Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
dua belas


__ADS_3

Merisa berlari menuju kelasnya sesampainya dikelas,ternya gurunya sudah datang dengan sopan dan mengatur nafas yg ngos-ngosan habis lari..Merisa berjalan menuju meja guru..


"maafkan saya pak sudah terlambat masuk kelas.."Merisa sebenarnya sedang takut karena guru yg ada di depannya adalah guru terkiller..


"hmm..kamu terlambat karena apa?"ucap guru itu


"sa saya tadi di panggil ke ruang guru pak..dan saya sudah izin untuk tidak mengikuti pelajaran pak.."ucap Merisa dgn gemetaran..


"oo..baiklah saya izin kan kamu tidak ikut pelajaran saya hari ini..tapi nanti kamu tetap harus mengerjakan tugas dari saya.."ucap guru itu..


"baik pak.."ucap Merisa dan segera beranjak dari sana dan pergi mengambil tasnya..


"terimakasih pak.."ucap Merisa sambil menyalimi gurunya dan pergi dari kls itu


Merisa pergi meninggalkan kelas itu dan berjalan menuju gerbang sekolah..namun dalam perjalanan ke gerbang langkah Merisa berhenti..


"Risa.."ucap orang itu..


Risa berbalik badan...


"ada apasih bas..gue lagi buru buru nih.."ucap Merisa


ya yang menghentikan langkah merisa adalah Bastian


"gue mau Lo jelasin,kenapa akhir akhir ini Lo jahuin gue!.."ucap Bastian..


"gu gue bukan jauhin elo tapi gue lagi sibuk aja akhir akhir ini.."ucap Merisa gugup..


"syukurlah gue kira loe mau putus sama gue karena sesuatu..enggak akan gue lepas Lo Risa..sebelum gue milikin Lo...jangan harap bisa lepas.."ucap dan batin Bastian..


(dasar playboy pikiran sama ucapan beda..!!)


"maaf bas gue lagi ada urusan gue tinggal dulu y.."ucap Merisa pergi..


Bastian hanya mengangguk kan kepalanya..

__ADS_1


Merisa sampai di gerbang sekolah ia segera memesan taksi online..


tak lama kemudian taksi datang dan dengan segera berangkat mengantar Merisa..


Merisa sudah sampai di rumah sakit dengan segera ia berjalan menuju kamar papanya dirawat..


kamar...


"assalamualaikum..mama gimana kondisi papa sekarang?.."ucap Merisa


"walaikumsalam..papa kamu udah mendingan...tapi dia terus terusan panggil panggil nama kamu.."ucap mama Melani..


Merisa berjalan menuju ranjang papanya..


"papa.. Merisa disini..ada apa pa.."ucap Merisa yg tak di sengaja air matanya mengalir..ia tak tega melihat papa yg dia sayangi terbaring sakit..


"papa harus kuat ini cobaan untuk kita.."ucap Merisa ..


"papa ingat..papa janji akan selalu ada di samping Merisa kan...papa janji enggak akan buat Risa sama mama nangis kan..ayo pah bangun...Risa tau papa itu kuat.."ucap Merisa sambil memeluk tubuh papanya..


"iya pa..Risa disini.."ucap Merisa bangun dari pelukannya..


"risa..."ucap papa Rendi lagi dengan kondisi yg sama..


Rendi berulangkali memanggil nama putrinya itu..namun dengan kondisi yg sama..iya hanya memanggil nama Risa namun belum juga sadar dari komanya..


Rendi memanggil manggil terus menerus nama putrinya hingga seminggu lamanya... dokter menyarankan kepada keluarga untuk terus mengajaknya mengobrol..itu akan memicu semangat pasien untuk sembuh..


Merisa maupun keluarga yg lain..akan mengajak mengobrol Rendi saat ia mengigau..


hingga suatu saat Rendi mengigau namun dengan kata yg berbeda,ia biasanya hanya memanggil nama putrinya..namun yg ini berbeda..


"a air.."ucap Rendi dengan suara yg serak seperti biasa..dan ia membuka matanya perlahan,mata yg sudah tertutup satu bulan penuh akhirnya terbuka kembali..ia juga seperti berusaha menggerakkan tangannya namun nihil ia hanya bisa menggerakkan jari telunjuknya..


"papa....dokteeerr..papa saya sadar.."teriak Merisa yg senang akhirnya papanya sadar..

__ADS_1


dokter segera masuk dan memeriksa kondisi papa Rendi..


"gimana kondisi suami saya dok.."tanya mama Melani kepada dokter dengan nada yg sangat khawatir..


"tenang nyonya..tuan Rendi baik baik saja..ia hanya harus banyak istirahat..dan berita bagusnya tuan Rendi dalam kondisi yg semakin membaik.. mungkin beberapa Minggu lagi beliau bisa pulang..namun ia tetap harus menjalani pengobatan secara rutin.."ucap dokter itu..


sebenarnya dokter itu berpikir bahwa seharusnya tuan Rendi itu akan koma selama setengah tahun..namun keajaiban datang...kondisi papa Rendi samakin baik dari hari ke hari hingga hari ini dia sadar dari koma itu..


Merisa tak henti hentinya mengucap syukur..ia bahagia akhirnya papanya sadar dari koma dan itu akan membuat mamanya kembali ceria..


mama Melani juga tak kalah bersyukur ia sampai bersujud kelantai..dan mengucap syukur..


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-


-

__ADS_1


__ADS_2