
Permaisuri Ariana yang akhirnya ditolong oleh pengawal dan pelayan pribadi Ariana pada saat Permaisuri Ariana terpeleset saat menginjakkan langkah kaki pertamanya di anak tangga yang ternyata licin karena dilumuri oleh minyak goreng, beranjak ke kamarnya. Permaisuri Ariana membatalkan niatnya untuk berkunjung ke taman villa. Saat ini Permaisuri Ariana merasa pinggangnya sangat linu dan badannya menjadi lelah. Untuk berjalan saja Permaisuri Ariana merasa lelah, tetapi Permaisuri Ariana memaksakan diri untuk kuat.
Tadi pagi Permaisuri Ariana merasa dirinya baik-baik saja, badannya terasa kuat tetapi setelah Permaisuri Ariana nyaris terpeleset di anak tangga pertama dan bertahan untuk tidak tergelincir di anak tangga kedua, maka saat ini yang dirasakan oleh Permaisuri Ariana adalah pegal dan lelah.
"Kita kembali ke kamar," ujar Permaisuri Ariana.
"Saya lelah dan
Permaisuri Ariana masuk ke kamarnya diiringi oleh dua orang pelayan pribadi Permaisuri Ariana.
"Tolong bantu Saya mengganti baju dan tolong ambilkan air untuk rnencuci tangan dan kaki Saya," ujar Permaisuri Ariana.
"Saya sangat lelah," ujar Permaisuri Ariana.
Kedua pelayan tersebut membantu Permaisuri Ariana mengganti gaunnya dengan sebuah gaun tidur dari sutra berwarna ungu. Mereka juga mengambilkan baskom yang berisikan air untuk mencuci tangan dan kaki Permaisuri Ariana.
Setelah Permaisuri Ariana membasuh kedua tangan dan kakinya, baskom air tersebut segera dibawa oleh kedua pelayan pribadi Permaisuri Ariana.
Setelah kedua pelayan tersebut kembali ke dalam kamar, Permaisuri Ariana menyuruh mereka untuk menunggu di dalam kamar dan duduk di kursi di kamar tersebut, sambil menunggu Kaisar James datang.
Permaisuri Ariana merebahkan badannya ke atas ranjang, tubuhnya terasa sangat lelah dan pinggangnya terasa linu.
"Apakah karena aku sedang hamil muda?" batin Ariana di dalam hatinya.
"Badanku lelah dan pinggangku terasa linu," batin Ariana kembali di dalam hatinya.
"Siapa yang ingin mencelakakan aku?" batin Ariana di dalam hatinya.
Ariana merasa selama ini belum pernah menyakiti siapa-siapa selama berada di istana setelah masuk ke dalam istana dan apalagi ketika masih berada di Kastil Jenderal Ryan White.
"Tunggu dulu," batin Ariana yang tiba-tiba teringat sesuatu.
"Bukankah dulu di tepi hutan, ada seorang Selir yang langsung diceraikan oleh Yang Mulia ketika menertawakan kami?" batin Ariana kembali.
__ADS_1
Rasanya cuma Selir Anne yang pernah secara tidak langsung berurusan dengan Ariana. Itupun yang menceraikan Selir Anne di depan umum adalah Kaisar James bukan Ariana yang mempermalukan Selir Anne, demikianlah yang berkecamuk di pikiran Ariana.
"Aku harus mencari tahu," batin Ariana.
Permaisuri Ariana akhirnya terlelap di tempat tidur berukuran besar itu. Tidur adalah pilihan Permaisuri Ariana karena badannya sangat lelah dan pinggangnya juga linu.
Sementara itu diluar kamar, tepatnya di ruangan yang dipakai rapat oleh Kaisar James dan pejabat utama, bertepatan dengan selesainya rapat tersebut, seorang pengawal masuk dan menghadap Kaisar James. Pengawal tersebut setelah memberi hormat kepada Kaisar James memberitahukan bahwa Permaisuri Ariana terpeleset di tangga menuju taman di villa.
Kaisar James sangat terkejut mendengar perkataan pengawal tersebut. Kaisar James sangat khawatir tentang keadaan Permaisuri Ariana, dan bayi di dalam kandungan Permaisuri Ariana.
Permaisuri Ariana apakah sampai terjatuh?" tanya Kaisar James dengan suara yang keras
"Tidak Yang Mulia,' ujar pengawal tersebut dengan cepat.
"Kenapa bisa jatuh?" tanya Kaisar James dengan suara yang keras.
