
Mila dikeluarkan dari ruang tahanan dan dibawa oleh Kepala pengawal pasukan istana ke dalam ruang perpustakaan. Kepala pengawal pasukan istana beserta dua pengawal membawa Mila masuk ke dalam ruang perpustakaan dalam keadaan tangan terborgol. Mila sangat ketakutan nyawanya akan melayang pada hari ini juga.
Mila dibawa oleh kepala pengawal istana menghadap Kaisar James dan Mila langsung berlutut dihadapan Kaisar James.
"Mohon maafkan hamba Yang Mulia," ujar Mila sambil seluruh badannya bergetar karena ketakutan.
"Kau tahu apa kesalahanmu?" tanya Kaisar James dengan tatapan penuh kemarahan.
"Maafkan hamba Yang Mulia, Saya mengaku bersalah telah mencelakai Permaisuri Ariana. Saya melumuri tangga di villa dengan minyak goreng," ujar Mila sambil menangis ketakutan.
"Apa kau punya dendam pribadi kepada Permaisuri Ariana?' tanya Kaisar James dengan gusar.
"Tidak Yang Mulia," ujar Mila sambil menangis.
"Apa Permaisuri Ariana pernah menyakiti dirimu sehingga kau sangat membenci Permaisuri Ariana sampai ingin mencelakakan Permaisuri Ariana?' tanya Kaisar James sambil menatap dengan tajam kedua mata Mila. Tatapan tajam yang menatap lekat kedua bola mata Mila ingin mencari tahu kejujuran di dalam mata Mila.
"Tidak pernah Permaisuri Ariana menyakiti hati Saya Yang Mulia," ujar Mila sambil menangis air mata penyesalan jatuh di pipi Mila.
"Apa yang menyebabkan kau ingin mencelakai Permaisuri Ariana?" tanya Kaisar James dengan marah.
"Saya disuruh Nyonya Anne untuk mencelakai Permaisuri Ariana," jawab Mila sambil menunduk ketakutan.
"Nyonya Anne membenci Kaisar James karena telah memperlakukan Nyonya Anne dengan dingin selama Nyonya Anne menjadi istri Yang Mulia," jawab Mila dengan suara pelan dengan kepala yang tertunduk.
Kaisar James, Jenderal Ryan White, Kepala pasukan istana, dan kepala pengawal yang bertugas mengawal Kaisar James dan Permaisuri Ariana dalam perjalanan pulang dari villa ke istana, serentak menarik napas panjang ketika mendengar jawaban dari Mila bahwa dalang dari insiden tangga yang dilumuri dengan minyak goreng adalah Nyonya Anne.
__ADS_1
"Apa hubungan antara kebencian Anne terhadap Saya dengan Permaisuri Ariana?" tanya Kaisar James dengan tatapan mata yang tajam memperhatikan Mila yang sedang menunduk ketakutan.
"Kaisar James sangat menyayangi Permaisuri Ariana, jika Permaisuri Ariana celaka, Kaisar James akan menderita," ujar Mila dengan suara yang bergetar menahan rasa takut.
"Saya diberi imbala oleh Anne," ujar Mila.
"Mohon beri pengampunan untuk Saya," ujar Mila.
"Bawa orang ini kembali ke tahanan," ujar Kaisar James dengan menahan amarah.
Kaisar James menatap Jenderal Ryan White, kepala pasukan istana, kepala pengawal yang bertugas mengawal Kaisar James dan Permaisuri Ariana dalam perjalanan pulang ke villa, dan memberi perintah untuk memperkuat pengamanan terhadap Permaisuri Ariana.
"Beri pengamanan berlapis kepada Permaisuri Ariana," ujar Kaisar James.
"Tempatkan pengawal yang sangat terlatih di tempat-tempat yang tidak terlihat untuk menjaga Permaisuri Ariana," ujar Kaisar James.
"Baik Yang Mulia," jawab Jenderal Ryan White, kepala pasukan istana, dan kepala pengawal yang bertugas menjaga Permaisuri Ariana saat pulang ke villa.
"Kalian boleh bubar," ujar Kaisar James sambil mengibaskan tangannya.
Jenderal Ryan White, kepala pasukan istana, dan kepala pengawal yang bertugas menjaga Kaisar James dan Permaisuri Ariana dalam.perjalamam pulang ke istana segera pergi meninggalkan ruang rapat istana.
