
Kaisar James kembali membaringkan dirinya di sebelah Ariana. Badan Kaisar James yang sebelumnya demam karena kehujanan sudah tidak panas lagi. Tetapi Kaisar James sekarang kembali panas dan dingin tetapi bukan karena demam melainkan karena berbaring di samping Ariana yang tidak memakai apa-apa, polos. Kaisar James meredam keinginan yang mulai muncul di kepalanya. Bagaimana tidak Kaisar James terpesona pada pandangan pertama kepada Ariana. Pada pandangan pertama, terpesona melihat Ariana yang sangat indah untuk dilihat. Terpampang nyata di depan mata Kaisar James. Bayangkan, Ariana yang galak dan judes itu ternyata seorang wanita. Kalau selimut yang melilit di badan Ariana tidak terlepas dan terlempar ke bawah, Kaisar James pasti tidak akan mengetahui Ariana seorang wanita. Wanita yang sangat mempesona.
Wanita yang sana dengan wanita yang selalu muncul di mimpinya. Wanita itu adalah Ariana. Kaisar James membatin dalam hatinya mengapa Ariana menyamar menjadi pria? bukankah Ariana wanita yang cantik jelita dan mempesona, indah di pandang mata. Kalau saja tidak ada insiden jatuh dari kuda dan kemudian tergigit ular, tidak mungkin Kaisar James mengetahui Ariana adalah seorang wanita.
"Ini hari keberuntunganku," batin Kaisar James di dalam hatinya. Tidak mengapa hari ini aku terjatuh dari kuda dan digigit oleh ular, sebanding rasanya walaupun sakit sekali ketika terjatuh dari kuda dan kesakitan digigit ular, dan ketakutan ular yang mengigit dirinya berbisa serta badan yang sakit karena demam. Sebanding bisa mengetahui Ariana yang ternyata adalah seorang wanita.
Kaisar James teringat ketika untuk pertama kalinya bertemu Ariana di sebuah pasar. Ariana tertabrak oleh Kaisar James, ketika Kaisar James mengejar pencuri yang mencuri dompetnya. Ariana yang bajunya terkena tumpahan susu ketika tertabrak oleh Kaisar James, mengajaknya berkelahi dan memukul wajahnya sambil berkata bahwa Ariana membenci dirinya, dan wajahnya memuakkan sehingga Ariana membencinya. Kalau begini caranya, begitu aku melamarnya, pasti Ariana akan menolak. Aku harus mencari cara agar Ariana mau menikah denganku," ujar Kaisar James.
Kaisar James lalu membuka baju dan juga membuka celananya, polos sama sekali tidak berpakaian. Pelan-pelan Kaisar James mendekatkan dirinya ke Ariana, dan dipeluknya Ariana yang juga polos tidak memakai apa-apa. Sebuah senyum muncul di wajah Kaisar James. Mau tidak mau kau akan menikah denganku Ariana," batin Kaisar James di hatinya.
Ariana merasa tidurnya sangat nyaman aman dalam sebuah pelukan. Hangat. Pelan-pelan Ariana membuka matanya, dan menyadari seseorang sedang memeluk erat tubuhnya. Mata Ariana terbelalak ketika melihat tubuhnya polos tidak memakai apa-apa. Laki-laki yang memeluknya dengan erat juga tidak memakai apa-apa, polos.
"Aah" teriakan Ariana bergema di gua itu.
Kaisar James terbangun dan menatap Ariana, dilihatnya kemarahan menyala di mata Ariana.
"Plak," terdengar bunyi saat sebuah tamparan mendarat di wajah Kaisar James.
"Apa yang kau lakukan denganku?" teriak Ariana.
__ADS_1
"Kau lupa Ariana apa yang kita lakukan semalam?" tanya Kaisar James sambil mengusap pipinya yang baru saja ditampar Ariana.
"Bukankah kita baru saja melewati malam kebersamaan kita? tanya Kaisar James.
"Bohong," jerit Ariana.
Kaisar James kemudian menjelaskan untuk apa Kaisar James berbohong. Ariana dan dirinya sudah menghabiskan malam bersama, Ariana sudah menjadi miliknya.
"Tidak mungkin," ujar Ariana sambil menggelengkan kepalanya.
