
Tari terus menangis sejadi-jadinya.
Ia tidak tahu apa yang harus diperbuatnya saat ini.
Terlebih saat ini Tommy sedang menghadapi persoalan besar.
Tidak mungkin Ia akan berbagi kabar mengejutkan ini pada Tommy.
Apalagi pada Orang Tuanya yang pastinya akan sangat marah dan kecewa padanya.
•••
Setelah menangis cukup lama dalam dekapan Angga, Suara tangisan Tari makin melemah dan Ia mulai tampak sedikit lebih tenang.
Angga lalu membereskan semua keperluan administrasi terkait perawatan Tari di klinik tersebut dan mengajak Tari untuk pulang agar bisa beristirahat di rumahnya.
Sepanjang perjalanan Tari hanya diam sambil memandangi jalan melalui kaca jendela mobil tersebut. Cairan bening masih menetes di kedua pelupuk mata Tari. Sesekali Ia menyekanya agar tidak terlihat oleh Angga.
Angga menoleh ke arah Tari sambil tetap mengemudikan mobilnya dengan kecepatan rendah. Ia paham betul jika saat ini Tari sedang larut dalam kesedihannya dan berusaha keras menyembunyikan tangisan darinya.
Hati Angga pun menjadi tidak karuan. Ia tidak tega melihat wanita yang dicintainya begitu sangat terpukul seperti saat ini. Padahal baru saja kemarin, Ia berhasil mengembalikan senyuman di wajah Tari.
•••
Hampir setengah jam berkendara. Mereka saat ini sudah sampai di halaman depan rumah Angga. Angga turun terlebih dahulu dari mobilnya untuk membukakan pintu bagi Tari.
Tari turun dari mobil dengan wajah yang begitu lusuh. Ia lalu berjalan menuju ke kamar tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Hati Angga semakin teriris perih menyaksikan hal tersebut.
Angga berjalan menuju ke dapur. Ia mengambil bahan-bahan yang tersedia didalam lemari es dan bergegas menyiapkan makanan untuk Tari.
Setelah beberapa saat, Angga selesai dengan kegiatan memasaknya. Ia membawa semangkok Bubur Ayam buatannya, Potongan buah Apel dan Jus Jeruk dalam sebuah nampan menuju kamar Tari.
•••
__ADS_1
Ia mengetuk pintu kamar Tari berulang kali, namun tidak ada jawaban yang didengarnya. Lalu Ia mencoba membuka pintu kamar tersebut.
Ia mendapati Tari sedang duduk di tepi ranjang memandang ke arah jendela dengan tatapan kosong.
Angga terdiam sesaat, Ia seketika meneteskan air mata lalu langsung menyekanya dengan tangannya.
Ia berjalan menghampiri Tari lalu meletakan nampan berisi makanan tersebut di meja samping ranjang.
"Tari... Ayo makan dulu..." Kata Angga sambil menepuk bahu Tari.
Tari masih hanyut dalam lamunannya. Ia tidak merespon perkataan Angga. Ia tetap menatap kosong ke arah jendela dengan tetesan air mata yang tidak berhenti membanjiri wajahnya.
Angga yang tidak tahan melihatnya langsung berjalan menghampiri Tari dan berjongkok di hadapan Tari. Ia mencoba menahan tangisnya yang hampir pecah dihadapan Tari.
"Tari...
Kamu jangan menyiksa dirimu begini...
Kamu juga harus belajar menerima ini semua...
Semua akan baik-baik saja..."Kata Angga sambil menatap wajah Tari dan menggenggam tangan Tari.
•••
Seketika Tari tersentak dari lamunannya saat mendengar ucapan Angga.
Ia menatap Angga dengan tatapan penuh emosi.
"Apa kamu bilang???
Tenang???
Aku harus tenang disituasi serumit ini???
__ADS_1
Mana bisa Aku tenang!!!" Bentak Tari pada Angga sambil melepaskan genggaman tangan Angga.
Angga sangat kaget mendengar ucapan Tari yang penuh emosi.
"Maafkan Aku Tari...
Aku tidak bermaksud membuatmu marah...
Aku hanya khawatir keadaanmu dan kandunganmu...
Kamu harus pikirkan juga kesehatanmu..." Kata Angga sambil kembali menggenggam tangan Tari.
Tari langsung menangis sejadi-jadinya.
"Kamu gak bakal ngerti perasaan Aku saat ini!!!
Aku gak sanggup menghadapi ini semua!!!
Aku gak tahu gimana nasib anak ini kalo nanti Dia lahir kedunia!!!" Kata Tari sambil menutup wajahnya dan terus menangis.
Angga seketika memegang tangan Tari lalu berusaha membuka wajah Tari. Ia memegang wajah Tari dengan kedua tangannya.
"Tari...
Aku bersedia bertanggung jawab untuk anak ini...
Aku akan menikahimu..." Kata Angga sambil menitikan air mata.
Tari terdiam mendengar ucapan Angga. Ia tidak percaya apa yang baru saja didengarnya. Mereka berdua saat ini saling menatap dan tetap terdiam.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Selamat Membaca😃
__ADS_1
Mohon Dukungannya✌️
Betha🙋