Perawan Tua Mengejar Bahagia

Perawan Tua Mengejar Bahagia
Kegagalan Christie


__ADS_3

Tommy menyadari bahwa Ia sangat mengenal orang di dalam mobil yang mengikutinya.


Tapi Tommy tidak ingin langsung menghampiri orang didalam mobil tersebut. Tommy memilih untuk mengerjai orang tersebut.


Tommy mengemudikan mobilnya menuju ke salah satu area pertokoan yang ada di sekitar lingkungan kantornya.


Lalu Tommy memberhentikan mobilnya di salah satu toko bunga.


Tommy nampak turun dan membeli satu buket besar bunga.


Melihat mobil Tommy berhenti, kaca jendela mobil yang tadi mengikuti Tommy pun terbuka.


Nampak seorang wanita memakai topi dan kaca mata hitam melihat seluruh gerak-gerak Tommy dengan seksama.


Perlahan wanita itu membuka kacamata dan topinya.


Sehingga wajahnya terlihat jelas.


Dialah Christie, kekasih Tommy selama 10 tahun ini.


Kali ini Christie merasa ada kejanggalan pada sikap Tommy terhadapnya.


Tommy memang memiliki sikap yang cuek dan pendiam.


Bahkan bagi sebagian orang yang belum mengenalnya, Ia akan dianggap bersikap dingin.


Selama 10 tahun menjalin kasih bersama Tommy, tentunya Christie sudah sangat paham dengan karakter Tommy.


Tapi Christie merasa sikap Tommy lebih dingin dari biasanya, dan cenderung ingin menghindarinya.


Biar bagaimanapun, Christie adalah seorang wanita.


Hatinya akan sensitif terhadap perubahan yang ada di sekelilingnya.


Terlebih jika perubahan itu berasal dari laki-laki yang sangat dicintainya selama 10 tahun ini.


Wajar saja jika Christie ingin mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan kekasihnya itu.


Walaupun tindakannya membuntuti Tommy diam-diam ini adalah tindakan yang salah.


Selama 10 tahun Ia menjadi pendamping Tommy dalam suka maupun duka.


Bahkan Tommy sudah menjanjikan pernikahan impian untuknya.


Christie sangat mencintai Tommy dengan tulus, Ia rela menunggu Tommy yang tak kunjung memberinya kepastian kapan akan menuju ke jenjang pernikahan.


Christie rela menolak perjodohan dari Kakaknya dengan Bram, yang memiliki pekerjaan dan harta kekayaan yang sangat jauh di bandingkan Tommy.


Selama ini Christie banyak membuang kebiasaan buruknya perlahan demi membuat orang tua Tommy menyukainya.


Ia rela meninggalkan kebiasaan Clubbing dan merokok yang sebelumnya menjadi gaya hidupnya.


Bahkan Ia rela mengubah caranya berpakaian menjadi lebih sopan.


Saat baru 1 tahun menjalin hubungan dengan Tommy, Ia rela membuang semua koleksi tanktop, hot pants dan mini skirt yang biasanya selalu jadi seragamnya saat berkuliah.


Rambut yang sebelumnya sering berganti warna pun, selama 9 tahun ini dibiarkannya kembali berwarna hitam alami.


Tommy sebelumnya tidak pernah mempermasalahkan penampilan Christie.


Namun Christie lah yang memutuskan untuk merubah dirinya menjadi lebih baik.


Hanya karena Ia ingin menjadi pendamping Tommy di masa depan.


Maka Ia berusaha memantaskan dirinya.


Terlebih orang tua Tommy tetap saja tidak menyukainya.


Christie sudah sangat banyak berubah, Ia menjadi fokus pada studinya.


Saat ini Ia melanjutkan studi S2 dan juga mengambil profesi akuntan.


Ia berharap suatu saat, Pintu hati orang tua Tommy dapat terbuka untuknya dan bersedia menerimanya untuk menjadi pendamping Tommy di masa depan.


•••


Air mata Christie mengalir membasahi pipinya.


Ia juga tidak mengerti mengapa hatinya merasa begitu pedih menatap Tommy yang sedang keluar dari toko sambil membawa buket bunga menuju mobilnya.


Hatinya yakin betul jika buket bunga itu bukan untuknya.


Ia mengikuti mobil Tommy yang kemudian melaju.


Air matanya kali ini semakin deras menetes.


Hal yang paling Ia takutkan sejak dulu akhirnya terjadi.