Kaisar James kemudian berkata Ariana bisa mengecek selimut yang mereka jadikan alas untuk tidur dan Ariana bisa merasakan sendiri bagaimana keadaan badannya, ada rasa nyeri atau tidak.
Ariana yang masih sangat lugu itu mulai terperdaya oleh Kaisar James. Berciuman saja Ariana belum pernah, apalagi sampai melakukan aktivitas intim secara bersama-sama. Ariana merasakan rasa nyeri dan pegal di pinggulnya. Badan Ariana juga pegal-pegal semua. Ariana dengan segera mengecek selimut yang berwarna putih, yang dijadikan alas tidur tersebut, dan ternyata ada noda darah di tempat Ariana berbaring. Ariana panik seketika ketika melihat bisa darah tersebut.
"Kau laki-laki kurang ajar," jerit Ariana.
Ariana maju dan memukul Kaisar James, namun Kaisar James dengan cepat merengkuh kedua belah tangan Ariana dan membawa Ariana ke dalam pelukannya.
"Aku tidak berkeberatan kita mengulanginya lagi Ariana," ujar Kaisar James sambil menatap mesra Ariana.
__ADS_1
"Lepaskan aku laki-laki kurang ajar," jerit Ariana.
Namun jeritan itu tidak dipedulikan oleh Kaisar James. Kaisar James mencium Ariana dengan paksa, dengan penuh gairah. Ariana belum pernah diciumi oleh siapa pun termasuk oleh David, tunangannya.
Kaisar James yang belum pernah mencium wanita manapun dalam hidupnya, sangat menikmati ciuman pertamanya. Ariana gadis pertama yang diciumnya.
Perlahan-lahan kewarasan pikiran Kaisar James mulai menghilang. Kaisar James takut Ariana tidak mau menerima lamarannya menjadi istrinya, dan melihat reaksi penolakan Ariana terhadap kebohongan Kaisar James, akhirnya Kaisar James memaksa mencium Ariana. Ariana yang tidak menduga Kaisar James akan menciumnya hanya bisa pasrah dicium oleh Kaisar James.
Segera Kaisar James membawa Ariana ke dalam pelukan Kaisar James. Ariana hanya diam saja dalam pelukan Kaisar James.
"Maafkan aku, Ariana. Aku melakukannya supaya kau tidak menolak untuk menjadi istriku," ujar Kaisar James.
Kaisar James mengatakan kepada Ariana bahwa pagi ini mereka akan pulang ke istana, dan akan langsung menikah supaya hubungan mereka resmi menjadi suami istri dan Ariana langsung dilantik sebagai permaisuri. Ariana harus langsung masuk dan tinggal di dalam istana, dan tidak boleh pernah meninggalkan Kaisar James seumur hidup. Harus setia dan berada di sisi Kaisar James selamanya.
'Aku sangat mencintaimu Ariana," ujar Kaisar James.
Kaisar James kemudian mengatakan kepada Ariana bahwa Kaisar James belum pernah mencintai wanita seumur hidupnya. Baru kali ini Kaisar James jatuh cinta, ya hanya jatuh cinta kepada Ariana. Kaisar James bahkan belum pernah intim seperti yang dilakukannya dengan Ariana. Ariana wanita pertama yang membuatnya bisa seintim ini. Hanya dengan Ariana.
Ariana hanya terdiam mendengar penjelasan Kaisar James. Ariana benci Kaisar James mengambil keuntungan dari dirinya ketika terjebak dalam gua bersama-sama. Ariana teringat kepada David, ketika David melakukannya dengan sahabatnya, Wina. Ah sungguh sial, kenapa aku melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan David dan Wina, kenapa dengan Kaisar James yang wajahnya mirip David. Kenapa harus dengan Kaisar James?" batin Ariana dengan merana di dalam hatinya.
__ADS_1
"Aku membenci Kaisar James," batin Ariana dengan galau. Ariana akhirnya jatuh terperangkap dalam jebakan cinta Kaisar James.
"Semoga Ariana bisa percaya bahwa antara kami berdua tadi malam telah terjadi sesuatu. Tipe Ariana adalah wanita yang keras hati, sehingga aku memilih cara membohongi Ariana supaya Ariana mau menjadi istriku. Jika dilamar tanpa memakai siasat apapun pasti aku akan ditolak Ariana, batin Kaisar James di dalam hatinya.