
Ariana yang sudah selesai membuka gaun pengantinnya dan mengganti gaunnya dengan gaun yang santai akhirnya hanya terdiam saja, sambil duduk di depan meja rias. Ariana bingung karena baru pertama kali satu kamar dengan suaminya Kaisar James. Kaisar James yang melihat istrinya hanya termenung saja, akhirnya menyuruh Ariana untuk mandi saja supaya badan Ariana yang lelah kembali menjadi segar. Ariana akhirnya masuk ke dalam sebuah ruangan yang juga terdapat dalam kamar tersebut. Ruangan itu adalah kamar mandi dengan sebuah bath up mandi yang besar.
"Mandi Ariana, biar segar badannya dan air dalam bath up ini air hangat," ujar Kaisar James.
"Yang Mulia bagaimana?" tanya Ariana.
"Sudah masuk sana," ujar Kaisar James.
Kaisar James tidak menyukai mandi di malam hari dan cukup berganti pakaian saja. Kaisar James menyuruh Ariana untuk mandi hanya untuk mengerjai Ariana.
Permaisuri Ariana akhirnya masuk ke dalam bath up yang terbuat dari marmer yang berukuran besar itu. Air hangat yang memenuhi bath up membuat badan Ariana yang sudah teramat lelah menjadi segar kembali. Air dalam bath up juga dipenuhi dengan kelopak.binga Mawar. Segera saja Ariana memejamkan matanya.
Kaisar James tentu saja likut masuk ke dalam kamar mandi tersebut, dan berniat mengejutkan Ariana sebagai ganti permintaan Ariana untuk bersabar sampai besok.
"Aku sudah berjanji untuk sabar malam ini, awas saja besok pagi Ariana," batin Kaisar James dalam hati.
Ariana merasa ada yang ikut masuk ke dalam kamar mandi dan kemudian membuka matanya, kaget melihat Kaisar James sudah ikut berdiri di depan bath up dan tersenyum dihadapannya.
"Yang Mulia mau apa?" tanya Ariana sa
"Mandi Ariana, badanku juga teramat lelah dan berendam air panas bisa melegakan badanku kembali," ujar Kaisar James dengan santainya.
Tentu saja Kaisar James hanya mengerjai Ariana karena Kaisar James ingin mengusili istrinya, Ariana.
Ariana yang kesal melihat ulah Kaisar James menyiram Kaisar James dengan satu gayung air, kebetulan gayung itu ada di dekat Ariana yang lagi berendam.
"Byur, satu gayung air itu tepat mengenai wajah Kaisar James.
__ADS_1
"Ha,ha,ha," tawa Ariana lepas ketika melihat wajah Kaisar James yang basah kuyup.
Kaisar James mengusap wajahnya yang basah terkena siraman air oleh Ariana. Kaisar James balas menyiram wajah Ariana dengan air, dan juga ikut menertawakan Ariana yang wajahnya basah kuyup terkena siraman air oleh Kaisar James.
"Sudah, Permaisuri kita berhenti main air dan Ariana selesaikan mandi kemudian aku ingin tidur karena hari sudah malam, aku capek," ujar Kaisar James.
"Ayo Ariana sudah mandinya, jangan kelamaan ini sudah malam," ujar Kaisar James sambil beranjak keluar dari kamar mandi.
Ariana yang mendengar suaminya beranjak keluar dari kamar mandi, juga keluar dari bath up dan membilas badannya kemudian mengambil sebuah handuk dan mengeringkan badannya. Ariana melilitkan handuk tersebut ke badannya dan kemudian keluar dari kamar mandi.
Ariana ketika masuk ke dalam kamar melihat suaminya, Kaisar James sudah berganti baju dan sedang berbaring di tempat tidur besar yang bertaburan kelopak bunga mawar.
"Aku ingin mengganti gaun untuk tidur, Yang Mulia," ujar Ariana.
"Ganti saja, Ariana tidak usah malu-malu karena aku adalah suamimu," ujar Kaisar James.
Ariana yang melihat suaminya, Kaisar James membalikkan badan dan kemudian membuka lemari pakaian besar yang terdapat di kamar tersebut dan mengambil sebuah gaun tidur panjang yang terbuat dari satin berwarna hijau botol, dan memakainya. Gaun tidur tersebut serasi sekali dengan kulit Ariana White yang putih mulus dan rambut Ariana White yang berwarna coklat. Ariana White menyemprotkan sedikit parfum ke belakang telinga, kedua pergelangan tangannya, dan belakang leher. Ariana kemudian duduk di meja rias, dan membersihkan sisa.make up yang masih menempel di wajahnya dan membubuhkan krim malam di wajahnya. Setelah selesai Ariana naik ke atas tempat tidur menyusul suaminya Kaisar James.
"Aku memegang janji Ariana, kita akan tidur malam ini. Kita hanya tidur," ujar Kaisar James.
Ariana yang mendengar perkataan Kaisar James, akhirnya tidak khawatir dan ikut naik ke atas tempat tidur. Ariana juga ingin tidur karena tubuhnya sangat lelah dengan prosesi perkawinan antara dirinya dan Kaisar James yang baru saja dilangsungkan. Belum lagi gaun pengantin yang dikenakan oleh Ariana juga lumayan berat, sehingga badan Ariana sungguh lelah. Make up yang dipakai di wajahnya juga membuat dirinya tidak nyaman. Sungguh hari ini sangat melelahkan.
"Kaisar James membuka tangannya dan meraih Ariana agar masuk ke dalam pelukannya. Ariana White menurut dan masuk ke dalam pelukan Kaisar James.
Kaisar James berdebar-debar ketika memeluk Ariana dalam pelukannya Kaisar James berusaha menahan dirinya yang sudah terlanjur berjanji pada Ariana untuk tidak mempersatukan diri mereka malam ini.
"Wangi sekali dirimu Ariana," ujar Kaisar James sambil membenamkan wajahnya di rambut Ariana.
__ADS_1
"Apa dirimu menyesal menikah denganku, Ariana?" tanya Kaisar James.
"Biasa saja Yang Mulia, bahagia tidak, sedih pun tidak, sudah kepalang basah," ujar Ariana dengan terus terang.
"Aku mencintaimu, Ariana," ujar Kaisar James sambil mencium bibir istrinya, Ariana.
Ariana juga membalas ciuman tersebut, dan kedua belah tangan Kaisar James sudah memegangi wajah Ariana. "James," ucap Ariana.
Kaisar James berhenti mencium Ariana dan memeluk istrinya dan mengajaknya tidur karena hari sudah sangat malam.
"Tidurlah Ariana," ujar Kaisar James.
Besok pagi-pagi sekali Kaisar James akan meminta haknya sebagai suami. Malam ini sesuai janji, Kaisar James tidak akan meminta haknya sebagai suami Ariana. Kaisar James menghentikan ciumannya karena takut tidak bisa menahan diri lagi.
"Beristirahatlah hari sudah malam," ujar Kaisar James kepada istrinya, Ariana.
"Besok, aku akan menjalankan kewajibanku sebagai istri Yang Mulia," ujar Ariana.
Ariana yang sudah teramat lelah tertidur dalam pelukan Kaisar James. Kaisar James yang belum tidur memandangi wajah istrinya, Ariana.
"Aku akan membuatmu jatuh cinta kepadaku Ariana," ujar Kaisar James.
Kaisar James mendesah di dalam hatinya. Perjuangannya untuk meraih cinta Ariana pasti tidak mudah tetapi perlahan-lahan benih-benih cinta di hati Ariana pasti akan tumbuh untuknya. Bagaimanapun Ariana adalah istrinya dan kebersamaan diantara mereka pelan-pelan akan membuat Ariana mencintainya.
"Aku membohongimu Ariana, karena ingin memiliki selamanya dan akhirnya kau menjadi istriku tanpa ada cinta di hatimu," batin Kaisar James di dalam hatinya.
"Tidurlah yang nyenyak, istriku sayang," batin Kaisar James di dalam hatinya sambil mencium kening Ariana. Besok pagi adalah hari kebersamaan kita untuk pertama kalinya. Besok kau menjadi milikku selamanya. Itu juga yang pertama bagiku. Sebelumnya aku paling tidak suka dekat-dekat dengan wanita tetapi denganmu aku jatuh cinta Ariana. Aku tergila-gila kepadamu sejak mengetahui dirimu seorang wanita dan wanita yang sama dengan wanita dalam mimpiku, batin Kaisar James di dalam hatinya.
__ADS_1