"Kenapa kamu tega sama aku Tom? Aku tulus mencintai kamu dan Aku rela berubah lebih baik untuk kamu. Kenapa kamu begini?" Kata Christie sambil menangis dan memukul stir mobilnya.


Mobil Tommy berhenti di sebuah Toko Roti.


Christie kembali membuka kaca jendelanya melihat Tommy yang sudah masuk ke dalam toko.


Hati Christie berkecamuk.


Pikirannya seakan-akan sudah terlalu kacau menerka-nerka apa yang akan terjadi selanjutnya.


Saat Tommy sedang asyik memilih roti.


Tommy melirik ke arah mobil Christie.


Tommy melihat jelas Christie menyeka air mata di pipinya.

__ADS_1


Tapi Christie tidak menyadari Tommy sedang melihatnya. Seketika Ia menutup kacanya dan melajukan mobilnya meninggalkan area pertokoan tersebut.


"*Kalau Aku tahu semuanya, Ini akan jadi akhir hubungan kita kan?


Biarlah Aku pura-pura tidak mengetahui apapun!


Aku tidak ingin lagi mencari tahu apapun!


Aku masih ingin bersamamu Tom...


Aku masih sangat mencintaimu...


Apapun keputusanmu Aku akan menghormatinya...


Kalaupun suatu saat Aku harus diusir jauh dari hidupmu...


Aku akan menerimanya dengan rela...


Karena Aku mencintaimu melebihi diriku sendiri...


Aku ingin Kau bahagia walaupun bukan bersamaku..." Gumam Christie dalam hati sambil menyeka air matanya yang tidak berhenti mengalir*.


•••


Tommy yang baru saja keluar dari Toko Roti mengamati sekelilingnya.


Pandangannya memutari seluruh area pertokoan dan seberang jalan.


Tapi Tommy tidak menemukan keberadaan mobil Christie.


"Syukurlah kalo dia sudah pergi." Kata Tommy sambil berjalan menuju mobilnya.


Saat memasuki mobil, Tommy mengecek hp nya.


Tidak ada satupun pesan yang diterimanya.


Tommy lalu melajukan mobilnya menuju ke rumahnya.


Dalam perjalanan pulang, Pikiran Tommy terganggu dengan apa yang tadi dilihatnya.


Tommy terbayang wajah Christie saat menyeka air matanya.


" Apa yang membuatnya menangis? 10 Tahun Aku bersamanya Dia selalu ceria, bahkan saat Mama melabraknya dan menyuruhnya menjauhiku, Dia tidak menangis sedikitpun." Gumam Tommy dalam hati.


Pikiran Tommy terus terganggu oleh wajah Christie yang menangis.


Tak terasa perjalanan selama 30 menit, Tommy sudah tiba di rumahnya.


Ia memasuki rumah dan melihat kedua orang tuanya sedang ada di meja makan.


"Udah pulang Nak?" Tanya Bu Maya sambil menyendokkan nasi ke mulutnya.


Tommy menjawab hanya dengan menganggukan kepalanya.


"Tommy udah makan Ma, Pa. Tommy ke kamar dulu, mau mandi bentar ya." Jawab Tommy dengan wajah lesu*.


Tommy lalu berjalan menuju ke kamarnya.


Setibanya di kamar, Ia menghempaskan tubuhnya diatas ranjang.


Pikirannya masih tetap pada Christie.


Tommy lalu mengambil Hp nya.


"Aku tanya langsung aja apa ya? Coba ajak dia makan malam aja." Gumam Tommy sambil menelpon Christie.


•••


Sementara itu, Christie sedang duduk di samping kolam renang di rumah kakaknya.


Kakaknya seorang pengusaha dan sering bepergian ke luar negeri.


Sehingga saat ini Ia dirumah kakaknya hanya dengan 2 pembantu kakaknya saja.


Air mata Christie tetap tak berhenti mengalir sejak sore tadi.


Sesekali Ia membenamkan wajahnya di antara kedua kakinya, untuk menahan isak tangisnya agar tidak terdengar orang lain.


Christie adalah gadis yang kuat dan ceria.


Apapun hal terburuk yang terjadi dihadapannya, akan Ia hadapi dengan senyum cerianya.


Bahkan saat Ia sedang melakukan hal yang mustahil, Ia selalu berpikiran optimis.


Tapi hari ini, seluruh kekuatan Christie seakan sirna entah kemana.