"Tangga sangat licin yang Mulia, sepertinya ada yang melumuri tangga dengan minyak goreng," ujar pengawal tersebut.
"Apa?" tanya Kaisar James dengan terkejut.
"Siapa yang berani mencelakakan Permaisuri Ariana?" tanya Kaisar James kembali.
Kaisar James mengeluarkan perintah agar kejadian di tangga diperiksa dan dicari tahu siapa dalangnya. Mencelakai seseorang dengan melumurii tangga dengan minyak goreng adalah kejahatan dan kejahatan itu manjadi semakin berat jika targetnya adalah Permaisuri Ariana, istri penguasa dari negara ini.
Setelah selesai memberikan perintah untuk menyelidiki siapa yang melumuri tangga dengan minyak goreng, Kaisar James langsung bergegas meninggalkan ruang pertemuan. Hatinya sangat khawatir mendengar Permaisuri Ariana hampir terpeleset ketika hendak mengunjungi taman. Kaisar James memasuki kamar dan Kaisar James melihat Permaisuri Ariana sedang tertidur.
"Apakah Permaisuri Ariana tidak terjatuh di saat terpeleset di tangga?" tanya Kaisar James dengan suara pelan kepada kedua pelayan Ariana.
"Tidak Yang Mulia hanya terpeleset di saat menginjak anak tangga pertama tetapi tidak sempat terjatuh, Permaisuri Ariana mencengkram pegangan anak tangga saat terpeleset," ujar kedua pelayan pribadi Ariana.
"Bagaimana bisa terpeleset?" tanya Kaisar James.
"Lantai tangga sangat licin Yang Mulia,' ujar kedua pelayan itu bersamaan.
__ADS_1
"Ada yang melumuri anak tangga dengan minyak goreng," ujar kedua pelayan itu bersamaan.
"Permaisuri ada mengeluh setelah hampir terpeleset?" tanya Kaisar James.
"Ada, Yang Mulia Permaisuri Ariana mengeluh badannya lelah dan pinggangnya linu," jawab pelayan pribadi Ariana.
Kaisar James langsung berwajah keras ketika mendengar jawaban kedua pelayan pribadi Ariana. Kedua pelayan pribadi Ariana menundukkan kepala.
"Maafkan kami karena lalai menjaga Permaisuri Ariana," ujar Kedua pelayan pribadi Ariana.
"Kalian boleh keluar," ujar Kaisar James.
Kedua pelayan pribadi Ariana memberi hormat dan lalu mengundurkan diri keluar dari kamar Permaisuri Ariana dan Kaisar James.
Kaisar James duduk di tepi ranjang dan memandangi Permaisuri Ariana uang sedang tertidur.
"Siapa yang berani mencelakakan dirimu, Ariana?' tanya Kaisar James.
Kaisar James merasa ada yang aneh dengan kejadian tangga yang licin karena dilumuri minyak goreng. Jika Permaisuri Ariana adalah target dari seseorang untuk mencelakai Permaisuri Ariana supaya Permaisuri Ariana terjatuh dari tangga dengan cara melumuri tangga dengan minyak goreng supaya tangga menjadi licin, maka pelaku pasti mengetahui Permaisuri sering lewat tangga tersebut untuk ke taman, dan mengetahui pasti jam berapa Permaisuri Ariana lewat.
"Siapa yang diam-diam mengamati Permaisuri Ariana?" batin Kaisar James di dalam hati.:
Kaisar James sangat khawatir dengan Permaisuri Ariana. Permaisuri Ariana sedang hamil muda dan jatuh sama sekali tidak boleh terjadi pada calon ibu.
"Siapa yang membenci Permaisuri Ariana?" tanya Kaisar James di dalam hatinya.
Atau target sesungguh adalah aku?" tanya Kaisar James di dalam hatinya.
Kaisar James mengetahui Permaisuri Ariana sama sekali tidak pernah bermasalah dengan siapa-siapa. Permaisuri Ariana belum pernah ribut atau bersitegang dengan siapa-siapa?
Kaisar James membatin di dalam hatinya bahwa Ariana memang tidak pernah mencari masalah dengan siapa-siapa, mungkinkah target sesungguhnya adalah aku? tanya Kaisar James.
Kaisar James memandangi Permaisuri Ariana yang sedang tertidur dengan lelapnya.
__ADS_1
"Masalah ini akan diselidiki dan pelaku yang melumuri tangga dengan minyak goreng akan ditangkap," batin Kaisar James di dalam hatinya.