
Ariana mempunyai kebiasaan mengunjungi taman yang terletak di sayap kiri villa selama Ariana dan James berbulan madu di villa tepi laut. Untuk menuju taman yang terletak di sayap kiri villa Ariana harus menuruni tangga.
Mila, pelayan baru yang baru bekerja di dapur istana sudah menyelidiki dan mengamati kebiasaan Ariana yang sering mengunjungi taman yang terletak di sayap kiri villa. Ariana selalu lewat di tangga itu setiap hari di jam yang sama.
Mila membantu rencana Anne untuk mencelakakan Permaisuri Ariana.
Mila sudah melumuri tangga yang akan dilalui Permaisuri Anne dengan minyak goreng. Mila melakukannya dengan sangat berhati-hati. Tidak ada yang melihat apapun apa yang sedang dikerjakan oleh Mila. Tangga itu jarang dilewati kecuali saat dibersihkan oleh pelayan yang bekerja di bagian kebersihan. Hanya Permaisuri Ariana yang suka melewati tangga itu di setiap jam yang sama.
Tangga itu sudah dilumuri dengan minyak goreng dan sangat licin siap memakan korban Permaisuri Ariana.
Mila bergegas meninggalkan tangga yang sudah dilumuri dengan minyak goreng. Tangga itu sangat licin siap menggelindingkan Permaisuri Ariana sampai anak tangga yang terbawah. Anne pasti sangat puas dengan hasil kerjanya," batin Mila sambil berjalan pergi meninggalkan tangga.
Permaisuri Ariana pagi-pagi sudah mandi, berpakaian yang rapi. Sebuah dress berbahan satin dengan warna kuning gading dengan bawahan rok panjang yang mengembang menjadi pilihan Ariana pagi ini, lengan gaun itu berlengan balon. Permaisuri Ariana berasal dari tahun 2023 yang tidak tahu bagaimana caranya berada di abad 18. Selera Permaisuri Ariana mengenai fashion terbawa ke abad 18. Permaisuri Ariana mengarahkan dan memberi petunjuk kepada penjahit istana untuk menjahitkan gaun sesuai selera Permaisuri Ariana. Permaisuri Ariana juga yang menggambarkan sketsa untuk gaun yang akan dipakainya kepada penjahit istana maka jadilah Permaisuri Ariana Permaisuri yang sangat modis di kalangan wanita bangsawan pada masa abad 18.
Permaisuri Ariana mengoleskan make up tipis di wajahnya, dan memberi lipstik warna merah pada bibirnya. Gaun satin berwarna putih gading, dengan wajah segar merona, lipstik merah muda,, dan rambut coklat panjang yang dikucir ekor kuda, sebuah jepit rambut dengan batu safir biru terjepit di rambut Permaisuri Ariana pagi itu.
Permaisuri menyelesaikan sarapan pagi dengan lahap sphagetti, segelas susu hangat dan obat-obatan yang harus dikonsumsi oleh Permaisuri Ariana juga sudah diminum oleh Ariana.
Permaisuri Ariana berpamitan kepada Kaisar James yang pagi ini sudah bersiap pergi untuk rapat di ruang pertemuan di villa tepi pantai milik Kaiar James. Beberapa pejabat utama istana pagi ini akan rapat dengan Kaisar James membahas beberapa masalah penting yang harus segera diselesaikan.
__ADS_1
"Aku pergi ke taman ya James, Leti dan Lisa, dua pelayan akan mengikuti aku ke taman," ujar Permaisuri Ariana.
"Hati-hati ya Sayangku," ujar Kaisar James kepada Permaisuri Ariana sambil mengecup kening Ariana.
Permaisuri Ariana tersenyum dan berlalu dengan Leti dan Lisa. Hari ini sebelum bermain ke taman, Permaisuri Ariana memutuskan singgah ke dapur istana sebelum bermain ke taman villa. Ada makanan yang diinginkan Permaisuri Ariana dan Permausui Ariana khusus datang ke dapur untuk memesan makanan yang Ariana inginkan.
"Selamat pagi, Yang Mulia Permaisuri," sapa kepala koki dan beberapa pelayan yang bekerja di dapur.
"Saya menginginkan roti sandwich isi daging asap dan roti Croissant isi vla Blueberry dan Sup Kacang Merah manis untuk hari ini," ujar Permaisuri Ariana.
"Baik, Yang Mulia, akan siap disajikan di makan siang," ujar kepala koki.
