Perawat Ku Istri Ku

Perawat Ku Istri Ku
es krim


__ADS_3

hai semua


bantu untuk meningkat kan semangat penulis dg memberi vote, like, komen and share!


terimakasih


❤❤❤


 


Sambil tersengal sengal gadis itu berlari, sepertinya dia tengah melarikan diri dari seseorang, tanpa sengaja dia menabrak seorang ibu ibu yang tengah berjalan sambil menenteng kresekan.


 


brakkkk!!!!!


 


"Maaf bu...! saya tidak sengaja!" Gadis itu segera membantu ibu itu merapikan barang bawaan nya.


"Iya tidak apa apa!" Ibu itu tersenyum memaklumi kecerobohan nya.


degggg.....!!!


"Mama..." desis gadis itu di dalam hatinya, senyum wanita paruh baya itu mengingatkan nya kepada almarhum ibu nya.


"Lain kali hati hati nona, ibu saya bisa cedera akibat ulah anda!" Laki laki itu terkesan jutek dan dingin.

__ADS_1


"Mmmaaaaf bu... mas... saya terburu buru! permisi!" gadis itu segera bangkit dari duduk nya dan berlari menuju pintu gerbang rumah sakit.


"Mama tidak apa apa?" Putra membantu mertua nya berjalan, karena agak sedikit pincang.


"Mama tidak apa apa! sudah lah nak, mari kita segera menemui Humaira!" Mama Puri mengalihkan kecemasan menantunya itu.


tok...!


tok...!


tok...!


"Masuk!" terdengar suara Humaira dari dalam menjawab.


Putra dan mama puri masuk kedalam ruangan itu bersamaan. Lalu Putra meletakkan barang barang nya di atas meja.


"Apaan ma?" Humaira melirik plastik belanjaan yang di letakkan di atas meja itu.


"Nih... buat kamu! rasa strowberry kesukaan kamu!" ucap mama puri sambil menyerahkan es itu ke tangan putri nya


"Wah!! udah lama banget aku nggak makan es krim ! makasih mama!" Gadis itu menerima dengan suka cita.


"Ha ha ha.. iya kamu kan kemarin sibuk pengen diet! sekarang udah ada suami, harus ijin dia dulu buat diet nya! kadang nggak semua laki laki suka istrinya kurus, apalagi kerempeng!" mama Puri terkekeh.


"He he he.. iya ma! hmmmm mas gimana menurut kamu? apa aku mesti diet lagi?" Humaira berbicara sambil menikmati eskrim nya.


"Nggak usah, kamu udah pas kok bodi nya ideal banget pokok nya!" Putra tersenyum, ternyata sesimpel ini menyenangkan hati istrinya.

__ADS_1


"Yang bener mas? aku ini target nya 3 kilo lagi lho!! tapi kalo kamu memang suka segini ya udah! aku udah seneng!" Humaira jujur.


"Iya.. mas udah suka gini, apa ada nya kamu! kamu alami semua! mas udah suka!" Putra mengelap sisa es krim di sudut bibir istrinya.


"Eh.. celemotan ya mas? ampe nggak nyadar aku! keenakan makan sih!" Humaira tersipu malu.


"Iya, kamu kayak anak tk deh makan es nya!" Putra mengelus kepala nya dengan lembut.


"Oh iya, apa dokter sudah masuk hari ini! bagaimana perkembangan nu sayang? apa yang di bilang dokter tadi?" Putra penasaran.


"Dokter udah masuk mas, di bilang aku sore ini dah bisa pulang kalo nggak ada keluhan lagi!" Jawab Humaira.


"Alhamdulilah... kalo menurut kamu gimana? apa kamu masih ada kendala? atau ada keluhan?" tanya Putra .


"Aku sih udah baik baik aja, dan aku bosan banget disini! kita pulang aja yuk!" Rengek Humaira.


"Ya udah, kalo gitu sore nanti kkta pulang aja!" Pitra memutuskan.


"Oke deh! oh iya, kita pulang kemana rencana nya mas?" Humaira kebingungan.


"Kita ke hotel dulu, nanti kita putuskan mau kemana setelah ini ya, aku nggak mau kamu terlalu lelah dulu, karena kamu belum 100 persen fit sayang!" Jawab putra.


"Oke mas, sekarang kita shalat dulu yuk! aku belum dzuhur nih!" Humaira melirik jam dinding yang sudah menunjukkan angka 2 siang.


"Iya kita shalat dulu aja" jawab Putra.


Didalam hatinya putra merasa lega, dengan perubahan sikap Humaira, dia berjanji akan selalu menjaga isrtinya dengan baik, dan tidak melakukan kebodohan seperti tempo hari lagi.

__ADS_1


__ADS_2