melihat orang yang sekarang menuju ke arahnya untuk menyerang.

__ADS_1


Triinnng..!


Baaammmm..!


Pedang dan senjata garukan Baba Yaga saling berbenturan sangat keras hingga berbunyi nyaring sekali, sampai berdengung di telinga semua orang.


Setelah itu, ledakan akibat berbenturan energi siluman langsung terjadi! Aura yang saling mendorong meluap ke segala arah.


Boooommm..!


Lawan Baba Yaga terpental jauh ke belakang akibat dorongan kuat itu, hingga tubuhnya membentur puncak yang menonjol di atas bukit yang memanjang itu.


*


*


*


Dua orang yang tadinya mau menyerang bersama kini hanya bisa tertegun, mereka tertegun karena tidak percaya teman yang kehebatannya sama dengan mereka berdua kini terpental mundur sangat jauh hanya karena satu serangan Baba Yaga.


"Siapa sebenarnya anak ini? Tidak banyak anak yang berbakat sepertinya di alam Tanasilam ini!" Ucap orang hang wajahnya paling tua.


Baba Yaga tidak tinggal diam, dia langsung mengejar kemana lawannya terjatuh karena dia ingin langsung membunuhnya dan mengambil inti kristal siluman milik lawannya.


Woooss..!


Namun orang yang wajahnya paling tua, langsung hendak menghadang gerakan Baba Yaga.


Li Yian tidak tinggal diam. Dia memotong pergerakan orang itu!.


Wuus..!


"Pak tua, lawan mu adalah aku!" Ucap Li Yian di depan orang tua itu dengan senyum mengembang.


Degg..!


Orang tua itu mundur jauh ke belakang, dia langsung memandang Li Yian.


"Bagiamana kamu bisa bergerak tanpa di ketahui dari aura yang terpancar di tubuh mu?" Tanya orang tua itu karena saking heran dengan pergerakan Li Yian.


"Itu cukup mudah, kamu sembunyikan saja aura yang kamu miliki!" Jawab Li Yian dengan enteng tanpa menutupi apa yang dia lakukan barusan.

__ADS_1


Karena bagi orang-orang hebat menyembunyikan aura adalah hal yang mudah, namun untuk lawan yang jauh di bawahnya jika lawan itu seimbang dan lebih tinggi maka mustahil.


Kecuali dia memiliki teknik penyembunyian aura, itu juga jika dia sudah melatih teknik itu ke tahap sempurna maka orang-orang akan sulit untuk mendeteksi aura milik lawannya.


Li Yian sudah sempurna dalam hal itu, di tambah lawan yang di hadapannya lebih lemah bahkan jauh di bawahnya sehingga sangat mudah mengelabui musuh.


Orang yang berwajah tua itu melirik Ming Qionglin yang ada jauh di belakang Li Yian, dia jelas-jelas merasakan bahwa aura milik Li Yian masih ada di sana, namun tubuh Li Yian ada di hadapannya.


Setelah sadar dia langsung mundur kembali karena ketakutan, menurut dia Li Yian lebih mengerikan dari Nam Lutu sekalipun.


Karena dia saking sensitifnya terhadap aura lawannya, makanya dia langsung tahu bahwa Li Yian sangat mengerikan.


"Kamu-kamu adalah ahli dewa dari alam langit legendaris itu!" Bentak orang yang wajahnya tua itu sambil terus mundur.


Dia pernah mendengar dongeng dari leluhurnya terdahulu, bahwa ada ahli dewa yang sengaja turun ke alam Tanasilam untuk menertibkan alam Tanasilam.


Di katakan bahwa dewa itu turun untuk misi menertibkan orang-orang kuat di alam Tanasilam! Agar keseimbangan alam tetap terjaga.


Namun dia pikir itu hanya dongeng, tapi sekarang dia bisa tahu dari aura Li Yian yang memiliki aura dewa, bahkan dia bisa memisahkan dari aura miliknya.


"Penglihatan kamu cukup jeli juga pak tua! Maka dari itu akan ku berikan hadiah mati tanpa rasa sakit dan penyesalan!" Ucap Li Yian dengan senyum lebar.


Wuuusss..!


Baaammmm..!


Li Yian kembali bergerak tanpa di ketahui oleh lawannya, lalu muncul di hadapan orang itu lalu menamparnya dengan kekuatan tinggi hingga orang itu langsung menjadi kabut darah karena tekan serangan Li Yian yang sangat kuat.


Sehingga hanya tersisa inti kristal siluman yang jatuh ke tahan di hadapan Li Yian saat ini.


"Hemm, ternyata seseorang yang melakukan kultivasi mendalami teknik aura seperti ini inti kristal siluman miliknya?" Ucap Li Yian seperti bertanya kepada seseorang namun entah kepada siapa.


Dia kini memegangi inti kristal siluman yang berwarna biru langit dengan banyak bintik-bintik dari segala jenis warna.


Setelah itu Li Yian menengok ke arah tonjolan puncak yang kini sudah meledak kembali, Li Yian hanya menggeleng kepalanya.


\=


\=


...

__ADS_1


__ADS_2