
"baiklah...mari kita bicarakan bisnis...ini sudah cukup lama kita bermain..."ucap Rizki sembari melirik jam tangannya...
"oh?!...maaf kan saya...sepertinya saya terlalu bersemangat..."ucapnya...
jam sudah menunjukan pukul 00.33
"tapi jika kita membicarakan bisnis sekarang...bukankah terlalu ...."sengaja menjeda dan tersenyum mencurigakan...
driana hanya tersenyum kecil...
"teater telah selesai... sepertinya mulai seru!"batin driana..
Rizki memincingkan alisnya..dan sejurus kemudian ia kembali memasang wajah biasanya...
"dia sudah tak sabar sepertinya..."tersenyum devil di dalam hati...
"terlalu?kenapa tuan?"ucap driana seolah tak tau apa yg akan terjadi...
"sebaiknya kita lanjutkan masalah bisnis besok...kita juga menyediakan kamar..jadi--"terpotong karena tentangan Rizki...
"tidak!kami akan selesaikan bisnis sekarang saja.."Rizki memasang wajah dingin dan sangat datar,mengerikan!...
"oh maaf tuan...tapi kami tak memberi opini untuk anda..."sembari berdiri dan dgn sigap seseorang yg dari tadi berdiri di belakang Rizki dan driana segera langsung memegang kedua bahu mereka dan menarik tangan mereka ke belakang...
driana dan Rizki terkejut?tentu tidak!mereka sudah memprediksi ini...
dgn cepat dan gesit drina melayangkan kaki nya tinggi dan..."duakk!"
driana menendang dgn cepat tangan pria bertubuh besar yg memenggang tangan Rizki...merasa kesakitan karena tendangan driana,ia jadi lengah...dgn cepat Rizki lepas dan membalik keadaan...menarik kepala orang yg tadi menyergap tangannya,dan menghantam dgn lututnya...
__ADS_1
jika Rizki sedang bertarung driana juga takdiam...ia membanting dirinya sendiri dan di saat yg tepat membanting tubuh orang yg menyergap tangannya...belum terkapar membuat driana menendang perutnya...'jlek!'..
"arghhhh"erang nya kesakitan...
driana berbalik melihat kondisi Rizki...berhasil mengalahkan seorang,belum tentu pertarungan selesai!...Rizki yg telah menyumbangkan seorang,ternyata dari belakang akang ada orang yg menyerang balik...driana berteriak...
"di belakang!!!..."serunya keras...
mendapat peringatan,Rizki segera berbalik dan melihatnya...mengangkat siku nya sebagai temeng,dan gerakan berikutnya tangan kiri menyusul dgn memegang kaki yg akan menendang dari belakang itu dan menariknya...
sontak orang itu kehilangan keseimbangan dan di lempar oleh Rizki kearah tembok...
brukkk...orang itu terkapar...
pria yg tadinya tersenyum menang sekarang menciut mundur...
"ma-maaf tuan!saya tak bermaksud se-seperti ini..."ia menunduk takut...Rizki mendekat dan mencengkram kerah baju orang itu...
"benar,benar tuan...maaf saya hanya suruhan dari tuan--"belum selesai orang itu malah pingsan...
Rizki memeriksa denyut nadi nya...driana mendekat..
Rizki menggeleng sembari menatap driana yg berdiri di sampingnya...ternyata orang ini telah diracun dan sekarang telah wafat...
tring tring...sebuah dering terdengar dari saku orang itu...
Rizki segera mengambil ponsel itu.. tenyata panggilan masuk dari nomor tak dikenal...
[heh!!..kamu lumayan...maaf jika saya tak bisa menyambut secara langsung..]suara dari sambungan telepon itu...
__ADS_1
suara itu terdengar seperti orang yg berusia sekitar 45 tahun,suara berat khas bapak bapak..
"siapa?"tanya Rizki sembari memberi kode pada driana untuk menyambungkan letak koordinat telepon ini kedalam ponsel nya...
[siapa??tentu orang yg kau harapkan!!..oh terlupa!terimakasih telah menyingkirkan orang yg sendari dulu ingin kusingkirkan..] sambungan telepon itu berakhirnya dgn smirk jahat yg terdengar...
"gagal!!koordinat mereka palsu!!.."ucap driana..
"ishh!"Rizki mendengus kesal
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...kasih ranting 5!!!😁...
...share juga yak..😆😆...
...nggak lupa kasih dukungan😋...
__ADS_1
...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩...