Perawat Ku Istri Ku

Perawat Ku Istri Ku
kekonyolan siang itu


__ADS_3

 


Rutinitas pagi sebagai istri sudah hafal diluar kepala humaira, hampir tiga bulan mengemban status nyonya muda keluarga Ramadhan. Tidak banyak yang dikerjakan nya, sebagai seorang wanita mandiri sebelum nya dengan aktivitas padat diruang lingkup kerja membuat nya mulai bosan dan terbesit keinginan untuk kembali bekerja. Namun dia bingung bagai mana cara meminta izin kepada suami nya, kalau alasan materi pasti sudah sangat lebih dari pada cukup yang diberikan oleh Putra, jika alasan nya hanya sekedar bosan, mungkin itu bukan alasan yang tepat dan tidak masuk akal, karena dia bisa mencari kesibukan lain yang bermanfaat tentunya. Namun panggilan dunia medis tetap akan datang pada orang orang tertentu, mungkin ada rasa rindu untuk berjumpa pasien dan memberikan perawatan semasa pemulihan mereka, ya humaira mungkin rindu dengan sumpah profesi nya.


"Nak, kamu sedang apa?!" tiba tiba Mama jessika menghampiri wanita itu , entah dari mana datang mertua nya itu.


"Oh.. ini ma, aku lagi menata bunga bunga ini, minggu kemarin baru di tanam dan alhamdulilah semua subur dan tumbuh dengan baik" Humaira menjelaskan.


"Kamu wanita sejati, pencinta tanaman hias!" kekeh mama jessica.


"Aku dari dulu suka memelihara tanaman memang ma, hehehe" balas Humaira.


"Sore nanti kamu ada acara nggak? mama ada arisan dengan ibu ibu komplek, kamu bisa ikut mama?" tanya mama jessika


"Boleh ma, tapi aku ijin sama mas Putra dulu ya!" Humaira setuju, mungkin mertua nya ingin mengenalkan dirinya kepada tetangga sekitar, karena memang beliau lumayan aktiv ikut acara dikomplek tempat tinggal mereka.


"Baiklah, nanti jika sudah diijinkan kabari mama ya, kita akan keluar jam empat sore nanti." tukas mama jessika


"Baik ma, nanti aku samperin mama" ucap Humaira


"Ya udah, mama naik dulu ya, mama tinggal!" Mama jessika pamit.


"Iya ma" angguk Humaira sambil menoleh sopan.


Selang beberpa menit Humaira meraih ponsel nya dan menelepon Putra.


kring...


kring...

__ADS_1


kring...


" Hallo sayang?" Suara teduh di seberang sana terdengar begitu menenangkan telinga.


"Iya, sayang.. aku mau bilang, tadi mama ngajakin pergi ke acara ibu ibu komplek, boleh nggak?!" tanya Humaira.


"Boleh sayang, aku juga mau kabarin kamu, nanti aku pulang nya agak telat ya, ada meeting sama klien dari singapura, kamu bobo duluan aja!" jawab Putra.


"Kok lama banget yang? berarti larut dong kamu pulang nya?" Humaira mengenyitkan kening nya.


"Iya sayang" jawab putra.


"Aku bobo sendiri jadi?" Humaira merengek.


"He he he.. enggak, aku kan nanti tetap pulang kerumah."


"Aku usahain cepat balik deh.."


"Janji ya...!"


"Iya..."


"Seriu?!"


"Iya..."


"Mana kiss nya?!"


"Muachh"

__ADS_1


"Lagi!"


"Muach"


"Yang banyak!


"Muach muach muach!"


"Ha ha ha.. okey deh, aku tutup dulu telepon nya ya!"


"Iya.. "


"Assalamualaikum!"


"Waalaikumsalam!"


tut...


tut...


tut...


Panggilan itu berakhir diiringi senyam senyumnPitra di seberang sana, rasa nya dia baru saja melakukan hal konyol seumur hidup nya, masa cium hp sendiri sih? begitu batin nya, namun segera dia tersadar diruangan itu tidak hanya ada dirinya, ada Bayu dan sekretaris baru yang saling berpandangan menahan senyum menyaksikan ulah Big Boss merekanyang terkenal kejam dan sedingin es itu, ternyata bisa romantis juga


"Ternyata dia bisa juga alay gith ya?" Tatalan Karina seolah olah berkata seperti itu kepada Bayu, yang ditatap hanya mengangguk pelan sambil mengalihkan pandangan mereka yang beradu sesaat tadi.


"Ehmmm.. ehmmm....!" Putra menyadarkan dunia fantasi mereka, dan dengan cepat beralih topik pembicaraan mengenai pekerjaan mereka yang sempat tertunda beberapa saat tadi. Putra mengembalikan fokus nya untuk menutupi rasa malu yang datang, akibat hilang kontrol jika berhadapan dengan wanita pujaan hatinya itu. Siapa lagi kalau bukan Humaira tentunya.


bersambung..

__ADS_1


__ADS_2