Rasa Optimisnya untuk bisa terus mendampingi Tommy juga sudah luntur.


Mulai tadi sore, Christie berubah menjadi sosok yang rapuh.


Hp Christie berbunyi.


Terlihat dilayar panggilan masuk dari Tommy yang memiliki nama kontak "Sayangku❤️" di hp nya.


Christie melirik Hp nya.


Seketika Ia menjawab telpon tersebut.


📞Tommy


"Sayang makan malam yuk. Aku jemput bentar lagi ya."


📞Christie

__ADS_1


"Oke... Aku siap-siap dulu."


Christie lalu menutup telponnya terlebih dahulu.


Tommy menjadi sangat heran, karena biasanya Tommy yang selalu mematikan telpon lebih dahulu.


Bahkan Tommy merasa suara Christie terdengar serak.


"Apa dia masih menangis?"Gumam Tommy sambil mengacak-acak rambutnya sendiri.


Tommy lalu beranjak menuju kamar mandi untuk bersiap pergi makan malam dengan Christie.


Baru selangkah Tommy berjalan, Hp nya berbunyi. Dan Ternyata telepon masuk dari Tari.


📞Tari


"Halo...Kemana aja kamu sayang? Kok gak ngabarin udah sampe rumah? Males banget deh!"


📞Tommy


"Sorry baru nge-charge Hp. Tadi lowbat terus mati Hp nya."


📞Tari


"Makan malem yuk. Aku laper."


📞Tommy


"Sorry gabisa Sayang. Ini Aku mau makan sama Christie. Sabar ya, besok dia pulang."


📞 Tari


"Christie terus! Kenapa Kamu gak nikah sama Christie aja? Nyebelin banget!"


📞Tommy


"Kemaren Kamu bilang iya ngerti. Sekarang Kamu malah marah-marah. Yaudah terserah Kamu aja!"


Tommy menutup telponnya.


"Lama-lama sikapnya makin menjadi-jadi. Kekanak-kanakan gapapa, tapi ini udah kelewatan. Jadi sebel." Gerutu Tommy sambil berjalan menuju ke kamar mandi.


•••


"Awas ya Dia, Berani banget marah juga sama Aku. Liat aja, Aku diemin Dia. Seberapa tahan Dia! huh!" Kata Tari emosi sambil melempar Hp nya diatas sofa.


•••


Saat ini Tommy sudah bersiap dan mengemudikan mobilnya untuk menjemput Christie.


Setibanya di rumah Kakak Christie, Tommy baru ingin menelpon Christie.


Niatnya terhenti saat melihat Christie sudah duduk di tangga didepan pintu masuk rumah tersebut.


Tommy masih melihat Christie tertunduk lesu.


Hati Tommy benar-benar tidak tahan melihatnya.


Tommy segera turun dari mobilnya dan berlari menghampiri Christie.


Entah mengapa saat ini, Tommy ingin memeluknya lebih dulu.


10 tahun ini, hanya Christie yang berinisiatif memeng tangan, memeluk, bahkan mengecup bibir Tommy.


Malam ini Tommy berinisiatif memeluk Christie lebih dulu.


Christie hanya diam tak membalas dan tak menatap Tommy sedikitpun.


Christie mencoba melepaskan pelukan Tommy.


"Sudah sampai? Ayo kita makan." Kata Christie yang langsung berjalan menuju mobil Tommy.


Tommy seketika merasa kecewa.


Selama ini, Christie selalu mengharapkan sentuhan Tommy.


Tapi kali ini, Christie menolak dan mengabaikan Tommy.


Hati Tommy terasa sangat sakit.


Tommy memasuki mobilnya.


Tommy mengambil buket bunga yang ada di bangku baris kedua dan memberikannya pada Christie.


"Ini buat kamu sayang..." Kata Tommy sambil menyodorkan bunga ke pangkuan Christie.


"Terima Kasih." Jawab Christie singkat, lalu memindahkan lagi buket bunga tersebut ke bangku kedua.


Tommy menatap heran dan mengemudikan mobilnya menuju ke sebuah restoran.


Sepanjang perjalanan suasana hening.


Christie memilih menatap jalanan melalui kaca jendela samping.


"Aku tau bunga ini bukan untukku kan? Biarkan Aku sedikit egois kali ini, biarkan bunga itu untukku." Gumam Christie dalam hati.


•••


Selamat Membaca😃


Mohon dukungannya✌️


Betha🙋

__ADS_1


__ADS_2