Permaisuri Yang Dingin Tetapi Sangat Kucintai

Permaisuri Yang Dingin Tetapi Sangat Kucintai
Part 39 James, Aku Mencintai Dirimu


__ADS_3

Permaisuri Ariana tertidur dalam pelukan Kaisar James dalam perjalanan pulang ke istana. Badan Permaisuri Ariana yang lelah membuat Permaisuri Ariana tertidur dengan nyenyak.


Kaisar James memandangi wajah Permaisuri Ariana yang sedang tertidur lelap dalam pelukannya.


Kaisar James sama sekali tidak menyangka Permaisuri Ariana mengkhawatirkannya dan bahkan memberi pertolongan kepada dirinya di saat Kaisar James dalam kesulitan. Kaisar James juga sama sekali tidak menyangka Permaisuri Ariana mengatakan mencintainya.


"Apakah Permaisuri Ariana telah jatuh cinta kepadanya?" tanya Kaisar James di dalam hatinya.


Permaisuri Ariana memeluknya dengan penuh rasa khawatir setelah Permaisuri Ariana menolong Kaisar James dan membereskan penyerang misterius yang menyerang Kaisar James dari belakang. Permaisuri Ariana memeluknya dengan erat tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Hanya pelukan erat.


"Ariana, Sayang," bisik Kaisar James sambil memandangi wajah Permaisuri Ariana.


"Kau jatuh cinta kepadaku, Permaisuri Ariana," ujar Kaisar James sambil tetap memandangi wajah Permaisurinya ya g tersayang.


"David perlahan-lahan akan menghilang dari pikiranmu," ujar Kaisar James.


Kaisar James kembali berpikir di dalam hatinya. Ada yang sedang mengincar dirinya atau mengincar Permaisuri Ariana, ataupun mengincar dirinya sekaligus mengincar Permaisuri Ariana.


"Aku harus menemukan pelakunya sebelum mencelakai Permaisuri Ariana," batin Kaisar James.


"Beruntung Jenderal Ryan White membekali anak perempuannya, Ariana seni beladiri dengan menggunakan pedang dan mengajari Ariana menembak," batin Kaisar James.


"Jika Permaisuri Ariana hanya diam saja di kereta saja tadi, sesuatu yang buruk pasti telah terjadi kepadaku," batin Kaisar James.


Kereta kuda yang membawa Kaisar James dan Permaisuri Ariana akhirnya telah sampai di istana. Kereta kuda memasuki gerbang istana dan berjalan masuk ke dalam komplek istana.


Kedatangan Kaisar James dan Permaisuri Ariana telah dinantikan oleh para pejabat istana dan istri dari masing-masing pejabat istana tersebut.


"Ariana sayang, kita sudah sampai," ujar Kaisar James sambil mengelus rambut Permaisuri Ariana yang sedang tertidur dengan lelap. Kaisar James juga menepuk pelan pipi Permaisuri Ariana untuk membangunkannya.

__ADS_1


Permaisuri Ariana merasa ada yang sedang mengelus rambutnya dan ada yang menepuk-nepuk pipinya. Perlahan-lahan Permaisuri Ariana membuka matanya, dan tampaklah Kaisar James sedang memandangi wajahnya.


"Kita sudah sampai Permaisuri Ariana," ujar Kaisar James sambil tersenyum.


"Iya James," jawab Permaisuri Ariana sambil memberikan seulas senyum manis untuk Kaisar James.


"Permaisuri Ariana mandi air hangat supaya bersih dan badannya segar, kemudian makan siang setelah itu tidurnya dilanjutkan kembali," ujar Kaisar James.


"Iya Yang Mulia," jawab Permaisuri Ariana.


"Kita turun Permaisuri, hati-hati ya," ujar Kaisar James.


"Iya Yang Mulia," ujar Permaisuri Ariana.


Kaisar James turun dari kereta kuda kemudian Kaisar James membantu istrinya, Permaisuri Ariana untuk turun dari kereta. Tampak pejabat utama istana disertai istri pejabat utama berdiri berbaris menyambut kepulangan Kaisar James dan Permaisuri Ariana. Ketika Kaisar James dan Permaisuri Ariana melewati pejabat utama beserta istri pejabat utama, Pejabat utama beserta istri pejabat utama menundukkan kepala mereka memberi hormat. Kaisar James melihat diantara pejabat utama yang sedang berdiri ada Menteri Kenzo dan perempuan yang berdiri disamping Menteri Kenzo adalah Anne, mantan selir Kaisar James.


"Oh, Anne sudah menjadi istri Kenzo," batin Kaisar James.


