
Anne merasa suasana hatinya sangat buruk, kehamilan membuatnya selalu muntah-muntah di pagi hari. Kepalanya pusing, baru di siang hari semuanya terasa lebih baik, pusing dan mual yang dirasakan Anne berkurang akan tetapi di pagi hari Anne merasa mual dan muntah yang dirasakannya sangat menyiksa.
Anne sangat kesal karena rencananya untuk mencelakai Permaisuri Ariana belum dapat dilaksanakan. Mila beberapa hari ini tidak ada dimana-mana. Mila tidak datang ke rumah Anne dan tidak ada dimana-mana di tempat-tempat yang seharusnya Mila biasa berada. Anne sudah bertanya dan mencari kesana sini tetapi tidak pernah menemukan Mila.
"Kemana Mila sudah berhari-hari ini tidak kelihatan," ujar Anne sambil menggerutu mengekspresikan kemarahan yang ada di hatinya.
"Aku perlu meminta pertolongan Mila untuk mendorong Permaisuri Ariana agar jatuh ke air dan tenggelam, tetapi Mila tidak ada dimana-mana," ujar Anne sambil bersungut-sungut kesal.
"Biar aku melakukan sendiri untuk rencana mencelakai Permaisuri Ariana tanpa bantuan dari siapapun," gumam Anne di dalam hatinya.
Anne mendadak teringat Anne mempunyai sebotol racun yang dibawanya dari negaranya pada saat Anne masuk ke dalam istana. Tidak ada seseorang pun yang mengetahui Anne mempunyai dan menyimpan sebotol racun bahkan suami Anne sendiri, Menteri Kenzo tidak mengetahui Anne menyimpan racun di rumah Menteri Kenzo.
__ADS_1
Anne menatap dua kotak di meja yang berada dihadapannya, dan Anne memutar meja itu sehingga dua kotak yang berisikan roti Croissant sudah berada di hadapan Anne. Anne mengetahui Permaisuri Ariana sangat menyukai roti Croissant. Anne sangat senang sungguh keberuntungan Anne mempunyai sebotol racun di rumah. Racun itu sangat keras dan mematikan. Mematikan secara perlahan-lahan. Efek yang ditimbulkannya hanya membuat tubuh orang yang diracuni oleh racun itu tewas dengan tubuh yang membiru. Tanpa ada muntah dan tanpa kejang. Hanya merasa sulit untuk bernapas dan perlahan-lahan dalam waktu satu hari akan meninggal. Racun itu terbuat dari ekstrak bunga yang tumbuh di hutan. Ibu dari Anne sangat ahli dalam tumbuh-tumbuhan dan pandai membuat ramuan obat dari tumbuhan termasuk juga pandai membuat racun dari tumbuhan. Sejak kecil Anne selalu ikut menemani ibunya dalam ruangan kerja ibunya. Anne juga dapat meracik racun dari ekstrak bunga. Kalau hanya diracuni satu buah roti saja tentu tidak akan meninggalkan jejak karena roti tersebut pasti dimakan habis oleh Permaisuri Ariana. Tiga buah roti yang lain yang ada dalam kotak kue tersebut tidak mengandung racun. Menurut yang Anne dengar, Permaisuri Ariana sangat menyukai roti Croissant pasti Permaisuri Ariana akan menghabiskan roti Croissant tersebut sampai habis.
Anne mengambil sebuah jarum panjang dari kotak penyimpanan jarum yang diambil Anne dari kamar. Jarum panjang itu kemudian diletakkan Anne di atas meja dan Anne membuka tutup botol racun tersebut dan memasukkan jarum tersebut dalam.botol racun tersebut. Anne memperhatikan jarum itu telah tertutup oleh racun sebanyak tiga per empat dari panjang jarum. Anne mengeluarkan jarum tersebut dan mengambil sebuah roti Croissant dan Anne dengan perlahan-lajan menusukkan jarum panjang tersebut ke dalam roti Croissant. Anne membiarkan jarum tersebut diam sesaat dalam roti Croissant dan kemudian setelah dua detik berlalu, Anne dengan perlahan-lahan menarik jarum panjang itu keluar. Anne tersenyum melihat hasil kerjanya sempurna. Tidak mencurigakan.