"Terima kasih,' ujar Permaisuri Ariana sambil tersenyum.
Mila yang juga berada diantara pelayan istana di dapur, tersenyum menyeringai setelah melihat Permaisuri Ariana meninggalkan dapur.
Mila mengetahui tujuan Permaisuri Ariana berikutnya pasti taman villa. "Rasakan begitu kau menginjak anak tangga pertama, pasti jatuh terpeleset," tawa Mila di dalam hatinya.
"Jerit kesakitan Permaisuri Ariana pasti terdengar," batin Mila di dalam hati.
__ADS_1
Permaisuri Ariana berjalan diikuti oleh dua orang pelayan pribadinya di belakang. Taman yang dituju oleh Permaisuri Ariana sudah terlihat di depan dan Permaisuri Ariana berjalan di pinggir sambil memegang pegangan tangga. Permaisuri Ariana sama sekali tidak mengetahui anak tangga yang akan diinjaknya sangat licin karena berlumuran minyak goreng.
Permaisuri Ariana menjejakkan langkah kaki pertamanya di anak tangga tetapi anak tangga yang diinjak Permaisuri Ariana sangat licin.
Permaisuri Ariana terpeleset pada saat langkah pertamanya menginjak anak tangga, tetapi Permaisuri Ariana bukan perempuan yang lemah. Ayahnya, Jenderal Ryan White mendidik Ariana dari kecil dengan berbagai keterampilan bela dan ternyata bermanfaat di saat keadaan darurat ini. Permaisuri Ariana memang terpeleset tetapi sebelum Permaisuri Ariana terjatuh, Permaisuri yang memang memang pegangan tangga, tetap mencengkram pegangan tangga tersebut dan menahan Permaisuri Ariana untuk jatuh dengan fatal.
Permaisuri Ariana terpeleset ke anak tangga kedua dengan tangan tetap mencengkram erat pegangan tangan di tangga. Tetapi Permaisuri Ariana masih tegak berdiri dengan tangan mencengkram erat pegangan tangga, dan tidak sampai jatuh terduduk. Permaisuri Ariana segera menyadari ada yang melumuri tangga dengan minyak goreng.
"Minyak Goreng membasahi anak tangga ini," ujar Permaisuri Ariana.
Kedua pelayan Ariana sudah mengeluarkan jeritan ketika melihat Permaisuri Ariana terpeleset ketika kaki Permaisuri Ariana melangkah di anak pertama.
"Permaisuri, tahan Saya mencari bantuan," ujar satu orang pelayan Ariana sambil berlari.
Satu orang pelayan berusaha menahan pinggang Ariana dengan satu tangannya memeluk erat pinggang Permaisuri Ariana dan satu tangan lainnya mencengkram pegangan anak tangga. Sebisanya Pelayan itu menahan pinggang Permaisuri supaya Permaisuri Ariana yang bertahan di anak tangga yang kedua tidak terjatuh ke bawah.
Pelayan itu sangat menyayangi Permaisuri Ariana karena Permaisuri Ariana menyayangi bawahan yang bekerja dengan Permaisuri Ariana. Pelayan itu juga sangat memahami Permaisuri Ariana sedang hamil muda. Fatal bagi permaisuri Ariana jika sampai terjatuh di anak tangga yang licin ini.
Pelayan yang berlari itu, berlari menghampiri pengawal yang sedang berjaga, pengawal pertama yang dijumpainya. Pelayan itu memberitahukan Permaisuri Ariana hampir terjatuh di tangga karena anak tangga yang sangat licin akibat terlumuri minyak goreng. Pengawal itu meminta kain tebal dari bagian dapur dan berteriak memberitahukan pengawal yang lain untuk secepatnya mengambil kain lebar yang tebal.
__ADS_1
Pengawal itu berlari secepatnya ke arah anak tangga diikuti oleh pelayan pribadi Ariana dan sampai kesana dengan cepat. Tidak jauh di belakang pengawal tersebut tampak lima orang pengawal lain berlari mengikuti pengawal Ariana.
Pengawal tersebut dengan cepat menaruh sehelai kain yang tebal di anak tangga yang dekat tempat Permaisuri Ariana berdiri sambil mencengkram pegangan tangga. Kain tebal itu dipergunakan untuk mengelap anak tangga tersebut. Pengawal tersebut menjejakkan kedua belah kakinya dengan berhati-hati dan langsung memegang Permaisuri Ariana dan menyerahkan Permaisuri Ariana kepada pengawal lain yang sudah sampai di tangga.