Perawat Ku Istri Ku

Perawat Ku Istri Ku
Rencana bulan madu part 2...


__ADS_3

💋 Berikan vote nya ya pembaca yang budiman 💋


Mobil milik Putra sudah memasuki pekarangan rumah milik keluarga Ramadhan, karena mengemudikan dengan pelan, waktu tempuh yang biasa nya hanya 15 menit menjadi 30 menit. Putra tak ingin mengganggu kenyamanan istrinya yang terlihat benar benar lelah.


Bagaimana tidak, fase perkenalan expres yang mereka lalui, lalu di saat perkenalan pun Humaira mendampinginya full kesemua lokasi di kota Jambi, setelah itu Humaira terbang ke jakarta untuk bertemu kedua orang tua Putra, selanjutnya dari Jakarta mereka terbang ke Kota Kabupaten Sijunjung, tanah kelahiran Humaira dan juga sekaligus tempat Mama Puri tinggal, dan selang waktu hanya tiga hari mereka melangsungkan acara pernikahan mereka. Bagi Putra yang Pekerja keras itu merupakan hal yang biasa, mengingat dalan seminggu kadang Putra harus berangkat ke beberapa kota bahkan ke luar negri, namun tidak bagi humaira, energi nya terkuras habis karena kegiatan padat itu.


"Sayang... bangun! kita udah sampai! " Putra membangun kan istrinya.


Namun yang di bangunkan tak kunjung membuka kesua matanya. Putra menunggu Humaira bangun sambil memeriksa data yang dikirim kan Bayu ke email nya, pekerjaan selalu menghantui keseharian pria muda itu.


30 menit berlalu...


40 menit berlalu...


60 menit berlalu...


"Kenapa dia nggak bangun ya? apa selelah itu mungkin?!" Putra berbicara sendiri, bosan menunggu Putra berinisiaif menggendong Humaira menuju rumah, dan Humaira bukan nya terbangun malah semakin lelap dan memeluk leher suami nya.


"Kamu... manja sekali ternyata! cassing aja yang sok garang!" Putra terkekeh melihat istrinya, lalu segera melangkah dengan lebar masuk.


"Hei.. Humaira kenapa Put?" Mama jessika kaget melihat menantunya di gendong begitu oleh Putra.


"Ketiduran dia ma, nggak bangun dari tadi di panggilin! ya udah aku gendong aja biar enak istirahat di kamar!"


"Hmmm... kayaknya ada yang begadang nih semalam!" celetuk mama jessika sambil tertawa


"Apaan sih ma..." Putra melengos dan masuk ke kamar mereka, lalu membaringkan istrinya ke tempat tidur.


"Berat juga dia!" Putra berkata sendiri sambil meregangkan bahu nya menghilangkan lelah otot nya.


Putra beranjak menuju kamar mandi, dan tak lupa melepaskan pakaian kotornya di tempat yang telah di sediakan di pojok kamar. Badan nya terasa lengket dan ingin segera mandi. Putra mandi cukup lama, hampir 1 jam dia berada di kamar mandi, dan menikmatinya dengan berendam air hangat. Tubuhnya juga lelah akibat acara kemarin.


"Sayang!!! kamu dimana?!" Humaira terbangun daei tidurnya, namun tak menemukan Putra disana, dia kaget melihat posisi saat ini sudah berada di dalam kamar, seingatnya dia terakhir berada di mobil menuju jalan pulang bersama suami nya.


"Aku lagi disini!" Jawab Putra singkat, tak berapa lama terdengar guyuran air shower, dan beberapa saat kemudian Putra keluar hanya dengan handuk yang di kikit di pinggang nya, Pria itu terlihat sangat sexy dan sungguh memanjakan mata kaum hawa.


Humaira menelan kasar saliva nya, lalu mengalihkan pandangan ke arah jendela.


"Sayang, apa tadi aku tidur sambil berjalan?!"


"Tidak"


"Lalu kenapa tiba tiba aku bisa ada disini?!"


"Aku gendong"


"Eh... masa?"


"Iya sayang... .masa aku seret, yang bener aja!"


"ha ha ha... masa sih kamu tega"


"Kan di filem filem gitu , KDRT"


"Iya... abis itu lagu nya gini..."


ku menangis .....


membayangkan....


betapa kejam nya dirimu atas diriku....


" Ha ha ha " mereka tertawa kompak.


Putra memandang wanita itu dengan lekat, lalu tiba tiba mendarat kan kecupan di bibir gadis itu, seketika tawa nya terhenti, lalu muka nya merona merah.

__ADS_1


"Kamu apaan sih?!" ucap nya malu


"Kenapa memang nya"


"Aku malu..."