Kaisar James mengantar Permaisuri Ariana sampai ke kamar Kaisar James dan Permaisuri Ariana.


"Ada yang hendak aku bicarakan dengan kepala pengawal istana," ujar Kaisar James.


"Setelah selesai mandi, makan, dan istirahat, tidak perlu menunggu aku," ujar Kaisar James sambil menatap Permaisuri Ariana.


"Iya James," ujar Permaisuri Ariana.


"Ada yang perlu aku bicarakan dengan kepala pengawal pasukan dan juga Jenderal Ryan White," ujar Kaisar James.


"Baik, Yang Mulia," ujar Permaisuri Ariana.

__ADS_1


Kaisar James kemudian pergi meninggalkan Permaisuri Ariana. Permaisuri Ariana memutuskan untuk mandi dan meminta makan siangnya diantarkan ke kamar.


Dua orang pelayan pribadi Permaisuri Ariana sudah menyiapkan air hangat untuk Permaisuri Ariana mandi, dan sehelai gaun untuk tidur, yang dipilihkan oleh dua pelayan pribadi Permaisuri Ariana.


Permaisuri Ariana masuk ke dalam kamar mandi diikuti oleh dua pelayan pribadi Permaisuri Ariana. Dua pelayan pribadi Permaisuri Ariana membantu Permaisuri Ariana membuka gaun yang sedang dipakai Permaisuri Ariana sehingga hanya tersisa gaun tipis yang dipakai Permaisuri Ariana.


Permaisuri Ariana mengangkat sebelah tangannya dan memberi isyarat agar kedua pelayan pribadi Permaisuri Ariana meninggalkannya sendiri di dalam kamar mandi. Setelah kedua pelayan pribadi Permaisuri Ariana meninggalkan kamar mandi, Permaisuri Ariana segera menanggalkan gaun tipis yang menjadi gaun dalam yang dipakainya dan melepas pakaian dalam yang dipakai olehnya. Permaisuri Ariana masuk ke dalam bath up yang berisikan air hangat dan sabun dengan aroma yang lembut.


Permaisuri Ariana berendam sambil memikirkan kejadian yang menegangkan yang terjadi di dalam hutan tadi pagi ketika mereka diserang penyerang misterius.


"Aku khawatir sekali ketika melihat penyerang misterius itu melompat ke belakang punggung James yang tidak menyadari kehadiran penyerang tersebut di belakangnya. Jantungku hampir berhenti berdetak karena James hampir saja celaka jika penyerang misterius itu tidak dilumpuhkan dengan segera.


"Aku takut kehilangan James," batin Permaisuri Ariana di dalam hatinya.


Ketika James menanyakan kepada aku, apakah aku jatuh cinta dengan James, aku menjawabnya iya, aku jatuh cinta dengan James.


"Aku, kurasa aku telah jatuh cinta dengan James," batin Permaisuri Ariana di dalam hatinya.


"Aku jatuh cinta kepada James, tanpa kusadari. Perasaan itu mulai tumbuh dengan subur di dalam hatimu, sedikit demi sedikit mengikis keberadaan David di dalam hatiku," batin Permaisuri Ariana di dalam hatinya.


"Ketika aku memandang wajah James yang mirip David, aku sudah tidak teringat dengan pengkhianatan David lagi," batin Permaisuri Ariana.


"Walaupun wajah Kaisar James sekali dengan David, aku sama sekali tidak membenci James lagi," batin Permaisuri Ariana.


"Kasih sayang James yang tulus telah membuatku jatuh cinta," batin Permaisuri Ariana kembali di dalam hatinya.


"Aku mencintaimu James," ucap Permaisuri Ariana perlahan.


"Mencintaimu dan mencintai kehadiran anak yang ada di rahimku, anak kita," batin Permaisuri Ariana sambil mengelus perutnya dan kehangatan merambat ke hati Permaisuri Ariana yang sudah lama dingin akibat terluka karena pengkhianatan David. Segala kebekuan di hati Permaisuri Ariana berganti dengan kehangatan perasaan yang sedang jatuh cinta kepada Kaisar James.

__ADS_1


Permaisuri Ariana kemudian membersihkan rambutnya dana di dengan cepat dalam bath up uang berisikan air hangat itu dan kemudian keluar dari bath up dan mengeringkan tubuhnya dengan sehelai handuk dan memakai gaun tidur dari bahan satin berwarna biru muda. Permaisuri Ariana keluar dari kamar mandi dan kedua pelayan pribadi Permaisuri Ariana membantu Permaisuri Ariana mengeringkan rambut dan kemudian menyisir rambut Permaisuri Ariana.


__ADS_2