Kaisar James duduk di kursinya, dan memejamkan matanya. Perbuatan Anne tidak dapat dimaafkan. Anne berani mencelakakan Permaisuri Ariana untuk membuat Kaisar James menderita. Kebencian Anne kepada Permaisuri Ariana sungguh sangat berbahaya untuk keselamatan Permaisuri Ariana.
"Aku tidak mencintai Anne, sama sekali tidak pernah mencintai Anne sehingga tidak pernah menyentuhnya," batin Kaisar James.
__ADS_1
"Aku tidak menduga Anne membenciku sehingga berani mencelakakan Permaisuri Ariana yang sangat kucintai," ujar Kaisar James sambil mengepalkan tangannya mencoba menahan kemarahan yang sudah memenuhi hatinya.
Kaisar James sangat marah sehingga ingin menjatuhkan hukuman mati pada Anne pada saat ini juga. Tetapi Kaisar James harus mempunyai.bukti yang lain, selain pengakuan dari Mila, kaki tangan Anne.
"Anne, aku memang tidak mencintaimu sehingga aku tidak pernah mau menyentuhmu," batin Kaisar James di dalam hatinya.
Kaisar James kembali berpikir di dalam hatinya, tidak sedikitpun Kaisar James mengira kebencian Anne timbul dari ketidakpedulian Kaisar James kepada Anne. Kebencian Anne terhadap dirinya sehingga ingin mencelakakan Permaisuri Ariana.
Kaisar James kemudian berdiri dari sofa dan berjalan kembali ke kamarnya. Sesampainya di kamar, Kaisar James masuk.ke dalam kamarnya dengan Permaisuri Ariana dan melihat Permaisuri Ariana sudah tertidur di ranjang besar yang ada di kamar tersebut. Kaisar James memandangi istrinya, Permaisuri Ariana dan bersyukur tidak ada hal yang buruk yang terjadi dengan Permaisuri Ariana.
"Aku tidak akan pernah membiarkan ada yang menyakitimu, Ariana," batin Kaisar James sambil memandangi wajah Permaisuri Ariana.
Kaisar James memutuskan untuk mandi dan kemudian tidur dan mengistirahatkan pikiran dan tubuhnya yang juga lelah. Bergegas Kaisar James masuk ke dalam kamar mandi dan mandi dengan air hangat.
Selang sesaat kemudian, Kaisar James keluar dari kamar mandi dalam keadaan sudah mandi dan berpakaian yang bersih. Kaisar James bergegas naik ke atas ranjang besar dan memeluk Permaisuri Ariana yang sedang tertidur lelap. Permaisuri Ariana dalam tidurnya merasa ada yang sedang memeluknya, dan perlahan-lahan membuka mata Permaisuri Ariana. Tampak Kaisar James sedang memeluknya dengan erat. Permaisuri Ariana membalikkan badannya sehingga berhadapan dengan Kaisar James dan memberikan ciuman di bibir Kaisar James. Setelah kejadian di hutan, Permaisuri Ariana memutuskan untuk berubah dan menunjukkan perasaannya kepada Kaisar James. Kaisar James yang belum tidur juga membalas ciuman dari Permaisuri Ariana. Pelan-pelan, Permaisuri Ariana mengambil alih malam ini menjadi pihak yang aktif. Hal yang belum pernah dilakukannya selama perkawinannya dengan James.
Sekejap saja Kaisar James sudah terengah-engah di bawah Permaisuri Ariana yang menggerakkan tubuhnya dengan aktif.
Kaisar James merasa gelombang kenikmatan menerpanya dan menggulung tubuhnya demikian juga dengan Permaisuri Ariana yang bergetar ketika gelombang itu menerpa dan menggulung tubuhnya. Kaisar James dan Permaisuri Ariana saling menatap ketika gelombang itu menggulung dan menyapu Kaisar James dan Permaisuri Ariana.
"James, aku mencintaimu," ucap Permaisuri Ariana sambil menatap wajah Kaisar James.
Malam itu ikatan yang menghalangi perasaan Permaisuri Ariana terhadap Kaisar James akibat pengkhianatan David, yang berwajah mirip Kevin terlepas. Hilang tersapu ombak yang sedang menggulung tubuh Permaisuri Ariana dan Kaisar James.
Kaisar James menatap dalam mata Permaisuri Ariana yang juga sedang menatapnya dengan mata yang sendu, dan Kaisar James mengucapkan kata-kata dalam pelepasannya,
__ADS_1
"Aku mencintaimu, Ariana," ujar Kaisar James sambil terus menatap mata Permaisuri Ariana.