
Hari ini adalah hari spesial bagi Tommy dan Tari.
Setelah penantian panjang akhirnya hari ini mereka akan mengikat janji untuk bersama dalam ikatan suci pernikahan.
Suasana di Hotel Diamond tampak ramai, Ratusan tamu undangan terlihat hadir untuk menjadi saksi dua sejoli ini mengikat janji.
Ballroom utama disulap menjadi begitu mewah dan elegan dengan dekorasi mawar putih dan merah diseluruh penjuru ruangan.
Begitu pula Altar yang akan menjadi tempat penyatuan cinta Tari dan Tommy pun sudah dihias sedemikian rupa.
Disamping Altar juga terletak kue pengantin setinggi 4 tingkat yang begitu indah.
Di sisi kiri dan kanan ruangan terdapat meja bundar bagi keluarga dan tamu lengkap dengan peralatan makan yang sudah tertata rapi di atasnya.
Dan tentunya pahatan es yang berukirkan inisial nama mereka berdua T&T.
Didepan pintu masuk Ballroom terpajang foto Tari dan Tommy dengan konsep zaman kolonial yang menandakan bahwa Tari dan Tommy lah Raja dan Ratu di Ballroom tersebut.
Tidak mengherankan semua dekorasi dan konsep pernikahan Tommy telah tertata dengan sangat baik berkat bantuan Weding Organizer ternama.
•••
Tamu undangan silih berganti mengisi buku tamu lalu masuk ke dalam Ballroom dan menempati kursi yang telah tersedia.
Waktu sudah menunjukkan hampir pukul 10 pagi.
Sekitar 15 menit lagi pesta pernikahan Tari dan Tommy akan dimulai.
Tari menunggu di salah satu ruangan didampingi ketiga sahabatnya yaitu Monic, Julie dan Gracia.
Tari tampak sangat cantik dalam balutan gaun berkerah V berlengan panjang yang dihiasi dengan ekor sepanjang 4 meter.
Riasan wajah dan rambutnya juga sangat mempesona.
Sementara Tommy sibuk menyambut Tamu yang hadir mendampingi orang tua dan calon mertuanya di pintu masuk Ballroom.
Tommy sangat gugup, hingga Ia berulang kali menuju ke dalam toilet.
"Ma... Aku ke toilet bentar ya." Kata Tommy pada Bu Maya sambil berjalan menuju toilet.
__ADS_1
Bu Maya hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah putranya tersebut.
•••
Dalam perjalanan ke toilet, Tommy mendengar suara teriakan seorang wanita dari samping lorong.
Tommy menghampiri sumber suara tersebut.
Perlahan Ia berjalan dengan langkah yang hati-hati.
Matanya terbelalak melihat seorang wanita yang mengenakan seragam pegawai hotel bersimbah darah dengan pisau yang masih tertancap di perutnya.
"To...Tolong Saya..." Kata perempuan itu lirih menahan rasa sakitnya.
Tommy langsung menghampiri wanita itu.
Ia seketika mencabut pisau yang menancap di perut wanita itu.
Namun nyawa wanita itu tidak terselamatkan lagi. Ia meregang nyawa tepat dihadapan Tommy.
Saat Tommy sedang memegang pisau itu, seorang pegawai hotel yang sedang melewati lorong itu melihatnya dan berteriak.
•••
Mereka semua kaget dengan apa yang mereka lihat.
Kedua orang tua Tommy dan Tari juga menyaksikan Tommy masih terdiam sambil memegang pisau di tangan kanannya.
"Tommy!
Apa yang kamu lakukan?" Bentak Pak Bagas dengan penuh emosi.
"Bukan Tommy Pa!
Ini salah paham.
Tommy hanya menolong Dia..." Jawab Tommy dengan wajah memelas.
Bu Maya seketika langsung pingsan melihat apa yang sedang diperbuat anaknya tersebut.
__ADS_1
Beberapa pegawai hotel dan Bu Lusi langsung membawanya ke salah satu kamar di hotel tersebut.
Pihak security yang tiba segera menghubungi pihak kepolisian.
Tak berapa lama polisi pun tiba di TKP tersebut. Mereka langsung memborgol kedua tangan Tommy dan segera membawa Tommy ke kantor polisi.
•••
Sementara itu, Tari baru saja mendapat kabar dari pegawai hotel yang memberitahunya. Tari segera berlari menghampiri Tommy.
Nampak dari jauh Tari berlari mengenakan gaun pengantin menghampiri Tommy yang akan segera dibawa ke kantor polisi.
"Bang... Ini gak bener kan?
Abang gak mungkin bunuh Dia kan?" Tanya Tari sambil menangis memegang tangan Tommy.
"Bukan Aku Sayang...
Kamu percaya Aku kan?" Jawab Tommy sambil menangis juga.
"Maaf Nona, Kami harus menjalankan proses hukum yang lebih lanjut. Kami akan membawa calon suami Anda ke kantor polisi." Kata salah seorang polisi sambil membawa Tommy berjalan menuju ke luar hotel.
•••
Tari akhirnya melepaskan Tommy dengan berurai air mata.
Ia terjatuh lemas di lantai.
Lalu seorang laki-laki bersetelan jas berlari menghampiri Tari.
Semua orang yang ada disana hanya tertegun menyaksikan lelaki itu berjongkok dan seketika memeluk Tari dengan erat.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selamat Membaca😃
Mohon Dukungannya✌️
Betha🙋
__ADS_1