Penyesalan Fahreza

Penyesalan Fahreza
10. hasil penyelidikan


__ADS_3

Selamat membaca


Karena banyaknya pemikiran serta kejadian hari ini membuat clarra sedik pusing, ini sudah yang kesekian kalinya dia mengalami' rencana pembunuhan, untung saja ia selalu dapat lolos dari ancaman.


Hmmm...., apa ini ada hubungannya dengan ayah...???, tapi identitas guekan nga ada yang tau... " clarra kini semakin pusing lagi.


Clarra vedrick adalah anak dari rionald vedrick, ayah dan anak ini memilih kerjaan yang sangat bertolak belakang satu sama lain.


Clarra lebih memilih menjadi pengusaha, di usianya yang masih terbilang muda, ia sudah dapat mendirikan perusahaannya sendiri, ia sama sekali tak meminta bantuan dari keluarganya, itu karena besik kerja keluarganya adalah ahli kimia.


Ayahnya rionald vedrick menjabat sebagai kepala laboratorium dan juga peneliti senjata, kerjanya adalah mengurus hasil penelitian senjata yang berguna untuk negara


Tapi entah kenapa, beberapa bulan ini, di dalam pemerintahan menjadi sedikit kacau, ayahnya sering terlihat cemas, dan clarra juga sering mengalami kejadian yang mengancam nyawanya.


Yang menjadi pertanyaan, kenapa clarra menjadi terancam, padahal informasi tentang dirinya sangat di sembunyikan, hanya orang-orang kepercayaan ayahnya yang mengetahui jika clarra dan rionald vedrick adalah ayah dan anak, itu karena clarra tak pernah memakai nama belakang ayahnya.

__ADS_1


Tot tok tok " suara pintu yang di ketik membubarkan lamunan clarra


Masuk..." jawab clarra dan di ikuti pintu yang di buka, terlihat sosok billar masuk membawa sebuah nootbook di tangannya.


Sore nona" sapa billar


Apa yang kau dapatkan...???" clarra langsung bertanya pada intinya, ia tak ingin berlama-lama dalam mencari informasi.


Yang pertama, orang yang menyerang nona masih dari kelompok yang sama, tapi tak mengatakan tujuannya, mereka rela mati dan hanya mengatakan kalimat yang sama" billar terlihat sedikit kesal, pasalnya ia tak bisa menggali informasi lebih dalam untuk nonanya.


Untuk itu, sepertinya tak ada yang istimewa darinya, ia seperti yang lainnya, dia merupakan karyawan terbaik di kantor cabang, selain dia hobi kerja lembur, tak ada yang aneh darinya.


Mendengar penuturan tangan kanannya, clarra hanya mengangguk-ngangukkan kepalanya saja.


Kalau stevie....??? Apa yang kau dapatkan...???" tanya clarra lagi.

__ADS_1


Entahlah...., tak ada data yang spesial darinya juga, tetapi dia sudah meninggal dari 5 tahun yang lalu, dan dia meninggal karena kecelakaan, tak ada data yang spesifik tentang kerjaan dan kecelakaan apa yang dia alami" jawab billar, lagi-lagi informasi yang tidak akurat yang bisa ia berikan untuk nonanya.


Baiklah gue ngerti bi... " kini clarra bangun dari kursi kepemimpinannya, dan berjalan keluar dari ruangannya, ia akan pulang sekarang, harinya terlalu melelahkan.


........


Di lain sisi, reza dan pak anton sudah sampai di kota A, mereka berpisah di bandara, reza pulang menggunakan taxi sedangkan pak anton pulang dengan mobil jemputannya, pak anton tak bisa mengantarkan reza, itu karena arah tujuan mereka berbeda arah.


Ok za..., bapak pulang duluan yah... " pak anton menepuk punggung reza dan berlalu masuk ke dalam mobil.


Hati-hati di jalan pak" reza memberikan hormat sebelum mobil itu meninggalkan bandara.


Ok.... Aku sebaiknya mencari taxi sekarang... " gumam reza dan menunggu sedikit lebih lama, dan akhirnya taxi muncul juga, reza memberikan alamatnya dan taxi langsung meninggalkan bandara, berselang beberapa saat, akhirnya reza sampai juga.


Reza.......

__ADS_1


__ADS_2