
Kaisar James dan Permaisuri Ariana duduk di sebuah meja untuk menikmati makan siang. Tampak di atas meja hidangan yang dipesan oleh Permaisuri Ariana di dapur Roti Croissant dan roti isi daging asap.
Kaisar James memotong-motong roti isi daging asap itu menjadi potongan-potongan kecil dan kemudian menyuapkan roti isi daging asap itu ke mulut Permaisuri Ariana.
Permaisuri Ariana tadinya ingin memakan sendiri roti isi daging asap tersebut, tetapi Kaisar James ingin menyuapi istrinya, Permaisuri Ariana. Permaisuri Ariana akhirnya menerima disuap oleh Kaisar James setelah Kaisar James mengatakan ini perintah. Jika sudah mengatakan kalimat ini perintah maka Permaisuri Ariana tidak berani untuk menolak apa yang ingin dilakukan oleh Kaisar James. Kaisar James adalah penguasa negara ini sehingga keinginannya adalah perintah.bagi.rakyatnya, hal mana juga berlaku bagi istrinya, Permaisuri Ariana.
Permaisuri Ariana memang sangat menginginkan makan roti isi daging asap dan roti Croissant.
"Apa enak roti isi daging asapnya Permaisuri Ariana?" tanya Kaisar James yang gemas melihat wajah Permaisuri Ariana yang sedang mengunyah roti isi daging asap.
Kaisar James merasa Permaisuri Ariana pasti ngidam roti isi daging asap sehingga pergi ke dapur untuk memesan sendiri roti isi daging asap dan roti Croissant.
"Untunglah Permaisuri Ariana hari ini tidak terluka di saat Permaisuri Ariana terpeleset di tangga," batin Kaisar James di dalam hatinya.
"Sangat berbahaya jika jatuh atau terpeleset di saat hamil," batin Kaisar James sambil memperhatikan Permaisuri Ariana yang sedang makan dengan lahapnya.
"Sangat bersyukur Permaisuri Ariana baik-baik saja setelah kejadian pagi tadi," batin Kaisar James kembali.
"Sini Ariana sayang, suap lagi," ujar Kaisar James kepada Permaisuri Ariana.
Seorang pelayan pribadi Ariana yang bertugas melayani Permaisuri Ariana masih berdiri untuk melayani Kaisar James dan Permaisuri Ariana makan.
Pemandangan di hadapannya membuat pelayan pribadi Ariana menyadari Kaisar James mencintai dan menyayangi Permaisuri Ariana. Kasih sayang Kaisar James diperlihatkan lewat perbuatan dan bukan hanya sekedar kata aku sayang padamu atau aku cinta padamu.
Sayangnya Permaisuri Ariana terkadang bersikap dingin, terkadang bersikap judes kepada Kaisar James. Secara pribadi Permaisuri Ariana adalah permaisuri kerajaan yang sangat baik, baik terhadap para pekerja yang bekerja kepada Permaisuri Ariana. Permaisuri Ariana terkenal tidak banyk bicara kecuali tentang hal yang memang ditanyakan atau dimintakan saran kepada Permaisuri Ariana.
"Pelan-pelan aku akan berusaha mengambil hati Permaisuri Ariana agar jatuh cinta kepadaku," batin Kaisar James sambil memandangi istrinya Permaisuri Ariana yang sedang makan dengan lahapnya.
__ADS_1
"Yang Mulia," ujar Permaisuri Ariana kepada Kaisar James sambil mengacungkan sendok yang sudah berisikan makanan kepada Kaisar James.
Kaisar James yang sedang melamun di sela-sela menyuapi Permaisuri Ariana kaget mendengar panggilan dari istrinya, Permaisuri Ariana. Tanpa membuang waktu, Permaisuri Ariana menyuapkan sendok yang berisi makanan tersebut ke mulut Kaisar James. Permaisuri Ariana tersenyum lebar di saat melihat Kaisar James menguyah makanan tersebut.
Kaisar James menatap wajah Permaisuri Ariana yang sedang tersenyum lebar itu, dan hati Kaisar James merasa sangat tersentuh. Itulah pertama kalinya Permaisuri Ariana tersenyum dengan lebar kepada Kaisar James.
"Tolong suap lagi Permaisuri Ariana sampai nasinya habis," ujar Kaisar James dengan manja.
"Baik Yang Mulia, ujar Permaisuri Ariana sambil tersenyum.