Anne tersenyum puas dan kemudian merapikan kotak yang berisi kue Croissant tersebut, dan Anne kemudian mengelap jarum tersebut dengan sapu tangan Anne. Anne kemudian berjalan kembali masuk ke dalam kamarnya sambil membawa botol racun tersebut dan kembali menyimpan botol racun itu di tempat yang sangat tersembunyi, di lantai ada dua buah keramik yang bisa dilepas dan di dalamnya terdapat lubang kecil untuk menyimpan sesuatu. Anne menaruh botol kecil berisikan racun ke dalam lubang tersebut. Hati Anne sangat yakin rencananya kali ini mencelakakan Permaisuri Ariana pasti berhasil.
Anne kemudian melangkah ke dalam kamar mandi yang terletak di dalam kamar Anne. Anne merasa mual sehingga Anne bergegas masuk ke dalam kamar mandi.
Seorang pelayan Anne bergegas masuk ke ruangan tengah tempat Anne tadi berada dan mulai mengelap debu-debu yang berada pada ruangan. Perabot-perabot yang berada di ruangan tengah itu dilap oleh pelayanan tersebut dengan sebuah lap yang berada di tangan pelayan tersebut. Pelayan itu juga tidak lupa mengelap meja putar tempat kedua kotak yang berisi Roti Croissant. Pada saat meja itu dilap, meja itu diputar oleh pelayan tersebut untuk mempermudah pekerjaan pelayan pada saat mengelap meja. Pelayan tersebut bekerja dengan cepat dan cekatan, dan sebentar saja pelayan tersebut telah menyelesaikan tugasnya mengelap perabotan-perabotan yang berada di ruang tengah.
"Aku harus segera menyelesaikan pekerjaanku yang lain yaitu mencuci pakaian-pakaian kotor milik Menteri Kenzo dan Nyonya Anne," batin pelayan yang baru saja selesai mengelap perabotan di ruang tengah.
__ADS_1
Pelayan tersebut kemudian bergegas keluar dari ruang tengah dan bergegas melangkah kembali ke belakang, menuju tempat untuk mencuci pakaian, di belakang pakaian-pakaian kotor sudah direndam dalam sebuah baskom besar siap untuk segera dicuci.
Sementara itu, Anne yang berada dalam kamar mandi sedang muntah-muntah sampai Anne merasa badannya sangat lemas. Kehamilan Anne sungguh sangat menyiksa Anne.
"Perutku mual sekali," ujar Anne sambil memegangi perutnya.
"Mengapa aku mual begitu hebat?"batin Anne di dalam hatinya. Peluh mulai menetes di dahi Anne. Anne yang akhirnya selesai muntah-muntah kemudian berkumur dan mencuci wajahnya dengan air yang berada dalam ember. Anne merasa badannya menjadi lebih enak setelah perutnya sudah tidak terasa mual.
Anne bergegas melangkah keluar dari kamar mandi dan bergegas berjalan ke meja kecil yang terdapat di sisi tempat tidur. Ada cangkir yang berisikan ramuan hangat untuk meredakan rasa mual Anne. Anne harus meminumnya supaya badan Anne terasa lebih segar. Anne duduk di pinggir tempat tidur, dan mengambil cangkir dan kemudian Anne meminum ramuan pereda mual tersebut. Rasa hangat memenuhi perut Anne setelah meminum ramuan tersebut. Anne meletakkan kembali cangkir tersebut setelah ramuan pereda mual tersebut telah habis diminum oleh Anne. Anne bergegas membaringkan tubuhnya sebentar di atas ranjang setelah itu Anne akan berganti pakaian dan berdandan untuk menemui Permaisuri Ariana mengantarkan Roti Croissant kesukaan Permaisuri Ariana.
"Rencana untuk mencelakai Permaisuri Ariana kali ini pasti berhasil," batin Anne di dalam hatinya.
__ADS_1
Anne tertawa terbahak-bahak setelah sekian lama rencananya untuk mencelakai Permaisuri Ariana akan berhasil.
.