
"Bukan pada Kami seharusnya Kamu minta maaf terlebih dahulu, Tapi pada Tari...
Kenapa Kamu tidak minta maaf pada Tari lebih dulu???
Apa Kamu sangat percaya diri Tari pasti memaafkanmu karena begitu mencintaimu???"Kata Bu Lusi sinis.
Tommy terdiam mendengar ucapan Bu Lusi.
"Dengarkan baik-baik...
Saya tidak akan pernah memberikan restu Saya pada Kamu!!!
Walaupun Kalian berdua tetap jadi menikah!!!"
Mendengar ucapan Bu Lusi tersebut, Tommy menjadi kaget dan diam mematung. Air matanya mengalir deras dikedua pelupuk matanya.
Pak Bara dan Tari yang ikut mendengar ucapan Bu Lusi pun ikut terdiam tidak percaya.
"Ma...
Mama kenapa berkata begitu???" Tanya Tari lirih sambil menatap sendu ke arah Ibunya.
Pak Bara segera merangkul Bu Lusi dari sisi sampingnya sambil mengusap-usap pundak Istrinya itu.
"Iya Ma...
Mama seharusnya tidak boleh berkata begitu...
Biar bagaimanapun Tommy kan Calon Menantu Kita..." Ucap Pak Bara.
Bu Lusi menghentikan sejenak tangisannya. Ia menatap tajam ke arah Tommy yang masih terdiam mematung.
"Apa???
Calon Menantu???
Itu dulu!!!
Saat Kita masih belum tahu sikapnya yang sangat bejat ini!!!" Kata Bu Lusi dengan sangat emosi.
__ADS_1
Tommy masih terdiam mematung di tempatnya.
"Awalnya Saya begitu percaya pada Kamu...
Tapi Kamu malah menyepelekan Saya!!!
Kamu tidak berfikir matang sebelum bertindak!!!
Keluarga Saya dan Keluarga Kamu memang sangat dekat, ditambah Kamu akan menjadi pendamping Tari!!!
Apa Kamu tidak merasa bersalah sudah menodai kehormatan Tari sebelum kalian menikah???"Bentak Bu Lusi pada Tommy.
•••
"Kamu tidak berfikir jauh tentang masa depan Tari!!!
Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri!!!!
Sekarang Kamu beruntung bisa terbebas dengan cepat!!!
Tapi bayangkan jika Kamu mendekam lama di penjara sementara kehamilan Tari masih terus membesar.
Kamu akan membuat Tari sengsara karena Tari akan membesarkan anak itu sendirian!!!
Apa Kamu tidak berfikir sejauh itu???" Kata Bu Lusi sambil menangis di dalam pelukan suaminya.
Air mata Tommy semakin deras mengalir. Ia menyadari semua yang di katakan Bu Lusi memang benar. Ia tidak berfikir bahwa tindakannya bisa berakibat sejauh ini.
"Kamu terlalu percaya diri jika pernikahan akan Kalian berjalan lancar!!!
Tapi lihat hasilnya sekarang!!!
Ini semua akibat rasa percaya dirimu yang terlalu berlebihan dan sikapmu yang menyepelekan semua hal!!!"Lanjut Bu Lusi dengan nafas yang mulai tersengal.
•••
Tari yang mendengar ucapan Ibunya semakin menagis sejadi-jadinya. Ia tidak menyangka saat ini Ibunya begitu membenci Lelaki yang sangat dicintainya itu.
Pak Bara yang tadi terdiam mendengarkan ucapan Istrinya berusaha menenangkan Istrinya tersebut.
__ADS_1
"Ma...
Sudah Ma...
Mama harus tenang...
Jaga emosi Mama...
Ingat...Kondisi Mama belum begitu stabil...
Ayo Kita istirahat di luar Ma..."Bujuk Pak Bara sambil mengajak Bu Lusi meninggalkan ruangan tersebut.
Bu Lusi malah menepis tangan Pak Bara. Ia menatap tajam ke arah suaminya itu.
"Apa???
Tenang Papa bilang???
Ga bisa Pa!!!
Dia sudah menghancurkan masa depan anak Kita!!!" Jawab Bu Lusi ketus.
Pak Bara tertunduk mendengar jawaban dari Bu Lusi. Pak Bara menjadi cemas jika nanti kondisi istrinya kembali melemah karena emosinya yang sedang meluap-luap saat ini.
"Sekarang Saya tanya sama Kamu...
Apa yang membuat Kamu tega menodai Tari???
Saya paham betul karakter Putri Saya, tidak mungkin Dia berani berbuat hal memalukan semacam ini!!!"Tanya Bu Lusi pada Tommy.
Bibir Tommy mulai bergetar. Ia merasa tidak sanggup menjawab pertanyaan Bu Lusi.
"Kamu tidak dengar pertanyaan Saya???
Ayo Jawab!!!"Bentak Bu Lusi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selamat Membaca😃
__ADS_1
Mohon Dukungannya✌️
Betha🙋