Perawan Tua Mengejar Bahagia

Perawan Tua Mengejar Bahagia
Tari Merasa Nyaman (Part 2)


__ADS_3

Angga tersentak dari lamunannya dan segera mengajak Tari masuk ke mobil lalu menuju ke restoran seafood milik keluarga Angga yang terletak di pinggir pantai.


Dalam perjalanan Tari masih sering melamun sambil menatap jalanan melalui kaca jendela disampingnya.


Hanya butuh waktu sekitar 5 menit menuju ke restoran seafood milik keluarga Angga tersebut.


•••


Setibanya didalam restoran Tari merasa takjub dengan pemandangan pantai yang terlihat begitu indah diiringi senja yang mulai tiba.


Suasananya begitu tenang, hanya terdengar suara deburan ombak, deru angin yang berhembus dan suara burung pemangsa ikan yang terbang diatas pantai tersebut.


Hatinya merasa sangat damai. Belum lagi meja yang telah tertata dengan puluhan piring aneka hidangan seafood yang sudah di pesankan Angga sebelum mereka tiba disana.


Sejenak Tari mampu melupakan persoalan berat yang baru saja Ia lalui hari ini.


Lesung pipi di kedua pipinya menghiasi senyuman manisnya yang memejamkan matanya sambil merasakan kedamaian di tempat tersebut.


Angga yang memperhatikan dari belakang ikut tersenyum.


Ia benar-benar mengagumi betapa cantiknya wajah Tari saat tersenyum.


Sekaligus Ia merasa sedikit lega karena Tari berhenti menangis saat ini.


•••


Setelah beberapa saat, Angga menghampiri Tari tepat di sebelahnya.


"Ayo makan dulu.


Kamu belum makan dari pagi kan?


Makanannya keburu dingin tuh..." Ajak Angga sambil menunjuk ke arah meja yang telah disiapkannya.


Tari membuka matanya dan tersenyum pada Angga lalu berjalan menuju meja yang dimaksud Angga tersebut.

__ADS_1


Angga turun tangan langsung melayani Tari makan. Ia bahkan membantu memecahkan cangkang kepiting dan lobster tanpa meminta bantuan kepada pegawainya.


Tari pun terlihat sangat bahagia, Ia menyantap dengan lahap hampir semua hidangan yang telah tersedia di hadapannya tersebut.


Melihat hal tersebut Angga ikut merasakan kabahagiaan didalam hatinya.


Entah Ia harus merasa sedih atau senang dengan masalah yang menimpa Tari.


Di satu sisi Ia merasa kasihan pada Tari dan Tommy yang rencana pernikahannya tertunda atau bahkan batal akibat permasalahan ini.


Tapi disisi lain Ia merasa sedikit bahagia karena wanita impiannya belum dimiliki oleh orang lain.


•••


Setelah mereka selesai menyantap aneka hidangan seafood yang tersedia.


Angga mengajak Tari untuk berjalan-jalan di pinggir pantai.


Tari pun menyetujui ajakan Angga tersebut.


Mereka berdua berjalan beriringan namun suasana tetap hening seperti di dalam mobil tadi.


Angga melirik ponselnya.


Ia mengetik pesan kepada seseorang.


Angga lalu menarik tangan Tari dan membalikan tubuh Tari ke arah pantai.


Tari yang terkejut hanya refleks mengikuti tangan Angga yang menariknya.


Tubuhnya saat ini sudah berbalik ke arah pantai.


Dan saat ini tangan Angga merangkul pundak Tari yang tingginya hampir sama dengan dirinya.


•••

__ADS_1


Beberapa saat kemudian terdengar dentuman bunyi kembang api yang melesat ke udara secara bergantian.


Pandangan Tari dibuat takjub dengan pertunjukan kembang api yang ada dihadapannya saat ini.


Angga memang mempersiapkan semua ini untuk membuat wanita impiannya ini tersenyum kembali.


Dan benar saja, Tari saat ini tersenyum lebar menyaksikan ratusan kembang api yang melesat di udara secara bergantian.


Ketika pertunjukan kembang api tersebut berakhir.


Tari menoleh ke arah Angga sambil tersenyum manis.


"Ini semua Kamu yang siapin?" Tanya Tari hati-hati.


Angga tersenyum tanpa menoleh ke arah Tari.


"Iya???


Gimana???


Kamu Suka???


Sekarang udah lebih tenang???" Jawab Angga sambil tetap menatap ke arah pantai.


Tiba-tiba Tari mencium pipi Angga.


"Makasih banyak buat semuanya..." Kata Tari sambil tersipu malu.


Angga hanya terdiam mematung sambil memegang pipinya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Selamat Membaca😃


Mohon Dukungannya✌️

__ADS_1


Betha🙋


__ADS_2