Perjodohan Yang Aneh

Perjodohan Yang Aneh
Episode 12


__ADS_3

Mereka berlima mendengar kan cerita kehidupan Kenzo di masa lalu. Mereka tidak menyangka jika Kenzo melalui kehidupan yang sangat luar biasa. Jika berada di posisi Kenzo, mereka yakin tidak akan sanggup menjalani kehidupan lagi.


"Jadi kalian sudah tau kan, kenapa Daddy sangat posesif pada kalian," ucap Kenzo.


"Iya dad, kami paham. Jadi daddy bisa berjalan saat membuat kami," tanya Kevin.


"Hahaha iya, untung saja hasil nya bagus," jawab Kenzo.


"Daddy bagaimana bisa mommy mencintai pria seperti daddy, apakah daddy memakai pelet," tanya Justin.


"Anak ini, jika sudah berbicara sangat tidak di jaga," kata Andy.


"Hahaha adik mu memang seperti itu, iya daddy pakai pelet, pelet cinta. Jangan bilang kau penasaran dengan proses pembuatan mu."


"Iya dad aku penasaran. Nah setelah abang abang lahir daddy langsung gas lah," tanya Justin.


"Iya langsung gas, tanpa jeda, kau ya banyak sekali pertanyaan," jawab Kenzo.


Di antara anak anak nya hanya Justin yang memiliki pemikiran yang berbeda dari nya. Sikap dan tingkah laku nya juga berbeda. Inti nya Justin anak yang paling lain dari anak anak nya yang lain.


"Dad...


"Apalagi Justin, apa yang ingin kau tanyakan lagi?"


"Hahaha tidak ada, aku hanya ingin bertanya, nanti kalau menikah aku belajar enak enak dari mana?"


Harry yang sudah geram sejak tadi langsung menarik Justin, ia menarik dan mendekap Justin agar tidak banyak bicara lagi.


"Lebih baik kau diam saja," kata Harry.

__ADS_1


"Abang," teriak Justin.


"Sudah sudah kalian ajarkan lah adik kalian itu, aku ingin mengurus pernikahan kalian," ucap Kenzo dan pergi meninggalkan kamar itu.


...***...


Hari yang paling mereka tunggu telah tiba, yaitu hari pernikahan, mereka semua sudah siap untuk melakukan pernikahan teraneh sepanjang masa. Mereka berlima memakai pakaian dengan warna yang sama yaitu berwarna hitam pekat. Sedangkan Audiya memakai gaun mewah berwana putih bersih. Selama beberapa minggu juga pihak wanita dan pihak pria tidak pernah bertemu. Jadi ini pertemuan kedua bagi mereka kecuali pada Justin yang baru pertama kali bertemu.


"Jadi kami menikah dulu baru bisa bertemu dengan nya lagi," tanya Kevin.


"Iya Kevin, sudah ikuti saja apa yang daddy perintahkan," jawab Kenzo.


"Aneh aneh dan aneh," ujar Jack.


"Memang semuanya terasa sangat aneh Jack," saut Andy..


"Abang kau kenapa," tanya Justin.


Pernikahan pun di laksanakan, ntah seperti apa proses nya hanya mereka lah yang tau. Yang pasti setelah pernikahan mereka langsung melakukan pemotretan bersama. Audiya keluar dari kamar karena ia harus ikut pemotretan bersama dengan mereka berlima.


"Aku aku bisa berdiri kok," ucap Justin.


"Kau yakin," tanya Harry.


"Yakin abang aku sudah mau sembuh," jawab Justin.


Audiya berjalan mendekati mereka berlima. Mata nya benar-benar menikmati pemandangan para pria tampan yang sudah mengambil posisi. Mata Audiya terfokus pada satu pria yang tidak asing dengan nya, siapa lagi jika bukan Justin.


"Justin," ucap Audiya.

__ADS_1


"Audiya." Justin sama terkejut nya dengan Audiya.


"Kalian saling kenal," tanya Jack


"Tidak, hanya tau saja," jawab Justin sambil membuang wajahnya. Ia takut Audiya memberi tau semua pada pacar nya.


"Jadi mereka semua saudara," batin Audiya.


Pemotretan pun di lakukan, dari bersama sama sampai saling berpasangan. Audiya bisa tampil pd jika bersama dengan yang lainnya tetapi tidak jika bersama dengan Harry. Audiya langsung merasa insecure. Wajah sempurna Harry membuat nya merasa sangat gugup.


"Dia gugup," ucap Kevin.


"Mungkin dia membayangkan malam pertama dengan Harry," kata Andy.


Setelah Harry selesai sekarang giliran Justin. Justin tampak ragu foto dengan Audiya, ia sangat takut jika Audiya mengatakan semua nya pada pacar nya sekaligus sahabat dari Audiya. Ia sudah susah payah merahasiakan semua nya dari pacar nya, jangan sampai karena Audiya semua nya terbongkar.


"Justin,"" ucap Audiya.


"Hmmm aku nanti ingin berbicara dengan mu," kata Justin.


Pemotretan telah selesai, mereka semua masuk ke dalam kamar yang sama, kamar yang sehari hari mereka pakai. Audiya sangat bingung dengan semuanya, ia juga bingung apa yang terjadi setelah ini pada nya.


"Kau tidak perlu tidur dengan kami, itu di sana ada satu kamar lagi, sudah kami bersihkan kau bisa istirahat di sana," kata Andy.


"Iya, jadi di sini ada kamar di dalam kamar," tanya Audiya.


"Iya jangan bingung, kami ingin berganti pakaian," jawab Andy.


Audiya membawa koper nya masuk ke dalam kamar itu, ia cukup lega tidak satu kamar dengan mereka berlima. Audiya masih heran dengan Justin yang sekarang menjadi suami nya, berarti bisa di katakan Audiya merebut Justin dari temannya.

__ADS_1


Note : Maaf kalau ceritanya aneh, ini hanya halusinasi Author. Jangan pikirkan bagaimana mereka menikah, biarkan author saja yang memikirkan. Jika tidak suka skip saja, jangan membuat author malas nulis di sela sela pekerjaan author yang sedang rapat rapat nya.


Makasi yang sudah dukung...


__ADS_2