
haiii...ini aku up buat kamu lagi...makasih kemarin udah like eps sebelumnya ya...terus dukung novel ini sampai tamat yaaa...jangan bosen...hihihihi
maaf telat kirim...sebagai gantinya aku kirim 2 eps untuk kalian!!dgn eps yg lebih panjang dari biasanya...
selamat membaca guyss...
...● ● ● ● ● ● ● ● ●...
tak mereka tau,Vania sendari tadi melihat itu semua...
"apa driana punya hubungan khusus dgn Rizki??"...batin Vania saat melihat Rizki menggandeng tangan driana..
"loh dri??Lo juga kesini?...bagus dong kita bisa makan bertiga kan...hihihi..."Vania berusaha positif untuk saat ini...
"iya"seperti biasa driana menjawab dgn singkat padat and dingin...
"gue bawa ayam goreng crispy,elo bawain apa??.."ucap vania saat melihat Rizki kembali dgn membawa Katong kresek ditangan kanannya...
seperti sifat Vania,ia mengambil begitu saja dan membukanya...
"wahh kamu bawa bebek bakar??enak nihh...yuk langsung makan aja,udah laper banget gue ..hehehe..."candanya yg memang tergiur saat melihat bebek bakar itu...
Rizki hanya diam dan langsung duduk,driana duduk bersanding dgn Vania di sisi kirinya...sedangkan Rizki duduk berhadapan dgn Vania...
merekapun makan malam bersama dgn yg banyak bicara hanya Vania...
...●●●...
"pagii"seru Anggara dgn tersenyum saat melihat Merisa menggeliat bangun...
"hmm pagi..."jawabnya dgn suara khas bangun tidur...matanya yg masih terpejam,mengerjap mengatur cahaya yg masuk kedalam matanya ..
dgn bertopang pada tangan kirinya,sedangkan Merisa yg tidur di sisi depannya...Anggara terus memandang wajah imut bangun tidur Merisa....
ia tersenyum saat melihat wajah Merisa bangun...
Merisa duduk,dan bersandar pada kepala ranjang...
"udah berapa Anggara?"tanya nya...
"jam lima tiga puluh"ucapnya dgn merubah wajahnya tak lagi tersenyum...
"hari ini gue nggak bisa bareng anak anak naik sepeda,gue juga cuma bakal ikut setengah pelajaran aja.."
"kenapa??"bingung Merisa...
"papa minta gue datang ke salah satu perusahaan yg dari kemarin udah mulai gue handel..."
"oo...kenapa nggak dari semalem??"
"kan masih di siapkan dulu jadwalnya,risaa..."
Merisa mengangguk paham...
"kenapa nggak sekalian izin nggak ikut pelajaran aja??"
anggara menggeleng...
"predikat nggak pernah absen gue bakal hilang dong!..."ucapnya..
"ck!!"Merisa berdecak jengkel...
"udah buruan bangun...elo siapin sarapan,gue mandi...nanti gantian.."dorong Anggara agar Merisa turun dari ranjang dan bersiap memulai hari...
"hmmm"jawab Merisa dgn malass...
...●●●...
"pagi semuaa..."ucap Merisa saat sampai pada gerombolan sahabatnya yg menunggu di basemen itu...
__ADS_1
"Anggara mana??"ucap alvino...
"dia berangkat naik motor,mau ke perusahaan papa nanti..."Merisa berucap sembari menghampiri driana dan Vania yg sedang berbincang,lebih tepatnya driana mendengarkan ocehan Vania..
"O"alvino ber-o saja ..
Rizki melirik kearah driana terlihat driana masih mendiami nya ..
"hufhh..."menghela lirih...
"yukk..."
mereka berangkat bersama...
...●●●...
sore hari,di sebuah supermarket..
driana sering ke supermarket di sore hari untuk membeli bahan bahan masakan dan keperluan sehari hari..Rizki yg tau itu memilih mengikuti nya...karena tau jika ingin berbicara berdua dgn driana sangat lah sulit...
"dri!!"seru Rizki saat melihat driana akan masuk kedalam supermarket...
driana menengok...saat tau itu Rizki bukannya menghampiri atau menunggu Rizki mendekat,ia malah seperti tak mendengar apa apa dan terus masuk kedalam supermarket...
Rizki yg melihat itu mempercepat langkahnya menyusul driana...
menangkap pergelangan tangan kanan driana dan...
"bisa bicara sebentar??..."ucap Rizki...
"sibuk!!"menghempaskan tangan Rizki...namun tangan itu bukan terlepas malah mengerat...
"ikut sebentar!!!..."Rizki menarik driana...
"Rizki!!!..."pekik driana saat Rizki mulai memaksa..
"hufh.."menghela nafas dan mengikuti Rizki yg menarinya...
...●●●...
