Perawan Tua Mengejar Bahagia

Perawan Tua Mengejar Bahagia
Kepanikan Orang Tua Tari


__ADS_3

"Kamu kenapa Tari???" Tanya Angga panik.


Tari masih meringis kesakitan sambil memegangi perutnya.


"Perut Aku sakit banget Angga...


Tolong bawa Aku ke Rumah Sakit sekarang..." Kata Tari dengan suara bergetar karena menahan rasa sakit di perutnya.


Tanpa menjawab, Angga langsung mengemudikan mobilnya untuk mencari Rumah Sakit terdekat.


Dengan kecepatan yang cukup tinggi, Angga dan Tari tiba di sebuah rumah sakit sekitar 15 menit kemudian.


Tari langsung dilarikan ke ruang IGD di rumah sakit tersebut.


•••


Angga yang sudah sangat panik tanpa sadar mengikuti Tari masuk ke dalam ruangan IGD. Namun perawat yang ada disana melarangnya masuk dan meminta Angga untuk menunggu di luar.


Raut wajah Angga menggambarkan betapa saat ini Ia sangat mencemaskan kondisi Tari.


Ia terlihat sibuk mondar mandir di depan ruangan Tari berada.


Berulang kali Ia mengusap wajahnya dengan kasar.


Ia tidak tahu apa yang harus dilakukannya saat ini untuk menolong wanita yang sangat dicintainya itu.


•••


Saat itu, ponsel Angga berdering.


Terlihat panggilan telepon masuk dari Pak Bara.


Angga segera menjawab panggilan tersebut.


📞Pak Bara


"Selamat Malam Nak Angga...


Maaf... Apa Nak Angga sedang sibuk???"


📞Angga


"Selamat Malam juga Pak Bara...

__ADS_1


Pak ada hal yang ingin saya beritahukan mengenai Tari..."


📞Pak Bara


"Tari???


Ada apa dengan Tari Nak Angga???"


📞Angga


"Maaf Pak...


Hal ini sepertinya tidak bisa saya sampaikan melalui telepon.


Bisakah Bapak dan Ibu datang sekarang ke RS Medika???


Tari sedang dirawat disini pak..."


📞Pak Bara


"Apa???


Tari dirawat???


Pak Bara lalu mematikan sambungan telepon tersebut dan menuju ke kamarnya untuk memberitahukan hal tersebut pada istrinya terkait kondisi yang menimpa putri mereka.


•••


"Ma... Ayo siap-siap sekarang...


Kita harus pergi ke RS Medika...


Tari dirawat..." Kata Pak Bara sambil bergegas mengambil pakaian dari dalam lemari.


Bu Lusi langsung tersentak dari lamunannya.


"Apa???


Tari dirawat???


Tari kenapa Pa???" Tanya Bu Lusi sangat panik sambil menghampiri suaminya.


Pak Bara membalikkan badannya menghadap ke arah Bu Lusi.

__ADS_1


"Papa juga belum tau Ma...


Barusan Papa telepon Angga, Dia bilang tidak bisa disampaikan lewat telepon...


Ayo Ma, Kita harus segera ke sana..." Jawab Pak Bara sambil menatap istrinya dengan wajah yang sangat cemas.


Bu Lusi hanya diam mematung. Air matanya seketika mengalir deras. Ia tersungkur di lantai. Pak Bara langsung ikut duduk di lantai berhadapan dengan istrinya itu.


"Mama tenang dulu...


Jangan berpikir terlalu jauh...


Ayolah makin cepat Kita ke sana, Makin cepat Kita tahu kondisi Tari..." Ajak Pak Bara sambil memeluk dan menepuk-nepuk pundak Bu Lusi.


Bu Lusi makin tenggelam dalam tangisan di pelukan suaminya.


•••


Setelah beberapa saat, Bu Lusi mulai tenang.


Ia segera bangkit dan bersiap mengganti pakaian.


Selesai bersiap, Pak Bara dan Bu Lusi segera berangkat menuju ke rumah sakit tempat Tari dirawat.


Jarak rumah sakit tersebut dengan rumah Pak Bara cukup dekat.


Hanya memakan waktu kurang lebih 10 menit saja.


Tak lama kemudian, Pak Bara dan Bu Lusi tiba di rumah sakit tersebut. Sebelumnya Angga sudah mengirim pesan teks jika saat ini Tari sedang berada di ruang IGD. Pak Bara dan Bu Lusi segera menyusul Angga ke tempat itu.


•••


Dari kejauhan nampak Pak Bara dan Bu Lusi dengan langkah setengah berlari menghampiri Angga yang masih mondar-mondir di depan ruangan IGD karena panik.


"Nak Angga..." Sapa Pak Bara saat sudah berada beberapa meter lagi dari Angga.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Selamat Membaca😃


Mohon Dukungannya✌️


Betha🙋

__ADS_1


__ADS_2