Penyesalan Fahreza

Penyesalan Fahreza
42.mengawasi


__ADS_3

selamat membaca


setelah memberi peringatan kepada Diana agar selalu waspada dan berhati-hati, Reza dan Diana akhirnya berpisah untuk membagi tugas mereka, itu untuk menghemat waktu mereka bekerja.


Reza berjalan kearah bagian lantai dua, sedangkan Diana akan menyelesaikan bagian bawah. Reza berjalan mengendap-mengendap menghindari penjaga yang sedang berpatroli, nampaknya jendral Geral memperketat penjagaan rumahnya.


Reza tak bisa membuat para penjaga itu pingsan, karena itu akan menimbulkan kecurigaan dan membuat jendral Geral semakin waspada.


"sial...., ini lumayan menyusahkan, gue lebih memilih meratakan mereka sekaligus dari pada menyusahkan diri seperti ini." gumam Reza yang sudah merasa kesal.


"sabarlah...., kita pasti bisa mewujudkan keinginan mu." jawab Diana melalui earphone di telinganya, ia juga merasa sedikit kesulitan karena ada banyak penjaga yang sedang berpatroli.

__ADS_1


"sepertinya jendral Geral sangat khawatir sekarang, dia sampai harus memperketat pengamanan rumahnya." sambung Reza lagi sambil melakukan tugasnya, memasang kamera pengawas yang sangat kecil dan juga beberapa penyadap suara di bagian-bagian tempat yang di rasa pas seperti kamar dan ruang kerja jendral Geral.


"gue rasa ini sedikit berlebihan jika rumahnya di penuhi dengan banyaknya penjaga, gue rasa ada sesuatu di rumah ini, dan itu sepertinya sangat penting untuk jendral Geral..!!!." sambung Diana lagi , ia juga melakukan hal yang sama dengan Reza, meletakkan beberapa kamera pengawas dan penyadap suara.


"sepertinya pemikiran gadis manis ku ada benarnya, kita akan mengawasinya lebih lanjut, jika ada yang mencurigakan, kita akan bertindak lagi sesuai keadaan." jawab Reza .


"gue udah selesai di area bawah." kata Diana dan mulai kembali ke tempat pertemuan mereka.


"gue juga udah selesai, gue ke sana sekarang." balas Reza dan mulai berjalan melewati beberapa petugas, tapi mata Reza menangkap sesuatu yang sedikit mencurigakan, dan di ruangan tersebut di letakkan beberapa penjaga yang sedang mengawasi ruangan tersebut.


"kenapa loe belum kembali ..???." tanya Diana yang sudah ada di tempat pertemuan mereka.

__ADS_1


"sebentar sayang, gue menemukan tempat yang mencurigakan, sepertinya para penjaga ini di tugaskan untuk mengawasi ruangan tersebut." jawab Reza.


"cepatlah..., sebentar lagi jendral Geral akan kembali, kita tidak punya banyak waktu." balas Diana lagi.


"ok...gue hanya memasang beberapa kamera saja." jawab Reza , setelah kerjaannya selesai, ia langsung kembali ketempat pertemuan mereka untuk kembali ke markas.


"Reza dan Diana sudah berada di apartemen Reza, mereka membersihkan diri masing-masing, setelah itu Reza dan Diana mulai mengecek hasil dari kamera dan penyadap yang mereka kerjakan tadi.


"belum ada yang mencurigakan sejauh ini." gumam Diana yang memperhatikan gambar yang ada di laptopnya, rambutnya saja masih basah dan tergulung oleh handuk.


"sayang..., istirahat lah terlebih dulu, biar aku yang mengawasinya ..." Reza duduk di samping Diana dan membantunya mengeringkan rambut nya.

__ADS_1


"gue nga apa-apa, inikan sudah biasa bagi gue ...!!!." jawab Diana santai, tugas seorang CIA selain harus tahan banting, ia juga harus tahan untuk tidak tidur dalam beberapa hari, apalagi yang sering bertugas di lapangan, begadang adalah suatu keharusan.


"gue tau..., tapi inikan masih bisa gue yang kerjain, jadi gadis ku yang manis ini lebih baik istirahat dulu, ok....


__ADS_2