
hai.. hai.. hai...
alhamdulilah pasca musibah banjir ini author msh di berikan kesehatan, hingga bisa kembali menulis lanjutan cerita ini..
terimakasih sudah setia menunggu karya ini
with love
💕
author
🖤🖤🖤
Pagi itu kicauan burung terdengar sangat merdu, Humaira membuka mata nya dan mendapati sosok pria tampan itu masih meringkuk di bawah selimut bulu nya. Sekilas dia melirik jam dinding yang terpahat gagah ditempatnya, sudah menunjukkan waktu 05:16 wib. Bergegas kaki mungil nya melangkah menuju kamar mandi untuk bersuci mandi wajib dan mengambil wudhu, lalu menunaikan shalat sebagai kewajiban semua umat muslim, selesai beribadah dia segera melangkah menuju dapur, dan memasak air panas untuk menyeduh kopi lalu dilanjutkan menyiapakan perlengkapan pakaian ganti untuk suaminya. Semalam adalah malam yang indah bagi pasangan baru itu.
"Sayang... bagun, udah subuh!" kecupan manis mendarat dikening Putra. Seketika pria itu bangun sambil mengerjap kan kedua mata elang nya, dan tersenyum.
"Aku tadi mendengar nama ku di panggil bidadari, rupanya memang benar!" gombalan nya meluncur reflek, sambil meraih pinggang ramping istrinya, dan memeluk mesra.
"Pagi pagi lho... udah ngegombal aja kamu..!" kening nya di sentil manja.
"Iya.. abinya suara kamu sexy banget, lagi yoook...!" rengek pria itu.
__ADS_1
"No no no...!" jawab wanita itu sambil bangun dari pelukan manja nya.
"Please Honey....!" rengek Putra, puppy eyes berbicara.
"Mandi dulu! Shalat dulu! sarapan dulu! nanti lagi deh!" tegas Humaira sambil terkekeh melihat suami nya merengek seperti anak kecil.
"Ok! waitt the minute!" seperti bayangan setan melesat ke kamar mandi dan mandi dengan semangat.
"Sayang! jangan lupa niaaat!!!" teriak Humaira sambil tersenyum.
"Beres Boss!!!" jawab Putra sambil terus mandi, tak lama berselang terdengar senandung lagu dangdut norak yang lagi trending dari kamar mandi
Api asmara yang dahulu pernah membara
makin hangat bagai ciuman yang pertama
karena terlena oleh pesona alunan kopi dangdut
"Sayang, kamu nyanyi dangdut nya sambil joget?jangan lama lama!! ntar subuh nya abis lho!" teriak humaira sambil meletakkan secangkir kopi panas kesukaan suami nya di meja, lalu meraih potongan salad buah yang sudah dipersiapkan.
"Goyang dikit yang, biar nggak kaku otot!" Putra keluar dari kamar mandi dengan handuk nya yang meliliy dipinggang.
"Ih... kamu kebiasaan yang, kalo abis mandi nggak kering lap badan nya, tuh masa punggung nya masih basah aja! sini aku keringin!" omel istri nya sambik meraih handul di sebelah nya, lalu menyeka bagian bagian tubuh yang maaih basah.
__ADS_1
"Iya Mommy!" jawab Putra sambim nyengir kuda.
"Sekarng pake baju, kamu shalat dlu, abis itu sarapan ya! aku mau ganti baju dulu!" Humaira menyerahkan pakaian ganti pada suami nya.
"Lho, ngapain ganti baju?! gitu aja yang, sexy banget aku suka!" Ucap Putra sambil memakai pakaian nya satu persatu.
"Iya, aku mau jogging bentar di halaman belakang, masa kayak gini? kalo si asep intipin gimana? mau kamu aku di tonton orang kaya gini?" jawab Humaira.
"He he he, no way!! enak aja si asep, nontonin bini gue!" jawab Putra.
"Makanya! nanti abis kamu shalat aku udah balik kok, cuma bentaran doang, biar sehat aja, jangan udah nggak kerja malah kena obesitas nggak ngapa ngapain, aku tungguin kamu ya, abis tu kita sarapan bareng!" Humaira mengenakan kaos dan celana training panjang nya, lalu melangkah keluar kamar, tak lupa mengecup pipi suami nya dulu.
"Siap Boss!!" Putra segera menuju sajadah yang sudah di bentang istrinya, waktu sudah menunjukkan 05:40, kesiangan subuh nya karena kelamaan nyanyi dangdut di kamar mandi.
__ADS_1
Humaira mengesap latte nya, dan mencomot salat buah nya, sementara Putra menikmati bacaan koran nya pagi ini sambil menyeruput kopi panas nya yang tidak panas lagi,sudah hangat karena sudah lumayan lama terhidang. Mereka menjalani hati hari baru yang indah, seindah impian masa depan kedua pasangan baru itu.