Permaisuri Yang Dingin Tetapi Sangat Kucintai

Permaisuri Yang Dingin Tetapi Sangat Kucintai
Part 9 Ternyata Ariana seorang wanita


__ADS_3

Kaisar James yang sedang mengerang kesakitan karena kakinya digigit oleh seekor ular, melihat Ariana dengan sigap menggulung celana yang sedang diipakainya. Kaisar James melihat sendiri Ariana menghisap luka kecil akibat gigitan ular yang ada di kakinya.


dan kemudian Ariana meludahkan yang sudah dihisap Ariana dari luka di kaki Kaisar James. Ariana kemudian menyobek kain dari lengan bajunya dan mengikat pergelangan kaki Kaisar James dengan kain tersebut. Ariana berjaga-jaga melakukan hal tersebut karena takut ularnya berbisa.


"Ariana, badanku rasanya sangat tidak nyaman," ujar Kaisar James


Matahari semakin lama cahayanya semakin temaram langit sudah hampir malam. Ariana memapah Kaisar James untuk mencari tempat untuk bermalam. Cuaca juga tidak mendukung karena kilat terlihat menyambar dan hujan pun turun dengan deras. Ariana memapah Kaisar James ke atas punggung kudanya, The Lady. Kemudian mendudukkan Kaisar James di atas kudanya dan ikut ke atas punggung The Lady. Ariana menyandarkan kaisar James ke punggungnya, dan kemudian mengarahkan kudanya untuk mencari tempat untuk berlindung dan menginap.


Di kejauhan, di bawah guyuran air hujan yang deras, Ariana melihat sebuah gua. Ariana juga mengarahkan The Lady, kuda kesayangannya menuju gua tersebut. Sesampainya di gua tersebut, Ariana masuk ke dalam gua beserta Kaisar James yang dipapah oleh Ariana. The lady terlebih dahulu diikatkan Ariana pada sebuah pohon kecil yang ada di di luar gua.


Kilat yang menyambar membuat isi gua itu bisa terlihat oleh Ariana. Ariana meletakkan Kaisar James, bersandar pada sebuah batu. Keadaan gua itu aman tanpa ada binatang buas.


"Tunggu di sini Yang Mulia, Saya akan mencari dahan kering untuk membuat api unggun agar kita tidak kedinginan," ujar Ariana. Ariana bergegas ke bagian depan gua ternyata ada setumpuk kayu dan ranting kering yang tidak terkena hujan. Setumpuk kayu dan ranting kering itu dibawa oleh Ariana ke dalam gua. Ariana bergegas mencari batu untuk membuat api.


'Andai saja ada korek api," batin Ariana. Ariana menggosok kedua batu tersebut sehingga mengeluarkan percikan api. Usaha Ariana berhasil untuk membuat api. Segera api unggun itu berhasil dibuat Nia, dan membuat sekeliling gua itu tidak gelap lagi.


Ariana mendekati Kaisar James, dilihatnya baju dan celana Kaisar James basah kuyup terguyur oleh air hujan.

__ADS_1


"Saya akan mengganti baju Yang Mulia dengan baju dan celana yang bersih," ujar Ariana.


Ariana segera membuka baju dan celana Kaisar James yang basah, menggantinya dengan baju dan celana bersih yang dibawa oleh Ariana dari rumahnya. Ariana mengganti baju dan celana Kaisar James dengan perasaan yang biasa saja, Ariana pernah melihat David yang tidak memakai baju dan celana sebelumnya. Kaisar James memandangi Ariana sesaat. Baju dan celana Ariana juga basah.


"Bagaimana dengan baju dan celana Ariana?" tanya Kaisar James.


"Nanti akan Saya keringkan Yang Mulia," jawab Ariana.


Ariana memegang kening Kaisar James, terasa panas.


"Yang Mulia demam," ujar Ariana.


Ariana tadi membawa tas yang berisikan satu baju dan satu celana, dua selimut dan roti juga minuman. Roti dan minumannya cukup banyak karena Ariana suka sekali makan.