Untuk pertama kalinya Kaisar James disuapi oleh istrinya, Permaisuri Ariana. Sang Kaisar pemimpin negera yang sangat berkuasa itu ternyata sangatlah manja, menikmati setiap suapan dari istrinya, Permaisuri Ariana.
Pelayan pribadi Ariana yang masih setia berdiri di pojok ruangan harus berusaha menahan diri untuk tidak tersenyum melihat Kaisar James yang manja. Untuk pertama kalinya Kaisar James dan Permaisuri Ariana tampak sebagai sepasang suami yang sangat mesra.
Kaisar James memandang istrinya, Permaisuri Ariana dengan tatapan yang sangat mesra. Hati Kaisar James sangat senang karena untuk pertama kalinya, Permaisuri Ariana memanjakan dirinya.
"Permaisuri Ariana tersenyum sambil mengelus perutnya yang masih rata.
"Sudah Yang Mulia," ujar Permaisuri Ariana.
"Sayang, ayo kita berjalan-jalan ke taman," ujar Kaisar James kepada Permaisuri Ariana, setelah mereka selesai makan bersama.
"Tetapi tidak lama, setelah itu Permaisuri Ariana harus beristirahat dan tidur supaya tidak kekalahan," ujar Kaisar James.
"Iya James," jawab Permaisuri Ariana.
"Kita lewat pintu depan saja," ujar Kaisar James.
__ADS_1
"Baik, James," ujar Permaisuri Ariana.
Kaisar James menggandeng tangan Permaisuri Ariana dan mengajaknya berjalan ke taman, tentu saja Permaisuri Ariana senang diajak berjalan ke taman karena tadi pagi Permaisuri Ariana gagal berjalan-jalan ke taman karena insiden terpeleset di tangga.
Sesampainya di taman, Permaisuri Ariana dan Kaisar James duduk di gazebo yang ada di taman tersebut. Saat itu Bunga Mawar yang ditanam di taman tersebut sedang bermekaran.
"Cantiknya Bunga-bunga Mawar, ini James," ujar Permaisuri Ariana sambil menghampiri Bunga Mawar berwarna putih yang sedang bermekaran.
"Jika Permaisuri Ariana berada di tengah kumpulan Bunga Mawar yang sedang bermekaran, maka Permaisuri Ariana tetap yang paling cantik," ujar Kaisar James sambil berjalan menghampiri Permaisuri Ariana yang sedang berdiri di kumpulan Bunga Mawar yang bermekaran.
"Kecantikan Bunga Mawar kalah dibandingkan kecantikan Permaisuri Ariana," ujar Kaisar James.
Kaisar James menatap wajah Permaisuri Ariana dan mendekatkan wajahnya ke wajah Permaisuri Ariana. Bibir Permaisuri Ariana yang manis dan beraroma buah ceri, dilumat Kaisar James dengan mesra. Permaisuri Ariana juga membalas ciuman itu dengan mesra. Kemesraan berpijar diantara kumpulan Bunga Mawar yang bermekaran.
Ditengah napas Permaisuri Ariana yang terengah-engah, tangan Kaisar James sudah membuka kancing-kancing depan gaun Permaisuri Ariana.
Permaisuri Ariana digendong Kaisar James ke gazebo yang terletak di taman tersebut, dan membaringkan Permaisuri Ariana dengan perlahan-lahan.
Permaisuri Ariana berada di bawah kungkungan Kaisar James, dan kemesraan yang intens terjadi antara Kaisar James dan Permaisuri Ariana pagi itu.
Hanya deru napas Permaisuri Ariana dan Kaisar James yang terdengar di taman yang sepi itu. Permaisuri Ariana larut dalam kemesraan itu dan kenikmatan itu datang menggulungnya,
"James, aku mencintaimu," ujar Permaisuri Ariana dengan napas yang menderu di saat kenikmatan itu menggulung tubuh Permaisuri Ariana.
Kaisar James yang larut dalam kemesraan yang intens antara dirinya dan Permaisuri Ariana juga merasakan sebentar lagi gelombang akan menerpanya. Pagi itu di tengah-tengah kumpulan bunga Mawar yang bermekaran yang menjadi saksi kemesraan antara Kaisar James dan Permaisuri Ariana ketika kenikmatan datang menggulung tubuh Kaisar James dan Permaisuri Ariana.
Pagi itu di dalam pelukan Kaisar James, Permaisuri Ariana merasakan ada getaran aneh yang mulai menghangatkan hati Permaisuri Ariana yang dingin itu.
__ADS_1