Penyesalan Fahreza

Penyesalan Fahreza
15. persiapan


__ADS_3

Selamat membaca


Setelah mendiskusikan jalur mana yang akan mereka tempuh, kini kembali Diana menghubungi posko pengintai dari anggota CIA yang berada di sekitar lokasi mafia.


Kazui......bagaimana situasi saat ini...???" tanya Diana dengan ekspresi sedikit serius


Situasi masih sama seperti sebelumnya, jalur aman semuanya di blok oleh mereka..." jawab kazui yang baru saja selesai mengintai lewat dron kecil yang dia sebar.


Segera kumpulkan semua pasukan yang ada. Di sana, dan temui kami di bagian barat hutan besok" kini suara reza yang memberi perintah membuat kazui sedikit tersentak.


Ana...., apa kau bersama, kapten kami...???" tanya kazui, pasalnya wajah reza tak muncul di layar laptob selain wajah Diana.


Ada apa....??? Kau merindukan ku...???" tanya reza dan langsung berpindah tempat duduk, dan duduk bersama di samping Diana agar wajahnya terlihat di layar laptob.

__ADS_1


Reza...., oh tuhan....., apa ini beneran loe...???" pemuda Jepang itu bahkan sampai berdiri saking terkejutnya melihat sahabat sekaligus kapten mereka bersama dengan wakil kapten Diana.


Ya...., ini aku..., segera laksanakan perintah, kita akan menjemput saudara kita yang lain, mereka sudah cukup lama menunggu" balas reza lagi, ia tersenyum melihat wajah kazui lagi, rasa rindu kepada sahabatnya itu akhirnya terlunaskan.


Siap kapten" jawab kazui sambil memberi hormat, Diana mematikan laptobnya, reza dan Diana sekarang akan mempersiapkan seluruh keperluan semua tim untuk memanjat tebing yang sangat curam.


Jenderal.... Kami permisi untuk mempersiapkan diri" reza dan Diana memberi hormat


Diana langsung melenggang pergi menuju ruang perlengkapan senjata dan di ikuti reza di belakangnya, mereka memilih senjata yang memang di perlukan, sehabis itu Diana menghubungi transportasi untuk membawa mereka ke tempat perjanjian dengan anggota tim lainnya.


Sudah berapa lama kau menjabat sebagai wakil kapten ana...???" tanya reza yang sudah berada di dalam helikopter menuju desa terdekat dari hutan.


Semenjak kau meninggalkan kesatuan" jawab Diana datar.

__ADS_1


Seingatku pak mario tak memiliki putri" tanya reza lagi.


Ya...., karena gue tak pernah di publikasikan, di kesatuan saja hanya loe dan kazui yang tau gue ini putrinya" jawab Diana lagi.


Umur loe masih sangat muda, dan loe sudah menjabat jadi wakil kapten, sejak kapan loe tertarik jadi agen CIA" reza sedikit kepo dengan gadis cantik yang penuh dengan keberanian di depannya saat ini.


Sejak gue kecil, tapi lebih tepatnya saat gue ngeliat seseorang yang sangat hebat dan penuh dengan semangat saat menjalankan misi di usianya yang masih menginjak 15 tahun" jawab Diana sambil menatap mata reza., yang di tatap sedikit salah tingkah, ia berdehem untuk menetralkan ke canggungannya.


Ehmm. Ehemm..., oh... Begitu rupanya...., pak mario pasti sangat bangga memiliki puteri yang hebat seperti loe" reza membuang mukanya dan melihat ke luar helikoper yang di penuhi dengan pemandangan pepohonan yang hijau.


Ya... Begitulah...." jawab Diana


Tapi gue tak cukup hebat untuk menggantikannya di dalam hati loe, padahal gue yang lebih dulu bertemu dengan loe, walaupun gue waktu itu masih berumur 10 tahun, tapi pandangan gue tak pernah lepas dari loe, gue bahkan rela melakukan pelatihan ekstra di luar negeri hanya untuk bisa berdiri sejajar dengan loe di medan pertempuran za" (hati Diana sedikit meringis, perasaannya kepada reza tak ada yang tau).

__ADS_1


__ADS_2