Pernikahan Kontrak CEO Arogan

Pernikahan Kontrak CEO Arogan
Bab 14


__ADS_3

🍁 Happy Reading 🍁


"Baiklah, aku rasa sudah tidak ada lagi yang perlu di ubah." Ucap Dave dan hendak berdiri dari duduknya.


"Tunggu Tuan, masih ada satu lagi." Tahan Dhea.


"Apalagi?"


"Mmm.. begini, karena saya dan sudah terlanjur mengambil pekerjaan untuk mendesign cafe, apa boleh saya menyelesaikan pekerjaan saya itu dulu. Baru setelah itu kita berlakukan aturan nomor tiga dan nomor delapan?" Tanya Dhea.


Dave melihat kembali isi perjanjian nomor tiga dan delapan tak lama Dave mengernyitkan keningnya.


"Apa kamu punya kekasih?" Tanya Dave curiga.


"Hah?" Dhea ternganga sesaat. Ia bingung karena apa yang ia katakan tidak nyambung dengan respon Dave.


"Bukan, bukan begitu maksud saya Tuan. Maksud saya, saya ingin menyelesaikan proyek saya terlebih dulu dan pekerjaan saya kan mengharuskan saya untuk bertemu dengan orang banyak dan lawan jenis, jadi-" belum juga Dhea selesai menjelaskan maksud kata-katanya, Dave sudah memotong kata-kata Dhea, "Stop."


Dave menghela nafasnya sejenak.


"Apa kamu yang menjadi kepala proyek ini?" Tanya Dave.


Dhea menggeleng.


"Lalu kenapa gaya mu seperti proyek ini tidak akan bisa berjalan kalau tidak ada kamu? Saya tidak mau tahu, begitu kontrak pernikahan di tanda tangani, peraturan yang ada di kontrak ini harus kamu jalankan. Titik!"

__ADS_1


"Saya mohon Tuan, izinkan saya untuk menyelesaikan proyek ini. Ini adalah pertama kalinya saya masuk di tim inti karena biasanya saya hanya menjadi pesuruh." Mohon Dhea dengan wajah memelas.


Lagi dan lagi, melihat wajah Dhea yang memelas hati Dave dengan gampangnya luluh.


"Berapa lama proyek ini selesai?" Tanya Dave.


"Mungkin sekitar sebulan atau dua bulan, Tuan." Jawab Dhea.


"Whaaat???" Pekik Dave.


Sebulan - dua bulan?? Apa nanti tubuh ku masih kuat untuk menanam benih? Bagaimana kalau seminggu atau dua minggu lagi kesehatan ku drop? Dan aku harus menjalani kemoterapi? Bukan lah menjalani kemoterapi akan mempengaruhi kualitas benih ku?


Tidak-tidak, aku tidak boleh menunggu selama itu. Aku harus segera menanam benih karena aku tidak tahu kapan kesehatan ku akan drop.


Gumam Dave dalam hati menimbang-nimbang permintaan Dhea.


"Aku mohon Tuan." Potong Dhea.


Hati Dave meleyot seketika.


"Baiklah.. baiklah. Aku beri waktu dua bulan. Selesai tidak selesai proyek itu, kamu harus keluar dari tim mu!!" Dan akhirnya Dave pun mengalah.


"Yang benar Tuan?" Tanya Dhea, raut wajahnya langsung berubah seratus delapan puluh derajat.


"Hemh..." Balas Dave.

__ADS_1


Dhea yang senang pun bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri Dave. Dan tanpa sadar Dhea langsung memeluk Dave.


"Terimakasih Tuan... Muaaah." Ucap Dhea dan diakhiri dengan satu kecupan basah di pipi Dave.


Mata Dhea membulat seketika saat sadar kalau dirinya sudah begitu ekspresif menunjukkan kebahagiaannya pada Dave.


Perlahan Dhea melepas pelukannya dari tubuh Dave lalu mundur beberapa langkah hingga berdiri sejajar dengan Alfred.


Bukan hanya Dhea saja yang kaget. Dave yang terkena kecupan basah di pipi-nya juga kaget dengan aksi Dhea. Bahkan Alfred yang melihat adegan live itu sampai membuka mulutnya lebar-lebar, ini pertama kalinya ia melihat bos-nya bersentuhan dengan wanita, bahkan bukan hanya bersentuhan tapi si wanita dengan berani mencium pipi Dave.


Dhea adalah wanita pertama yang berani melakukan itu pada Dave.


Untuk beberapa detik ruang kerja Dave hening karena Dave daan Dhea merasa canggung dengan apa yang baru saja terjadi. Alfred juga masih tidak sadarkan diri dari keterkejutannya.


Namun tak lama Dhea pun membuka suaranya untuk memecah kecanggungan antara dirinya dan Dave.


"Maafkan saya Tuan, saya terlalu senang makanya saya-"


Tanpa berkata-kata dan hanya menaikkan satu tangannya ke udara, Dave memberi kode pada Dhea untuk tidak meneruskan kata-katanya.


"Alfred, bawa gadis ini ke ruangan mu. Sebentar lagi pengacara Erick akan datang untuk mengurus masalah keluarga gadis ini." Perintah Dave tanpa mengalihkan pandangannya yang menatap lurus ke depan, karena kalau Dave mengalihkan pandangannya ke arah Alfred, otomatis dia juga melihat ke arah Dhea yang sekarang berdiri di sebelah Alfred.


🍁🍁🍁


Bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa FAV dan dukung novel terbaru Miss ini dengan memberikan LIKE, HADIAH dan VOTE....


...🙏🙏🙏...


__ADS_2