Perawan Tua Mengejar Bahagia

Perawan Tua Mengejar Bahagia
Amarah Tommy


__ADS_3

Tommy sangat kaget membaca pesan yang baru diterimanya.


"Beraninya dia mau meninggalkanku setelah dia membuat Aku kehilangan Christie!


Dasar Wanita tak punya perasaan!


Bagaimanapun Kamu harus menikah denganku!


Akan Aku buat pernikahan ini adalah neraka untukmu!


Ini adalah balasanku karna Kamu telah membuat Christie pergi selamanya!" Kata Tommy sambil membanting Hp nya ke lantai.


Tommy membalas pesan Tari.


"Kamu gila?


Kamu mau membuat Mamaku mati?


Kita tetap lanjutkan pernikahan ini dan kita pakai kesepakatan di awal.


Hanya 3 Tahun dan Kita gunakan kamar terpisah.


Dan 1 lagi Aku tidak akan menyentuhmu.


Sebaliknya juga Kamu jangan menyentuhku." Balas Tommy pada Tari.


Tari yang menerima balasan pesan dari Tommy hanya menangis tersedu-sedu.


"Kenapa kamu begini Tom???


Apa Kamu ingin menyiksaku???


Jika Kamu tidak menginginkanku, biarkan Aku pergi dari hidupmu.


Kau tahu Aku sangat mencintaimu...


Sudah cukup Kau selalu mengecewakanku...


Aku juga berhak bahagia kan?


Walaupun nantinya bukan bersamamu." Gumam Tari dalam hati sambil menangis.


Tari membulatkan tekadnya.


Ia merasa rela dan ikhlas jika Tommy hanya ingin menyiksanya untuk balas dendam atas kepergian Christie.


Seketika Ia menghapus air matanya.


"Tuhan...


Aku mencintai Tommy setulus hatiku...


Biarlah Aku membuatnya bahagia...


Walaupun ini sangat berat untukku...


Aku akan merelakan kebahagianku untuknya...


Asalkan Aku bisa berada disisinya dan melihatnya tersenyum lagi..." Kata Tari sambil menangis memegang dadanya yang terasa sangat sesak.


Pandangan Tari seketika mulai gelap.


Kepalanya terasa sangat pusing.


Tiba-Tiba Tari ambruk tepat di samping danau tersebut.


•••

__ADS_1


Sekitar 15 menit, Tari mulai membuka matanya.


Tari memegang kepalanya yang masih terasa pusing.


Perlahan pandangannya memutari seluruh isi ruangan tempatnya berada saat ini.


Ruangan ini seperti ruangan kantor.


Saat Tari mulai mencoba untuk duduk.


Pintu ruangan itu terbuka.


Masuk seorang Pria yang lagi-lagi membuat Tari sangat kaget.


Tari mengenal sosok Pria tersebut.


Pria itu adalah Pria yang baru hari ini dikenalnya.


Dia adalah Angga Wijaya.


Putera pemilik Restoran Danau Mas, tempat Tari menghabiskan waktunya hari ini.


Muda, Tampan, Bertubuh Atletis serta hidup bergelimang harta dari lahir.


Itulah gambaran yang tepat untuk sosok Angga.


Semua wanita yang melihatnya akan sulit mengalihkan pandangannya dari Angga.


•••


"Mbak Tari sudah bangun?" Kata Angga sambil membawakan teh hangat dan menyodorkannya kepada Tari.


"Iya sudah...


Kok Saya bisa disini Mas Angga?


"Oh tadi pegawai sini lapor kalo ada wanita pingsan di pinggir danau. Makanya Saya langsung balik kemari. Dan ternyata Mbak Tari."Jawab Angga sambil duduk di sofa yang ada di hadapan Tari.


"Pegawai? Lapor?


Apa Kamu...?" Tanya Tari terbata-bata.


"Iya... Ini Restoran punya keluargaku. Aku cuma bantu-bantu disini kalo ada waktu luang."Jawab Angga sambil tersenyum menatap Tari.


Tari juga ikut tersenyum.


Dia bersyukur karena hari ini Angga adalah penyelamatnya.


Tari seketika mengambil tas yang ada disampingnya.


"Mas Angga...


Terima kasih banyak atas bantuannya hari ini...


Saya sudah baikan sekarang...


Saya pamit pulang dulu..." Kata Tari sambil bangkit dari sofa tempat duduknya.


Angga langsung menarik tangan Tari.


"Mbak Tari pokoknya sekarang saya antar pulang. Saya gak tenang nanti takut terjadi apa-apa dijalan."Kata Angga cemas dan belum melepaskan tangan Tari.


"Ta..Tapi..." Jawab Tari terbata-bata.


Angga bangkit berdiri dan menarik tangan Tari menuju ke luar ruangan dan berjalan ke mobil yang sudah ada di depan ruangan tersebut.


Anehnya Tari hanya diam dan menurut saja.

__ADS_1


Angga lalu membukakan pintu mobilnya untuk Tari.


Lalu Angga juga masuk kedalam mobilnya dan mengemudikan mobilnya.


Dalam perjalanan, suasana canggung membuat Tari dan Angga hanya diam.


Angga kemudian menghidupkan radio di mobilnya.


Langsung terdengar lagu Ed Sheeran yang sedang diputar.


🎵So honey now...


Take me into your loving arms...


Kiss me under the light of a thousand stars...


Place your head on my beating heart...


I'm thinking out loud...


Maybe we found love right where we are...


Tanpa sadar Angga dan Tari ikut bernyanyi bersama.


Lalu Tari memandang ke arah Angga.


"Kamu suka lagu ini juga Mas?" Tanya Tari sambil tersenyum.


"Iya... Kamu juga kan?" Kata Angga sambil melirik ke arah Tari.


Mereka berdua tersenyum dan menyanyikan lagu tersebut hingga selesai.


•••


Tak terasa mereka sudah tiba di depan halaman rumah Tari.


Tari langsung keluar dari dalam mobil.


Angga pun ikut menyusulnya.


"Makasih banyak buat hari ini Mas Angga." Kata Tari sambil tersenyum.


"Sama-sama Tar...


Boleh kan Aku panggil Tari aja?


Kayaknya kita juga seumuran...


Kamu juga panggil Aku Angga aja..." Jawab Angga sambil tersenyum.


"Hehehe... Iya Angga." Kata Tari tersenyum manis pada Angga.


Saat mereka sedang asyik mengobrol.


Tiba-tiba terdengar suara bantingan yang keras.


Bruk!!!


"Oh jadi ini laki-laki yang buat kamu mau batalin pernikahan kita?" Kata Tommy berteriak dan berjalan menghampiri Tari dan Angga.


•••


Selamat Membaca😃


Mohon dukungannya✌️


Betha🙋

__ADS_1


__ADS_2