Penyesalan Fahreza

Penyesalan Fahreza
19. penyerangan


__ADS_3

Selamat membaca


Semua sudah berada di tempatnya masing-masing, sebelum berangkat, reza sudah membagikan tugas masing-masing.


Kelompok pertama akan menyusuri markas musu dan memasang bom-bom kecil di bagian bangunan yang rawan seperti pilar-pilar penyanggah bangunan.


Kelompok kedua akan menyelamatkan anggota yang di sekap.


Dan kelompok ke 3 sendiri akan memancing musuh, dan itu di pimpin langsung oleh reza dan Diana, mereka hanya membawa 5 anggota mereka yang cukup memumpuni.


Semua sudah siap...???" tanya reza melalui eirphon di telinga mereka.


Kami siap kapten...." jawab mereka serentak


Kazui..., kami membutuhkan keahlian loe... " seru Diana dan langsung di jawab oleh kazui.


Tenang saja, sudah lama gue nga bersemangat seperti ini" kata kazui dan langsung mengirim dron-dron kesayangannya untuk membantu anggota yang lain melihat keberadaan musuh.


Yang pertama bergerak adalah anggota ke 3, reza memimpin mereka untuk melakukan penyerangan untuk memancing perhatian musuh.

__ADS_1


Diana dan reza berpisah, mereka membagi tim 3 menjadi 2 bagian lagi.


Reza terlebih dahulu maju menyerang dengan 2 anggotanya yang lain, mereka menembaki musuh yang sedang duduk santai, serangan mereka yang tidak terduga sangat efektif.


Kelompok musuh mendengar jika anggotanya yang lain mendapat serangan langsung menuju lokasi kejadian, dan tampa mereka duga, mereka sudah di sambut oleh Diana dan ke 3 anggota yang ikut dengannya.


Suara tembakan terus terdengar s


Dari ke 2 kubu yang beawanan, reza dan Diana mengerahkan seluruh kemampuan mereka, mereka berdua tak hanya menggunakan pistol saja, tapi juga menggabungkan seni beladiri yang mereka kuasai.


Kedua kubu sudah kehabisan senjata, Reza masuk kedalaman kelompok musuh yang juga sudah kehabisan peluru, berbekalkan belati di tangannya, reza menghabisi musuh-musuhnya dengan mudah.


Selepas dari sini, loe yang akan gue hajar, sudah lama kan loe rindu aksi gue...???" suara reza seperti ancaman untuk kazui.


Gue sibuk kapten dan nga ada waktu untuk itu semua" jawab kazui dengan cepat.


Ha ha ha ha " suara tawa Diana nampak merdu di telinga anggota yang lain.


Sepertinya kau dalam masalah zui..." ucap Diana yang sedikit terengah-engah karena sedang Menghajar musuh dengan hanya mengandalkan belati di tangannya.

__ADS_1


Bagaimana dengan kelompok 2...???" tanya reza yang juga masih sibuk dengan lawannya.


Kami sudah selesai kapten" jawab salah satu dari mereka.


Kami juga sudah berhasil membawa anggota yang lain ke tempat aman.


Bagus..., ayo kita selesaikan.... " seru reza dan mulai berkumpul kembali dengan kelompok Diana.


Kazui.... Waktunya mainan mu mengambil alih..." perintah reza


Aku sudah menanantikannya kapten... " balas kazui dan langsung mengerahkan dron-dronnya yang di lengkapi dengan senjata, ia mengarahkannya ke kelompok yang di lawan oleh reza, kazui menghujani mereka dengan timah panas dari dron kesayangannya.


Huwwww....., rasakan kehebatan mainan ku.." kazui berseru bahagia


Ayo..., semuanya berkumpul di lokasi pertemuan..." perintah reza dan langsung di jalankan oleh anggota yang lainnya.


Setelah berkumpul, reza dan yang lainnya langsung di jemput oleh helikoper yang sudah menunggu mereka, di atas helikoper yang terbang tinggi, reza menekan tombol untuk mengaktifkan bom-bom kecil yang sudah di pasang, dan langsung meledak


Bom bom bom.....

__ADS_1


__ADS_2