Perawan Tua Mengejar Bahagia

Perawan Tua Mengejar Bahagia
Angin Segar Untuk Tommy


__ADS_3

Tari masih menangis sejadi-jadinya.


Hatinya begitu hancur saat menerima kenyataan bahwa hasil buah cintanya dengan Tommy kini telah pergi sebelum Ia sempat melihatnya hadir ke dunia.


Dunia Tari seakan berubah menjadi kelam.


Ia terus menangis dalam waktu yang lama dipelukan Angga.


Dan Angga dengan sabar tetap membiarkan Tari menangis di dalam pelukannya hingga membasahi hampir sebagian baju kemejanya.


•••


Sementara itu di Kantor Polisi tempat Tommy masih ditahan.


Tommy nampak melamun dengan tatapan kosong di pojok sel tahanannya.


Sesekali air matanya mengalir membasahi wajahnya.


Ia masih merasa sedang bermimpi buruk sejak hari pernikahannya kemarin gagal.


Saat ini Ia begitu merindukan Tari, wanita yang seharusnya beberapa hari lalu bisa Ia miliki seutuhnya sebagai Istrinya.


Namun akibat insiden penusukan tersebut, kini Ia harus mendekam di balik dinginnya dinding sel tahanan dan merelakan pernikahan impiannya hancur begitu saja.


Tommy sangat menyesali apa yang terjadi pada hari tersebut.


Kalau saja Ia tidak pergi ke toilet saat itu, mungkin Ia tidak akan terlibat dalam semua kekacauan ini.


Belum lagi Ia terus memikirkan keadaan kedua Orang Tuanya yang pasti merasa sangat malu dengan insiden yang menimpanya saat ini.


Kemudian Pekerjaan yang selama ini Ia banggakan dan Ia dapatkan dengan susah payah akan terancam hilang dari genggamannya dengan cara yang tidak terhormat.


Seluruh bayangan terburuk itu berkecamuk didalam pikiran Tommy.


Beberapa hari ini pun Tommy juga tidak makan ataupun tidur dengan cukup.

__ADS_1


Ia memilih menghabiskan waktunya dengan berdiam diri dan meratapi nasibnya.


Seluruh berkas terkait kasus penusukan yang menyeret Tommy sebagai tersangka sudah hampir rampung digarap oleh pihak kepolisian setempat.


Dalam beberapa hari kedepan, Berkas perkara Tommy akan diserahkan kepada pihak pengadilan untuk menunggu jadwal sidang perdana yang akan digelar.


Pihak pengacara yang sudah dikerahkan oleh Pak Bagas pun sudah mempersiapkan diri untuk membela Tommy ketika sidang perdana nanti.


•••


Semakin hari, kondisi kesehatan Tommy kian menurun.


Tubuhnya yang biasanya terlihat kekar, kini terkulai lemas bersandar di tembok dingin sel tahanannya.


Pihak kepolisian yang mengamati perkembangan Tommy pun merasa sangat bersimpati. Mereka pun sebenarnya yakin jika Tommy bukan pelakunya.


Namun tidak ada satupun bukti yang dapat meringankan tuduhan bahwa Tommy bukanlah pelaku penusukan yang mengakibatkan nyawa seseorang melayang.


Saat Tommy masih terhanyut dalam lamunannya, Tiba-tiba salah seorang Polisi membuka pintu sel tahanan dan meminta Tommy keluar.


Ia menuju salah satu ruangan dan didalam ruangan tersebut sudah ada Pak Bagas dan Bu Maya.


•••


"Selamat Pak Tommy...


Anda dinyatakan bebas mulai sekarang...


Tadi Pagi pelaku penusukan sudah menyerahkan diri..." Kata Polisi yang tadi membawanya ke ruangan tersebut.


Tommy tidak percaya apa yang baru saja didengarnya.


Bu Maya langsung menghampiri Tommy dan memeluk Tommy erat.


Kemudian disusul Pak Bagas yang juga ikut memeluk Putra kesayangannya tersebut.

__ADS_1


"Mama yakin Nak...


Kamu tidak mungkin berani berbuat hal gila seperti itu...


Selamat ya Sayang...


Kamu sudah bebas sekarang..." Kata Bu Maya sambil mengusap wajah Tommy.


Tommy merasa sangat bahagia. Ia tidak mampu berkata apapun.


Ia hanya bisa menangis sambil kembali memeluk Bu Maya dan Pak Bagas.


"Baiklah Nak...


Ayo Kita pulang sekarang..." Ajak Pak Bagas.


Tommy mengangguk setuju.


Setelah selesai mengurus berkas-berkas terkait kebebasan Tommy, Mereka bertiga bergegas pulang ke rumah.


•••


Sesampainya di rumah, Tommy segera membersihkan diri dan bersiap-siap.


Lalu berpamitan pada kedua Orang Tuanya untuk menemui Tari.


Tommy segera mengemudikan mobilnya menuju ke rumah Tari.


Ia sengaja tidak memberitahukan kebebasannya karena ingin memberikan kejutan pada Tari.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Selamat Membaca 😃


Mohon Dukungannya✌️

__ADS_1


Betha🙋


__ADS_2