Perawat Ku Istri Ku

Perawat Ku Istri Ku
Bulan madu


__ADS_3

alhamdulilah... akhirnya udah masuk episode 40.. terima kasih sudah membaca karya ini..


❤❤❤


Pagi itu, Humaira dan Putra sudah berada di mobil menuju bandara soekarno hatta, mereka akan melakukan Bulan madu, perjalanan pertama mereka menuju pulau Bali yang terkenal dengan keindahan nya, dan keramahan nya.


"Sayang, kamu bawa sunblock kan?" Putra bertanya, karena mengingat betapa cuek nya wanita ini terhadap perawatan penting seperti itu.


"Aku lupa beli.. hehehehe" Humaira cengengesan, lalu menatap wajah suami nya dengan tatapan usil


"Ya sudah, kita mampir dulu ke Mall dulu, kadang ada yang mau kamu beli lagi"


"Ha ha ha.. aku becanda sayang.. aku bawa kok! itu di dalam puch make up aku!" Jawab Humaira sambil tertawa


"Kamu udah bisa nakal ya.. ngerjai aku udah berani juga! sini papa cubit anak nakal ini!" Putra gemas dengan tingkah usil istrinya, lalu mencubit kedua pipi Humaira


"Ampun mbah.. saya nggak nakal lagi!" Humaira menjawab dengan lucu. Namun tiba tiba hp Pitra berbunyi, seketika obrolan mereka terhenti juga.


"Hallo?? siapa ini?" Putra mengangkat telepon nya, dan merasa asing dengan nomor yang tidak tersave itu.


"Kamu akan menyesali semua nya, karena berani menikahi perempuan itu!!" suara wanita di seberang sana terdengar sangat frustasi


" Siapa kamu?! jangan main main dengan saya!"


"Aku yang pantas mendampingi mu! bukan perempuan kampung sepertia dia!"


"Hei! jaga bicara mu! siapa kamu?! berani sekali kamu menghina istri ku!"


"Aku akan menghancurkan rumah tangga mu! kau bersiap siap lah!!" wanita di seberang mematikan telepon nya.

__ADS_1


"Hallo?? hallo!!!!" Putra terlihat kesal sekali, dia swgera menghubungu Bayu.


"Hallo Bay!"


"Iya tuan, ada yang bisa saya bantu?!"


"Kau lacak segera siapa yang berani meneror ku! barusam aku mendapat panggilan dari nomor yang tidak di kenal, karena penasaran aku mengaangkat nya. Ternyata dia mengancam akan menghancurkan pernikahan ku! sekarang juga kau bereskan masalah ini! siapa yang berani mengancam ku!"


"Baik tuan!"


Putra menutup telepon nya, lalu mengirimkan no hp si penelepon misterius itu. Humaira yang berada di samping nya terdiam, tak perlu bertanya oundia sudah tau apa permasalahan yang terjadi, dan itu ada sangkut paut dengan dirinya.


"Hei.. sudah lah.. bukan kah kita mau bersenang senang?!" Humaira meraih kedua tangan lekaki itu, muka nya terlihat mengernyit karena kesal.


"Berani sekali orang itu mengancam ku!"


"Iya..." Jawab nya singkat sambil membalas pelukan Humaira, hatinya sedikit lega.


"Ayo turun, kita sudah sampai di Airport !" ajak Humaira dengan lembut, menuntun suami nya turun. Putra menurut dengan perkataan istrinya, dia turun dari mobil yan


g mereka naiki.


Sesampai nya di bandara, mereka di sambut oleh petugas khusus semua barang bawaan mereka di urus oleh beberapa orang Body guard pribadi Putra, mereka di antar kan ke pesawat Pribadi milik keluarga Ramadhan.


Tak perlu berlama lama, akhirnya pesawat itu take off dari bandara dan terbang menuju pulau dewata, pulau impian banyak orang. Setelah landing Di banda Ngurahrai, kedatangan pengantin baru itu sudah di tunggu oleh beberapa orang staf, mereka segera dilayani dengan ekstra, mengingat pemilik Lippi Group itu juga memiliki cabang beberapa Rumah sakit dan Mall serta beberapa Hotel di sana, jadi hal wajar jika Putra ke Bali tak akan ada masalah dalam hal apa pun.


"Sayang.. kita ke pantai ya..!" rengek Humaira.


"iya..." jawab Putra sambil tersenyum, istrinya terlihat seperti anak anak.

__ADS_1


" Pokoknya semua pantai! aku suka sekali!! " Humaira sangat bersemangat.


"Semua nya tempat yang ingin kamu pergi kita akan pergi sayang..."


"Benarkah?!"


"Iya.."


"I love you ... muachhh....." kecupan mendarat di pipi Putra


"Ini belum.." Putra menunjuk pipi sebelah lagi.


"Muach..."


"Ini.. belum!" Putra menunjuk kening nya


"Mau mu... ! Mmmuachh!"


"Ha ha ha..."Putra tertawa geli


tiba tiba ponsel putra berbunyi, lagi lagi dari nomor tidak dikenal, namun dengan nomor yang berbeda.


"Hallo?!"


"Berani sekali kau berbulan madu dengan gadis kampung itu!" suara di seberang sana terdengar histeris


"Kau bermain dengan orang yang salah! akan ku lenyap kan kau!" umpat Putra, emosi nya meledak ternyata itu dari peneror yang sama.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2