Pernikahan Kontrak CEO Arogan

Pernikahan Kontrak CEO Arogan
Bab 41


__ADS_3

🍁 Happy Reading 🍁


Mendengar Dhea yang sedang datang bulan, Dave merasa senang, senang karena selain dirinya bisa mematangkan mental, dirinya juga senang karena itu tandanya saat mereka berhubungan intim nanti, Dhea dalam keadaan subur.


Dalam pikiran Dave, satu atau dua kali sembur, benih yang Dave tanam langsung bisa menjadi anak.


"Benarkah? Kenapa tidak bilang? Sejak kapan kamu datang bulan?" Tanya Dave.


"Umm.. sejak kemaren Tuan. Kan saya sudah mengatakannya kemaren, mungkin Anda saja yang tidak menyadarinya." Jawab Dhea.


Dave pun mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi dokter Alma.


"Halo Tuan Dave." Sapa dokter Alma.


"Halo dokter. Saya ingin memberitahu dokter kalau Dhea sedang datang bulan." Ucap Dave tanpa basa-basi.


"Lalu?" Tanya dokter Alma bingung. Untuk apa Dave memberitahu dirinya kalau Dhea sedang datang bulan.


"Bukankah dokter waktu itu yang mengatakan kalau Dhea untuk memberitahu dokter kalau Dhea datang bulan?" Jawab Dave.


"Ah.. iya.. iya! Maaf saya lupa, Tuan." Balas dokter Alma.


"Lalu sejak kapan istri Anda datang bulan?" Tanya dokter Alma.


"Sejak kemaren katanya." Jawab Dave.


"Oh.. baiklah."

__ADS_1


"Jadi kapan waktu yang tepat untuk kami berhubungan suami-istri?" Tanya Dave. Sekali lagi, bukan karena Dave sangat ingin melakukannya melainkan karena Dave hanya ingin begitu melakukannya benih-nya langsung jadi.


"Nanti kalau istri Anda sudah bersih, hubungi saya lagi." Jawab dokter Alma.


"Oh baiklah dok." Balas Dave lalu mengakhiri panggilan teleponnya dengan dokter Alma.


"Apa yang di katakan dokter Alma?" Tanya Dhea yang sejak tadi hanya menjadi pendengar.


"Kita disuruh menghubungi dokter Alma lagi kalau kamu sudah selesai datang bulan." Jawab Dave.


"Oh..." Dhea hanya membulatkan mulutnya.


Tiba-tiba Dave teringat akan vitamin yang dokter Bryan berikan.


Kalau aku meminumnya mulai dari sekarang, kemungkinan besar tingkat keberhasilan jadinya anak kembar meningkat menjadi sembilan puluh persen. Karena aku meminumnya beberapa hari sebelum kami berhubungan suami-istri nanti.


Gumam Dave dalam hati.


Lalu membuka bingkisan yang kata dokter Bryan itu adalah vitamin.


"Anda mau meminum vitamin itu sekarang, Tuan?" Tanya Dhea yang melihat Dave sedang membuka kertas kado yang membungkus kotak yang berisi satu botol vitamin.


"Mmm.." jawab Dave seraya menganggukkan kepalanya.


"Kalau begitu saya mau juga, badan saya terasa sangat pegal semua." Ucap Dhea.


"Tidak! Kamu sedang datang bulan! Nanti saja kalau sudah selesai datang bulan!" Jawab Dave. Memang dasarnya Dave tidak mau berbagi dengan Dhea.

__ADS_1


"Hish!! Pelit!" Decih Dhea pelan tapi masih bisa di dengar Dave.


Dave pun menoleh ke arah Dhea dan memberi tatapan tajam pada Dhea.


"Kenapa masih disitu? Sana keluar!!" Usir Dave.


Dhea mencebik lalu keluar dari dalam ruang tidur dan kembali duduk di ruang tamu.


Setelah Dhea keluar dengan tidak sabarannya Dave membuka kotak botol vitamin itu, lalu tanpa melihat keterangan yang tertera di botol, Dave langsung membuka tutup botol lalu mengeluarkan satu pil vitamin dari dalam botol kemudian meminumnya bersamaan dengan air mineral kemasan yang ada di nakas.


Setelah meminum itu Dave pun tersenyum sumringah, ia membayangkan kalau dirinya akan memiliki anak kembar dua atau tiga. Bahkan dia juga mengatur hotel dan resort mana saja yang akan ia berikan untuk anaknya yang pertama, yang kedua dan yang ketiga.


Namun senyum sumringah Dave langsung pudar seketika saat mata Dave tak sengaja melihat tanda peringatan yang ada di kotak.


Dave mengambil kotak itu lalu membacanya baik-baik.


...!! PERINGATAN !!...


OBAT INI HANYA BOLEH DI KONSUMSI OLEH ORANG YANG MEMILIKI KELUHAN IMPOTEN, LEMAH SYAHWAT DAN EJAKULASI DINI.


KARENA OBAT INI UNTUK MEMBUAT ALAT TEMPUR ANDA AKTIF TAHAN LAMA.


Mata Dave membulat lebar membaca peringatan yang ada di kotak itu.


🍁🍁🍁


Bersambung...

__ADS_1


...Jangan lupa FAV dan dukung novel terbaru Miss ini dengan memberikan LIKE, HADIAH dan VOTE....


...🙏🙏🙏...


__ADS_2