Pernikahan Kontrak CEO Arogan

Pernikahan Kontrak CEO Arogan
Bab 62


__ADS_3

🍁 Happy Reading 🍁


Paman Harold menghela nafasnya kasar.


"Anda jangan berbohong Nyonya, saya sudah tahu penyakit Anda." ucap Paman Harold.


"Apa maksud mu? Memangnya saya sakit apa?" Nyonya Dominique masih berusaha menutupi penyakitnya.


"Saya tahu, Anda harus segera melakukan transplantasi jantung." jawab Harold.


Nyonya Dominique tersenyum kecut.


"Kamu ini mengada-ada saja!" ucap Nyonya Dominique.


"Oh.. Anda masih tidak mau mangaku? Baiklah, kalau begitu saya akan menghubungi Tuan Dave sekarang dan memberitahu semua kebenarannya." Ancam Paman Harold seraya mengeluarkan ponsel dari dalam saku celana-nya.


"Jangan Harold, jangan!!" Cegah Nyonya Dominique ketakutan.

__ADS_1


"Baiklah, aku mengaku." jawab Nyonya Dominique. menurutnya lebih baik mengakui penyakitnya pada Paman Harold ketimbang Dave tahu tentang keberadaannya.


"Pasti dokter sudah menceritakan semuanya pada mu, jadi aku tidak perlu lagi menjelaskan apa-apa lagi pada mu." kata Nyonya Dominique.


"Kenapa Anda merahasiakannya dari saya, Nyonya?" tanya Paman Harold.


"Karena saya sudah terlalu banyak merepotkan mu, jadi saya tidak ingin membebani mu dengan masalah penyakit saya" jawab Nyonya Dominique.


"Lagipula, biaya transplantasi jantung sangat mahal, saya tidak punya uang untuk membayar biaya operasinya." lanjut Nyonya Dominique.


"Kenapa Anda memikirkan masalah biaya Nyonya? Serahkan pada saya kalau masalah biaya." balas Paman Harold.


"Istri saya bisa mengerti Nyonya. Dia juga tahu, keluarga kami tidak akan sampai seperti ini kalau bukan karena Anda. Karena Anda lah saya bisa keluar dari belenggu kemiskinan. Anda mengerahkan seluruh kemampuan Anda agar saya bisa bekerja dengan Tuan Dave bahkan sampai menjadi asisten Tuan Dave, bahkan sekarang anak saya bisa mengantikan saya menjadi asisten anak Anda. Kalau bukan karena Anda, mungkin saya dan keluarga saya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Anda menolong saya mendapat pekerjaan, sementara hidup Anda sendiri luntang-lantung pada saat itu." Paman Harold menjeda sejenak kata-katanya untuk menghela nafas.


"Jadi saya mohon Nyonya, setujui lah untuk transplantasi jantung. Kalau soal biaya, saya yang akan menanggung semua biaya-nya." lanjut Paman Harold..


"Tugas ku sudah selesai Harold. Aku sudah melihat putra ku menikah jadi tidak ada alasan ku untuk tetap di dunia ini. Aku sudah siap kapan pun tuhan memanggil ku." Nyonya Dominique masih kekeh dengan keputusannya.

__ADS_1


"Apa Anda tidak ingin melihat menantu Anda hamil? Apa Anda tidak mau menemani menantu Anda melakukan pemeriksaan kehamilan dan berbelanja keperluan bayi? Apa Anda tidak mau melihat wajah cucu Anda bermain dengan cucu Anda? Apa Anda tidak mau mendengar cucu Anda memanggil Anda, Nenek?"


Tangis Nyonya Dominique pun pecah.


"Aku mau Harold!! Aku sangat mau!! Tapi aku tahu, itu tidak akan mungkin!!" ucap Nyonya Dominique sambil menangis.


"Tidak ada yang tidak mungkin Nyonya! Buktinya sekarang Tuan Dave menikah, walaupun itu hanya pernikahan kontrak tapi lihat lah Tuan Dave mulai menunjukkan perubahan yang sangat baik. Dan tidak menutup kemungkinan kalau suatu hari nanti Tuan Dave akan jatuh cinta pada Nona Dhea. Itu semua karena apa? Karena Anda tak henti-hentinya berdoa untuk putra Anda. Jadi hiduplah lebih lama lagi Nyonya, agar Anda bisa terus mendoakan kebaikan untuk putra Anda, sampai akhirnya semua mimpi Anda terwujud. Anda bisa berkumpul dengan anak,, menantu, cucu dan besan Anda." balas Paman Harold.


"Saya mohon Nyonya, kalau Anda tidak ada, tidak akan ada lagi doa dari seorang ibu untuk anaknya yang sedang tersesat. Dan bisa saja Tuan Dave yang sudah mulai berubah menjadi arogan kembali. Apa Anda tidak kasihan dengan menantu dan cucu Anda kalau sampai Tuan Dave kembali arogan seperti almarhum suami Anda? Itu sama saja Anda membiarkan cucu Anda menjadi seperti anak Anda yang salah didikan. Kalau seperti itu, sepanjang garis keturunan Winstone, akan selalu arogan seperti almarhum suami Anda." lanjut Paman Harold.


"Tidak Harold, aku tidak mau cucu dan cicit ku seperti itu!! Cukup aku dan Dave saja yang menjadi korban keegoisan Victor!! Jangan ada lagi wanita-wanita yang tersiksa seperti aku dan jangan ada lagi keturunan Winstone yang seperti Victor." balas Nyonya Dominique.


"Jadi Anda mau kan melakukan transplantasi jantung?" tanya Paman Harold.


Dengan mantap Nyonya Dominique menganggukkan kepalanya. Ia harus tetap hidup agar terus bisa mendoakan kebaikan untuk anaknya. Demi generasi Winstone yang lebih baik.


🍁🍁🍁

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2