Penghuni Kosan?

Penghuni Kosan?
Desaku (Ekstra Part-End)


__ADS_3

Sampai tengah malam, Bambang belum juga muncul. Para warga yang pergi ke Keramat dengan membawa alat-alat dapur pun sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Malam itu mencekam karena malam itu adalah malam pertama aku mengetahui ada hal semacam itu di desaku.


Dunia persosmedan ricuh, khusunya warga di desaku. Hampir semua teman-temanku di facebook mengunggah foto-foto saat mereka berkumpul di Keramat dengan membawa alat dapur. Mereka katanya sudah memutari daerah sekitar Keramat dengan membunyikan barang-barang yang mereka bawa. Namun nyatanya nihil.


Bapakku malam itu pulang agak larut dari Keramat.


"Bagaimana, Pak?" Tanyaku.


"Tidak ketemu," jawab bapakku.


Aku diam sejenak. Kemanakah Bambang??


Menurut bapakku, dulu pada jaman beliau muda, pernah ada orang hilang juga di Keramat. Makanya malam itu warga-warga ikut membantu karena memang mereka yang notabene penghuni lawas desaku, sudah tau seluk beluk Keramat. Yang katanya di sana ana penunggunya si makhluk itulah, inilah. Si ratu itulah, ini lah.

__ADS_1


Aku yang generasi sekarang, otomatis tidak tahu menahu perihal cerita-cerita mistis di Keramat.


Namun tetap, otakku susah mencerna jika yang hilang adalah orang dewasa. Kemana dia hilang? Dan apa yang menyebabkan dia hilang?


Malam pun berlalu.


Keesokan harinya, jagat dunia maya kembali geger karena tiba-tiba tersebar kabar bahwa Bambang telah di temukan.


Namun ada satu yang aneh. Bambang sudah ada di kota sebelah. Dia ditemukan oleh seorang warga di kota itu saat pagi buta. Katanya, Bambang tertidur di emperan dengan memakai kaos kuning yang kedodoran.


Aku tak habis pikir lagi. Dari kotaku menuju kota sebelah lumayan jauh. Jika berkendara, memakan waktu satu jam untuk sampai di sana. Lalu Bambang pergi ke sana menggunakan apa? Jalan kaki???


Spekulasi ini itu bermunculan di kolom komentar akun-akun yang membagikan poto Bambang.

__ADS_1


Hingga malam harinya, aku akhirnya mendapatkan potongan ceritanya.


Begini ....


Menurut pengakuan Bambang, katanya saat istirahat di Keramat setelah bersih-bersih kuburan, dia duduk di samping balong untuk cuci muka. Nah di sanalah awal mulanya. Bambang melihat ada wanita cantik yang mengajaknya bertamu ke rumahnya. Tanpa pikir panjang, Bambang mengikuti wanita itu. Kata Bambang, di rumah wanita itu ada banyak makanan. Berbagai macam buah-buahan dan makanan lezat lainnya tersanding untuknya. Saat pertama Bambang hilang pada sore hari, katanya dia tertidur di rumah wanita cantik itu. Dan dia terbangun menjelang maghrib. Saat terbangun, dia sudah ada di pinggiran balong. Saat itulah dia datang dan berjalan menuju tenda teman-temannya.


Dan malam harinya dia hilang lagi. Di sinilah misteri Bambang yang aku tidak tahu.


Bagaimana dia hilang hingga sampai di kota sebelah.


Biarlah menjadi misteri.


Barangkali di sini ada teman-teman yang tahu kisah ini dan lebih tahu detailnya, bisa ya di share di komentar 🤗

__ADS_1


Namun dari kisah ini aku belajar, bahwa di mana pun kita berada, kita harus selalu ingat Tuhan kita. Jangan pernah tinggalkan ibadah dan selalu berdoa. Setiap mendatangi tempat baru, hendaknya kita menjaga adat istiadat dan menghormati kebiasaan-kebiasaan di sana, jangan takabur, jangan lupa selalu ucapkan permisi pada 'mereka'. Seperti pepatah mengatakan, "Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung."


Selalulah meminta pada-Nya, karena Allah adalah sebaik-baik pelindung.


__ADS_2