Perjodohan Yang Aneh

Perjodohan Yang Aneh
Tamat


__ADS_3

"Meskipun sudah hampir satu bulan kamu dirawat tetap saja tubuh mu masih indah saja," ucap Audiya.


"Hmmm aku tau apa maksud mu, ya tubuh ini sekarang milik mu." Harry kembali memeluk Audiya, saat ini orang paling bahagia di rumah ini adalah mereka berdua. Rasa cinta diantara mereka berdua masih menggebu-gebu.


"Tangan kamu sudah tidak sakit," tanya Audiya.


"Masih, belum bisa aku gerakan. Mungkin satu dua bulan lagi," jawab Harry.


Setelah berganti pakaian mereka berdua tiduran di atas ranjang. Audiya tidur di atas tubuh bagian kiri Harry yang tidak mengalami luka sedikitpun. Menghabiskan waktu berdua seperti ini memang impian mereka berdua.


"Sudah berapa lama," tanya Audiya.


"Apa nya?"


"Kamu memiliki perasaan padaku," ucap Audiya.


"Hmmmm baru baru ini seperti nya. Aku mulai cemburu saat kamu dekat dengan Justin," kata Harry.


"Kamu yakin, berarti aku duluan yang suka dengan mu," ucap Audiya sambil menatap wajah Harry.


"Tidak heran si, siapa yang tidak suka dengan ku. Aku tebak kamu suka dengan ku saat pertama kali kita bertemu, tatapan mu pada ku cukup berbeda."

__ADS_1


"Hahaha bagaimana kamu tau? kamu memperhatikan tatapan ku pada mu? Jadi diam diam kamu memperhatikan ku ya, jangan bilang kamu juga sudah mempunyai perasaan pada ku saat kita pertama bertemu," ucap Audiya.


"Tidak sayang, aku baru memiliki perasaan mu," kata Harry.


"Bisa kita melakukan nya," tanya Harry.


"Melakukan apa?" Audiya belum paham dengan yang di maksud dengan Harry.


Harry menarik Audiya ke atas, mereka berdua saling menatap sejenak, sampai tiba bibir mereka berdua saling bersentuhan. Ini ciuman pertama mereka semenjak kecelakaan yang menimpa Harry.


"Terimakasih telah hadir dalam hidup ku," ucap Harry.


Dan sudah pasti mereka melakukan hal yang seharusnya di lakukan pasangan suami istri. Kondisi Harry saat ini tidak menghalangi apapun. Harry tetap sanggup membuat istri nya berteriak.


"Aku tau apa yang kau rasakan, mungkin ini waktu nya untuk kita mencari jalan hidup kita masing-masing," kata Jack.


"Aku tidak kalau semua nya akan berakhir seperti ini, tapi memang harus seperti ini, kita tidak bisa selama nya bersama. Perpisahan di setiap pertemuan itu memang akan terjadi. Kita mempunyai jalan hidup masing-masing," ucap Kevin.


"Tidak ini bukan perpisahan, ini proses pendewasaan untuk kita. Jika kita terus bersama kita tidak akan mengerti arti kata dewasa," ujar Andy.


"Kalian pergi tanpa pamit pada ku." Harry berjalan mendekati mereka semua.

__ADS_1


"Hahaha tidak, kami masih menunggu mu," kata Justin.


"Kalian benar-benar ingin pergi," tanya Harry.


"Iya Harry, kita harus berpisah, hahaha untuk sementara waktu dan pasti kita akan berkumpul kembali," jawab Andy.


Kenzo cukup terharu melihat perpisahan anak anak nya. Ini pertama kali nya mereka akan berpisah dengan lama. Ia sudah memikirkan hal ini dengan sangat baik dan memang keputusan ini memang yang terbaik.


"Aku menyayangi kalian." Mereka berlima saling berpelukan. Pelukan terakhir sebelum mereka berlima berpisah.


"Hiks hiks abang abang janji harus mengabari aku selalu," ucap Justin.


"Iya Justin, sudah jangan menangis." Harry mengusap air mata Justin dengan tangan kiri nya.


"Sudah waktunya, selamat tinggal semua," ucap Kevin.


"Selamat tinggal." Mereka berlima berpelukan sekali.


Pada akhirnya mereka semua berpisah, perpisahan sementara yang cukup menyedihkan untuk mereka yang tidak pernah berpisah sebelum nya. Dan kisah mereka berlima sampai di sini. Terimakasih telah menyaksikan perjalanan hidup mereka berlima..


Sampai jumpa lagi di Novel lainnya.

__ADS_1


Hahahha maaf ya tamat mendadak. Bukan tidak mau melanjutkan, karena memang saya sudah tidak ada kesempatan untuk melanjutkan. Hahaha masalahnya hanya pada nama mereka yang harus di ubah. Untuk kisah selanjutnya masih author pilihkan dan akan author umumkan jika sudah ada keputusan. Sampai jumpa lagi...


__ADS_2