"Aku suami mu"


"Iya.. aku tau, tapi tetap saja aku malu"


"Mulai sekarang kamu harus membiasakan diri"


"Untuk apa?"


"Untuk selalu melayani ku"


"Aku istri mu, bukan pelayan mu!"


"Iya.. aku tau, jadi kamu bertugas memenuhi segala keinginan ku!"


"Iya, aku tau tugas ku, dan jangan panggil aku pelayan mu"


"Kau istriku"


"Ya aku istrimu!"


"Peluk aku!"


"Untuk apa?!"


"Kau cerewet sekali"


"Kau mengejek ku?"


" Aku tau!"


"Aku ingin pelukan mu!"


"Kenapa kau menginginkan pelukan ku?"


"Apa harus kujelaskan? tentu saja aku membutuhkan pelukan istriku! supaya aku bisa refresh lagi!"


"Memamg bisa refresh dengan berpelukan?"


"Apa kau pernah berpelukan sebelum nya"


"Pernah"


"Siapa?"


"Mama, adik adik ku"


"Lalu siapa lagi?"


"Tidak ada lagi"


"Pacar mu?"


"Aku membatasi kedekatan dan sentuhan fisik dengan mereka, aku tidak suka"


"Sekarang aku tau alasan mereka selingkuh dari mu"


"Maksud mu?"


"Sudah lah, kau tak akan mengerti"

__ADS_1


"Aku penasaran, apa maksudmu kenapa kau tau alasan mereka selingkuh dari ku?"


"Apa harus di jelaskan?! kau ternyata payah soal ini sayang!" ejek Putra


"Apasih maksud nya? bicaralah biar aku paham!"


"Kau betul betul gadis cerewet ku yang manis!" Putra menarik dan merengkuh ceruk istrinya, gemas sekali dengan kepolosan wanita itu.


"Kenapa sih?!" Humaira mengadahkan wajahnya melihat Putra yang mendekap erat tubuhnya.


"Anak kecil gak boleh tau!" tukas Putra tersenyum geli


"Enak aja, aku udah gede! 24 tahun bulan agustus nanti!"


"Aku tau"


"Jangan panggil aku anak kecil"


"Gadis kecil"


"Sama aja!"


"Istri kecil"


"Apa kau punya istri tua selain aku?!"


astaga..


🖤🖤🖤


Malam itu keluarga Darius Ramadhan makan dengan ceria, sesekali terdengar canda tawa di meja makan itu, dan sesekali lelucon ringan di keluarkan oleh si kembar bule, di sambut gelak tawa ringan oleh semua penghuni rumah.


"Ma.. Pa.. Minggu depan Kami mau berangkat bulan madu ya.."


"Kenapa lama sekali? tidak besok atau lusa?!" Mama Jessika heran


"Putra ada beberapa pertemuan penting dalan minggu ini, dan juga mau mempersiapkan tempat tempat mana saja yang akan kami singgahi nanti"


"Oke, mama sama papa setuju saja"


" Pa, tolong pantau perusahan nanti ya pa, Bayu mungkin sangat membutuhkan Papa selama aku tinggal nanti"


"Baik lah nak, hal gampang itu"


"Kak, mau kemana bulan madu nya?"Anne bertanya penasaran


"Kami mau ke bali dulu yang jelas, lalu mau ke sabang, ke mentawai, dan ke maluku. Baru setelah itu ke Eropa sama Amerika" Jawab Putra yang membuat Humaira tertegun, berarti lokasi yang banyak akan memakan waktu yang lama, dan selama itu dia akan berdua saja dengan Pria di samping nya ini.


"Pokoknya, jangan lupa oleh oleh buat kami!" kedua gadis kembar itu berkata bersamaan sambil nyengir


"Tenang, yang penting jaga kelakuan kalian selama kaka pergi, jangan bikin pusing mama dan papa!"


"Siaaapp komandan!" ucap Inne sambil memberi hormat ala ala militer kepada kakak nya.


ha ha ha..


Semua berbahagia malam itu, kecuali Humaira. Dia Bahagia sih, namun dia lebih takut dengan teror "belah duren" ciri khas pengantin baru nya, sesekali dia menoleh kan wajah ke arah suami nya, berharap tidak beringas nantinya.


"Beruntung saat ini lagi halangan, kalo enggak udah di gabruk nya gua" batin Humaira, mengingat suami nya tipe orang yang tidak sabaran dan ingin semua nya expres.


hayooo... siapa disini yang malam pertama nya penuh drama???


ha ha ha


bersambung

__ADS_1


__ADS_2