"apa?"ucap driana saat Rizki sudah melepas tangannya...
Rizki membawa driana ke sebuah kafe depan supermarket tadi...
"elo kenapa??"tanya Rizki ..
"maksudnya??"driana tak paham...
"elo kenapa driana..."masih berkata ambigu yg sebenarnya driana paham maksud itu...
"ishh..."driana melengos...
"driana!!...jangan pikir gue nggak tau!!!...elo kesel kenapa??.."ucapnya...
pening,cemas,bingung...Rizki merasa kan itu saat driana mendiaminya seperti ini...entah kenapa sikap driana yg seperti ini membuat driana terus menggiang di kepalanya...walau seperti sikap biasanya yaitu dingin,tapi Rizki sadar driana memberi jarak padanya...
"dri-"terputus karena driana menyela...
"gue mau pertunangan kita di batal kan!!.."driana bicara dgn tiba tiba...
"Lo ngomong apa sih??..."Rizki berfikir pasti driana sedang sangat kesal makanya bicara ngelantur...
"kalau elo nggak bisa bilang sama nyokap bokap kita,gue yg bilang.."
driana akan beranjak pergi namun segera di cegah...tanpa bicara apa apa Rizki menarik tangannya dgn tenaga dan membawa pergi driana...
driana yg tak ada persiapan jadi tertarik begitu saja..tentu saja ia memberontak namun sepertinya Rizki memang bertekad tak melepaskan...hingga driana mengalah karena semakin ia kuat ingin lepas,Rizki semakin kuat mencengkram dan itu terasa sakit...
sebenarnya hati driana sedikit sakit mendengar ucapannya sendiri,ucapan itu terlontar begitu saja..ada sedikit penyesalan,namun dibanding ia terus tersiksa dgn perasaan yg tak menentu,lebih baik segera memutus saja rasa ini...
__ADS_1
dug!!..Rizki membawa driana kebelakang kafe,dan membenturkannya kearah dinding...
"Coba ulang ucapan elo tadi??"Rizki berbicara dgn sangat dingin...
"gue mau pertunangan kita dibat--"Rizki langsung membukam dgn bibirnya...******* dgn sedikit kasar dan menghentikannya...
driana diam dgn membelalak kaget...
"elu mau batalin??gue malah bakal percepat pernikahan kita!!!..."
"ayo kita langsung ke masjid,minta pak ustadz ngesahin hubungan kita..."lanjutnya menarik driana pergi...
"Rizki!!!!..."menghempaskan dgn kuat,membuat pegangannya pada pergelangan tangan driana lepas...
"APA!!..."tak kalah menyulut Rizki ikut marah...
"ELU APA APAAN HA?!!..."driana sangat kesal dan marah...
"kenapa??bukannya elu mau batalin pertunangan kita?sekarang kita mantan tunangan!!...ya mantan tunangan tapi kita bakal tetep nikah!!...titik!!..."mata Rizki menunjukan kemarahan...
"Rizki,elo gila!!!..."umpat driana sedikit keras...
"mau tau gue yg lebih gila?!!!ikut gue!!gue perkosa Lo biar nikah sama gue!!!..."ucapnya kembali dgn menarik tangan driana...
driana terkejut dgn jawaban Rizki itu...ia memberontak namun tak berani berteriak,takut jika hubungan sebenarnya antara dia dan Rizki terungkap...ia memberontak dalam diam...
semua pasang mata tertuju pada driana dan Rizki yg berjalan dgn cepat...menerobos banyak nya orang yg berjalan kaki...
hingga sampai di sebuah gang sepi driana mulai memberontak dgn penuh tenaga...
"lepas Rizki!!!...elo dah gila!!!...elo kenapa sih??.."kesal driana....
pegangan pada pergelangan tangan Driana lepas...bukan karena berontakan kuat driana,melainkan Rizki melepasnya...
"elo yg buat gue gila driana!!!..."terang nya...
"elo terus ada di kepala gue!!!...buat gue pusing sama sikap elo!!!...buat gue yg ngerasa salah,padahal salah gue apa?!!!..."ucapnya panjang...
"elo yg buat gue gini riz!!..."driana memegang pergelangannya yg lecet..
"gue kenapa??..."tanya Rizki...
"Vania suka sama elo!!...dia juga lebih perhatian sama elo...gue rasa elo nggak butuh gue yg jadi istri elo nanti..."jawab driana...
"emang kenapa??itu urusan Vania suka sama siapa!!..yg penting gue berusaha buat hubungan sama elo,terlepas gue suka atau nggak sama elo...elo yg dipilih mami!!gue yakin pilihan mami nggak salah!!..."ucapnya...
...●●●...
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...kasih ranting 5!!!😁...
...share juga yak..😆😆...
...nggak lupa kasih dukungan😋...
...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩...
__ADS_1