
selamat membaca.
anggota Reza sudah sampai di sekitar rumah persembunyian anggota CIA tempat mereka sudah membawa tuan Ronal yang di anggap sebagai seseorang yang harus di lindungi, tetapi malah tuan Ronal lah dalang dari masalah.
jarak antara mereka dengan tuan Ronal lumayan berjarak, itu Reza lakukan untuk membuat timnya bisa mengamati situasi terlebih dahulu sebelum menyerang.
"ok...., kita sudah sampai, kita akan membagi dalam beberapa kelompok, kelompok pertama akan maju bersama dengan ku, kelompok ke dua akan mendukung dari belakang, dan akan di pimpin oleh Diana, kelompok ke tiga yaitu para sniper, silahkan kalian mencari posisi yang nyaman untuk kalian, dan untuk Kazui, silahkan buka jalan yang aman untuk kita." Reza selesai membagikan tugas masing-masing, setelah itu mereka mulai bergerak.
Kazui mulai memimpin pasukan dengan dron kesayangannya, menyebarkan beberapa dron agar mudah melihat posisi musuh dan itu merupakan keuntungan plus dari kegunaan barang elektronik.
"kesayangan ku..., ayo kita mulai bekerja." gumam Kazui.
__ADS_1
sementara Kazui menerbangkan dron-dron nya, Reza dan pasukan pertama sudah maju untuk memimpin, tak lama suara Kazui terdengar dari earphone.
"100 meter ke depan musuh sudah siap dengan senjata, mereka sudah memblokir jalan untuk masuk." hasil pengamatan Kazui.
"bagus Kazui..." puji Reza.
"siapkan senjata kalian, kita akan bertemu musuh di depan sana." perintah Reza dan langsung di angguki oleh anggotanya.
"Ana....., ketua mafia berjarak sekitar 50 meter ke arah barat, bawa pasukan mu untuk melumpuhkan nya, pasukan sniper juga sudah berada di posisi sempurna dan siap membantu kalian dari belakang" suara Kazui yang mengarahkan.
"loe emang selalu memuaskan ku Zui...!!!" balas Diana dan langsung membawa pasukan nya untuk melumpuhkan ketua mafia.
__ADS_1
sedangkan tuan Ronal sendiri sudah sangat panik saat ini, rencana nya gagal total, padahal ia berniat untuk menjual senjata rahasia itu dan menguasai pasar senjata di dunia bawah, ini berawal dari Stevie yang sudah mulai curiga dengan jendral Geral waktu 5 tahun yang lalu, entah mengapa secara kebetulan mereka berdua ketahuan olehnya, untung saja Stevie bisa di singkirkan walaupun Stevie adalah anak kandung nya sendiri, tapi tidak ada yang mengetahui kebenaran itu, karena Stevie memang tidak mengambil nama ayahnya dan tinggal bersama dengan ibunya. ia terlahir kembar dengan Clara, dan nama aslinya sendiri adalah Clarissa.
"aku pikir aku sudah bebas dengan mengorbankan nyawa putri ku, tapi sepertinya aku telah gagal lagi." gumam tuan Ronal, ia segera bergegas keluar dari kediaman persembunyian untuk melarikan diri, tapi sepertinya itu sia-sia, karena saat ia membuka pintu, dron Kazui sudah berada di depan pintu.
"target bersiap melarikan diri..." suara Kazui melalui earphone lagi.
"tim satu sudah beres, biar kita yang menjemput target kita." jawab Reza dan langsung bergegas masuk kedalam rumah.
"ketua mafia juga sudah di amankan, terima kasih para sniper, kalian sangat membantu ku...!!!" sambung Diana melalui earphone juga.
"ayo kita bereskan semuanya, habis itu kita pulang...." perintah Reza .
__ADS_1