Permaisuri Yang Dingin Tetapi Sangat Kucintai

Permaisuri Yang Dingin Tetapi Sangat Kucintai
Part 17 Malam Pertama


__ADS_3

Kereta kuda yang membawa Kaisar James dan Permaisuri Ariana berjalan perlahan-lahan, menuju sebuah vila milik Kaisar James yang berada di pinggir laut. Kajsar James bermaksud mengajak istrinya, Permaisuri Ariana berbulan madu. Suasana romantis di pinggir pantai sungguh sesuai bagi pasangan yang baru saja menikah. Ariana White, pasti akan menyukai berbulan madu di tepian pantai yang keindahannya memukau mata.


Kereta kuda itu terus berjalan perlahan-lahan, dan Kaisar James seperti biasanya memeluk Ariana di dalam pelukannya. Menciumi bibir Ariana.


"Yang Mulia, kita jangan terus berpelukan begini," ujar Ariana sambil melepas dirinya dari pelukan Kaisar James.


"Kenapa Permaisuri?" tanya Kaisar James yang mulai memahami istrinya, tidak terlalu suka berdekatan dengan dirinya.


Tetapi, apapun itu Ariana, aku akan menaklukanmu supaya bisa jatuh cinta kepadaku. Tergila-gila kepadaku, merindukanku bila kita sedang berjauhan," batin Kaisar James.


"Yang Mulia, sabar dahulu, besokkan masih bisa Yang Mulia," ujar Ariana.


"Bisa melakukan apa besok?" tanya Kaisar James dengan gemas kepada istrinya Ariana yang terkadang membuat hati Kaisar James merana, lagi terhanyut ketika mencium bibir Ariana yang rasanya manis, disuruh berhenti dan melanjutkan besok.


"Besok Yang Mulia boleh melakukannya, menyatukan diri kita sepuas hati Yang Mulia," ujar Ariana.


"Baiklah, besok pagi-pagi sekali aku akan melakukannya sepuas hatiku, Permaisuri, berulang-ulang kali," batin Kaisar James.


"Baik, berarti malam ini aku boleh melakukan apapun terhadapmu Ariana, kecuali menyatukan diri kita berdua?"tanya Kaisar James dengan usil.

__ADS_1


"Iya, apa saja boleh kecuali menyatukan diri malam ini," ujar Ariana.


"Aku sangat lelah, Yang Mulia," ujar Ariana lagi sambil menghela napas.


Ariana sama sekali tidak habis pikir kemarin di hutan kan sudah Yang Mulia James melakukannya. Kenapa hari ini. begitu bersemangat lagi?" batin Ariana di dalam hatinya.


Ariana White adalah gadis polos yang sama sekali belum pernah berpacaran apalagi berciuman demikian juga di.masa depan di tahun 2023, Ariana sama sekali tidak pernah melakukan apa-apa dengan David walaupun Ariana dan David bertunangan. Berciuman saja tidak pernah, apalagi melakukan hal yang lebih intim. Jangan heran jika Ariana White begitu polos dan lugu.


Kereta kuda kerajaan yang membawa Kaisar James dan Permaisuri Ariana akhirnya sampai di vila di tepi pantai. Vila tersebut sangat besar dan mempunyai arsitektur yang bergaya klasik khas bangunan dengan arsitektur abad ke 18. Villa tersebut ditopang oleh pilar besar berwarna putih di bagian depannya. Tampak pepohonan Cemara yang berwarna hijau terpelihara dengan baik di sisi kanan dan sisi kiri villa tersebut. Sebuah air mancur juga terletak di bagian depan vila. Yang paling indah dari villa tersebut adalah villa tersebut mempunyai pemandangan yang menghadap ke arah laut lepas.


Gerbang dari villa tersebut sebut sudah dibuka oleh penjaga dan juga pengawal yang bekerja di villa tersebut. Kereta kuda yang membawa Kaisar James dan Permaisuri Ariana bergegas perlahan memasuki gerbang villa dan akhirnya berhenti di bagian depan villa. Kaisar James bergegas turun duluan dan kemudian membantu Ariana untuk turun dengan mengulurkan tangannya, tetapi Permaisuri Ariana tidak menyambut uluran tangan Kaisar James dan memilih turun sendiri.


