Penyesalan Fahreza

Penyesalan Fahreza
27. siuman


__ADS_3

Selamat membaca


Setelah mendengar penjelasan dari dokter, Diana dan yang lainnya dapat bernafas lega, walaupun reza saat ini belum sadarkan diri, tapi ia sudah melewati masa yang paling kritis, apa lagi selama proses operasi tadi, reza sempat kehilangan banyak darah, jadi dia membutuhkan banyak istirahat saat ini.


Saat ini kazui dan Diana sedang duduk menemani reza di dalam ruangan perawatan VIP, saat ini jam menunjukan pukul 08:00 malam, tapi reza masih belum sadar juga, walaupun masa krisis sudah reza lewati, tapi sebelum melihat reza siuman, sepertinya Diana dan kazui masih belum bisa tenang di buatnya.


Ana...., sebaiknya loe istirahat dulu, biar gue yang ngejaga reza" kazui melihat kondisi ana sedikit kelelahan, ia bahkan belum tidur sedikitpun sedari reza terkena tembakan, dan itu sudah hampir 20 jam lamanya.


Gue nga papa ko, sebaiknya loe keluar dan beli makan malam buat kita" jawab Diana dan sekaligus memberi perintah


Ok... Baiklah..., kebetulan gue emang lagi lapar, gue akan segera kembali.... " kazui pasrah dengan keras kepala yang di miliki Diana, sekaligus pasrah juga dengan perintahnya.


Kazui langsung keluar dari ruang VIP tersebut untuk mencari restoran atau tempat makan yang tidak terlalu jauh dari rumah sakit, sedangkan Diana mendekat kearah reza, ia duduk di samping ranjang, ia memegang tangan reza dan mengajaknya untuk berbicara.


Hai kaka tampan...., apa loe mau terus-terusan tidur di ranjang jelek ini...???

__ADS_1


Loe jangan terlalu banyak tidur, ntar muka tampan loe hilang....


Kan gue udah bilang..., loe harus tunggu gue....


Dan gue juga udah bilangkan kalo loe itu udah jadi calon suami gue....


Jadi loe harus bangun sekarang... Karena gadis kecil manis mu ini sudah ada di sini...


Diana terus mengajak reza berbicara, ia tak tau jika reza sudah sadar sedari ia duduk dan memegang tangannya, karena mengantuk, Diana malah tertidur di samping ranjang reza sambil terus menggenggam tangan reza.


Hmmmmm..., ternyata gadis kecil ku yang manis sudah dewasa sekarang... " reza membelai lembut kepala Diana


Maaf karena tak langsung mengenali mu gadis manis ku" gumam reza lagi


Ia turun dari ranjang pasiennya dan mengangkat tubuh Diana dan menempatkannya di atas ranjang dan kebetulan kazui masuk untuk membawa makan malam mereka berdua dengan diana.

__ADS_1


Reza.... " panggil kazui yang baru masuk, tapi reza langsung memberikannya kode untuk tetap diam, kazui yang mengerti hanya mengangguk saja dan masuk ke dalam dengan diam.


Bagaimana dengan keadaan loe...???!" tanya kazui yang sudah melihat reza selesai membaringkan Diana.


Aku lebih baik..." jawab reza


Bagaimana dengan si pelaku penembakan...???" tanya reza


Dia berhasil kabur, setelah dia menembak mu, ia langsung pergi" jawab kazui


Bagaimana dengan clarra....???" tanya reza lagi


Dia aman di lokasi persembunyian bersama dengan ayahnya tuan vendrik" jawab kazui sambil memakan makanannya.


Dia terlihat sangat kelahan... " kini reza melihat kearah diana

__ADS_1


Itu memang benar, ia belum tidur selama 20 jam lamanya karena mengkhawatirkan mu" jawab kazui dan mendapat gelengan kepala dari reza.


__ADS_2