"Yang Mulia, Saya mau berganti baju dan celana," ujar Ariana.


Ariana meninggalkan Kaisar James sesaat dan mengganti baju dan celananya di balik sebuah batu. Ariana tidak punya pilihan lain, baju dan celana yang dibawanya dipakaikan kepada Kaisar James yang baju dan celananya basah karena kehujanan.

__ADS_1


"Ariana, kenapa memakai selimut?" tanya Kaisar James.


Kaisar James terpana ketika melihat Ariana keluar dengan memakai selimut yang dililitkan ke seluruh badan Ariana.


"Hanya ini yang tersisa Yang Mulia, baju dan celana Saya, sudah Saya pinjamkan kepada Yang Mulia.


Ariana kemudian dengan tegas meminta Kaisar James tidur karena Kaisar James butuh untuk istirahat dengan keadaan Kaisar James yang lagi demam.


"Jangan aneh pikiranmu Ariana, Saya hanya bertanya karena lucu melihat selimut yang melilit badanmu," ujar Kaisar James.


"Yang Mulia yang aneh, badannya demam tetapi masih sempat meledek Saya," jawab Ariana kembali.


Ariana kemudian menyuruh Kaisar James tidur, sementara itu Ariana akan makan dan minum. Perut Ariana sudah keroncongan, perutnya berteriak-teriak minta diisi makanan.


Kaisar James yang sakit karena kehujanan, dan juga sudah kelelahan sebentar saja sudah tertidur di atas selimut yang dihamparkan oleh Ariana di lantai gua.


Ariana yang sudah selesai makan dan minum, melihat Kaisar James sudah tertidur pulas. Ariana menambah kayu bakar di api unggun yang masih menyala supaya pada saat Ariana dan Kaisar James lelap tertidur, keadaan gua tidak gelap gulita. Segera setelah Ariana ikut membaringkan badannya tak lama kemudian Arians ikut tertidur dengan lelapnya. Ariana kalau tidur banyak bergerak, akhirnya selimut yang melilit badan Ariana terlepas juga. Ariana yang sedang tidur lelap, sama sekali tidak menyadari selimutnya sudah terlepas, dan Arians tidak memakai apapun di dalamnya, benar-benar polos.

__ADS_1


Kaisar James terbangun setelah tertidur selama beberapa jam. Kaisar James ingin minum, tenggorokannya terasa haus. Betapa tercengangnya Kaisar James ketika melihat Ariana yang tertidur lepas dengan selimut yang sudah terlepas dan terlempar ke samping. Tubuh Ariana terbaring polos tanpa sehelai benang pun di badannya. Kaisar James sampai ternganga melihat pemandangan indah di depannya. Kaisar James terkejut ketika menyadari Ariana ternyata seorang wanita. Pelan-pelan Kaisar James mendekati Ariana, dengan pelan Kaisar James menarik lepas rambut Ariana yang terikat. Rambut Ariana tergerai lepas. Kaisar James terpana melihat wajah Ariana dari dekat, wajah wanita yang ada dalam mimpinya.


Kaisar James jatuh cinta dalam pandangan pertama kepada Ariana. Kaisar James yang terkenal dingin dan cuek kepada wanita, menahan rasa ketika melihat Ariana yang tertidur dalam keadaan polos. Kaisar James mati-matian menahan rasa di hati dan di kepalanya untuk tidak menyentuh Ariana. Kaisar James jatuh cinta. Kaisar James mengatupkan kedua belah tangannya. Mati-matian menahan rasa agar tidak mengambil yang belum boleh diambilnya sebelum Ariana sah menjadi istrinya. Sah menjadi permaisuri di kerajaan dan di hatinya. Kaisar James minum segelas air untuk mendinginkan hati dan kepalanya dan segera berbaring kembali di sisi Ariana. Kaisar James akan melamar Ariana secepatnya kepada ayah Ariana, Jenderal Ryan White.


__ADS_2