"Permaisuri ngambek," batin Kaisar James yang melihat Permaisuri Ariana yang tidak mau menyambut uluran tangan Kaisar James.


Permaisuri Ariana melupakan ekor gaun pengantinnya yang panjang beserta high heels yang sedang dipakai olehnya, alhasil Permaisuri Ariana malah jatuh tersandung ketika hendak turun dari kereta. Beruntung saja Kaisar James dengan sigap menyambut Permaisuri Ariana yang terjatuh sehingga Permaisuri Ariana malah terjatuh ke dalam pelukan Kaisar James.


Tatapan mata Permaisuri Ariana bertemu dengan tatapan mata Kaisar James, keduanya saling bertatapan dengan Permaisuri Ariana masih dalam pelukan Kaisar James. Momen manis ini sama sekali tidak disia-siakan oleh Kaisar James yang langsung saja membopong Permaisuri Ariana dan terus melangkah masuk ke dalam villa.


Permaisuri Ariana terdiam dalam pelukan Kaisar James yang juga membopongnya masuk dalam Kamar. Pintu Kamar tersebut sudah dalam keadaan terbuka lebar dan dua orang pengawal yang berjaga di depan pintu kamar memberikan penghormatan ketik Kaisar James membopong Permaisuri Ariana masuk ke dalam kamar. Pintu kamar tersebut segera ditutup oleh kedua pengawal yang berjaga di depan pintu. Semua pengawal yang sedang bertugas di villa malam ini memahami ini adalah malam pertama antara Kaisar James dan Permaisuri Ariana. Kaisar James yang cuek dan dingin tersebut ternyata sangat tergila-gila kepada Permaisuri Ariana yang baru saja dinikahinya. Bayangkan Kaisar James sampai tergesa-gesa membopong Permaisuri Ariana ke dalam kamar. Malam ini Kaisar James pasti melepaskan keperjakaannya kepada Permaisuri Ariana. Senyum membayang di wajah kedua pengawal yang berjaga di depan pintu begitu pula dengan seluruh pengawal kerajaan yang ikut ke villa dan menyaksikan Kaisar James membopong Permaisuri Ariana masuk ke dalam kamar. Tidak lama lagi pewaris tahta kerajaan ini pasti segera lahir.

__ADS_1


Kaisar James membaringkan Permaisuri Ariana di atas ranjang besar yang terletak di dalam kamar tersebut. Kaisar James segera saja mencium bibir Permaisurinya yang sedang terbaring tersebut. Ciuman yang mesra diberikan Kaisar James kepada istrinya, Ariana.


"Ariana," nama istrinya terucap dari bibir Kaisar James yang sedang menyelusuri wajah permaisuri Ariana dengan jari jemari tangan Kaisar James.


'Yang Mulia, ingat janji Yang Mulia," ujar Ariana.


Jari jemari tangan Kaisar James terus menelusuri gaun Ariana, perlahan-lahan melepas kancing-kancing yang ada di bagian depan gaun tersebut.


"Yang Mulia mau apa?" tanya Permaisuri Ariana sambil memukul jari tangan Kaisar James yang sedang membuka kancing yang berada di depan gaun pengantinnya.


"Membantumu membuka gaun pengantin," ujar Kaisar James yang kembali membuka kancing-kancing yang ada pada bagian depan gaun pengantin yang dipakai Ariana.


Kaisar James membatin di dalam hatinya untuk mengerjai Permaisuri Ariana habis-habisan. Biar saja Ariana panik mengira mau diapa-apakan pada saat ini.


"Yang Mulia," seru Permaisuri Ariana ketika semua kancing yang ada di depan gaun pengantin tersebut sudah lepas semua, dan tangan Kaisar James sudah menyusup masuk ke dalam gaun yang dipakai Ariana.


"Yang Mulia," seru Ariana kembali.


"Tanganku mesti masuk ke dalam gaun Ariana, supaya gampang dilepas,' ujar Kaisar James sambil tersenyum kecil.

__ADS_1


Tangan Kaisar James sudah merayap di dada Ariana dan spontan saja sebuah pukulan dari tangan Ariana memukul tangan Kaisar James yang sudah kemana-mana.


"Sakit Ariana," ujar Kaisar James sambil menarik keluar tangannya dari dalam gaun pengantin yang dipakai Ariana.


__ADS_2