Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
seratus sembilan puluh satu


__ADS_3

hallo...lama nggak ketemu...aku pengen minta maaf karena lama nggak up,alasan karena aku mau ujian dan baru selesai PTS,kepala aku pusing nggak bisa mikir apa apa,hp aku juga disita...nggak berani buka noveltoon karena pasti novel aku sepi banget dan udah turun pembacanya ..tapi satu pembaca memberi sebuah komentar dan minta aku up...aku kira kalian pasti udah lupain aku dan novel aku...tapi ada yg masih ingat dan ingin baca... thanks guyss...ok nggak usah lama lama..langsung aja cuss...


...●●●...


"dri..."panggil Rizki ketika driana akan masuk apertemen nya...


"bukannya apertemen lu ada di bawah lantai ini...kenapa kesini??..."tanpa berbalik badan dan melihat kearah Rizki ..terdengar suara itu,suara dingin yg tak berperasaan


driana tidak bicara sendari di rumah sakit semalam..ia hanya diam saat tau dirinya di bawa ke rumah sakit...melihat Rizki yg ada di samping nya dan tak ada orang lain...driana sadar yg membawa nya kemari adalah Rizki dan bersyukur karena sepertinya Rizki tak memberitahu siapapun...


"elu nggak mau jelasin atau cerita kenapa elu sampai masuk rumah sakit?..."Rizki menarik lengan driana yg membuat driana berbalik badan dan berhadapan dgn Rizki...


"ada hak apa elu tanya begitu!!elu hanya perlu tutup mulut tentang gue yg masuk rumah sakit!!..."kembali berbalik dan hendak menekan pin kunci apertemen nya...


lagi lagi lengannya di tarik Rizki dan sekarang ia di de*mpet dgn e*rat hingga bers*andar pada pintu...


"gue tunangan elu kalau elu lupa!!!..."


tanpa rasa takut dan merasa ter*ntimidasi oleh tind*akan Rizki...mata driana meny*alang dan men*atap balik Rizki...


"hanya tunangan belagu!!kita bisa putuskan hubungan ini kapan saja!!apa lagi hubungan ini juga rahasia...tak ada saksi selain keluarga kita!!..."ucapnya lantang...


Rizki diam sesaat dan kembali men*dem*pet hingga tak ada jarak sela*in waja*h mereka...


"jika begitu...akan gue ubah hubungan ini menjadi yg tak bisa di putuskan begitu saja..."ucapnya...tanpa permisi ternyata Rizki berucap sembari menekan pin dan mendorong driana masuk...pintu tertutup...


...●●●...


(hallo Vania...) suara dari sebrang telepon...

__ADS_1


"mom.."ucapnya lirih. ....


(kenapa??apa terjadi sesuatu??..)terdengar mommynya mulai khawatir...


"tidak...aku hanya ingin bertanya..."vania bertekat akan mencari tau jawabannya sekarang entah itu akan membuatnya harus menikah dgn cepat...


"apa....apa perjodohan Vania ada sangkut pautnya dgn kejadian 11 tahun lalu??"..lanjut Vania...


(...)hening ..mommy nya terdiam...


(apa ini yg membuatmu bersedih sayang??...iya benar...kami ingin menikah kan mu dgn putra sahabat kami...mungkin jika target mereka sekarang adalah kami...jika kami pergi kamu tak kan kesepian,sayang..."terdengar suara mommynya juga mulai bergetar...


"mom😣.."Vania tak bisa menahan tangisnya ..namun ia berusaha agar mommynya tak mendengar Isak tangis nya ..


(keluarga kita yg bergabung akan membuatmu aman dan kuat....setidaknya jika mommy dan Daddy mu pergi kamu tak merasa sendiri....kami para keluarga berpengaruh akan bergabung...dan menjadi saling melindungi ...sebenarnya kamu akan di nikahkan 2 bulan lagi...mommy tak bisa membujuk Daddy mu...itu sudah keputusan bulat...maaf...maaf...hiks..hiks...)mommynya menangis...membuat hatinya seakan tergores...bukan karena berita pernikahannya,tapi ia menagis karena demi dirinya mereka sudah mempersiapkan sesuatu untuknya setelah kematian...ia terisak merasa jika itu terjadi ia tak akan sanggup hidup...kenapa tak sekalian membawanya??kenapa harus menikah??..ia tak sanggup hidup tanpa kedua orang tuanya.. membayangkan nya saja sudah membuatnya menagis seperti ini ....


"huwaaa...hiks hiks .."Vania menangis sejadi jadinya di taman sepi kompleks nya ..


"hiks..hiks ..huhuhuhu.,huaa..."ia hanya menagis terisak...sedangkan hatinya terus berteriak pilu...


"kenapa?!!...kenapa harus begini!!...kenapa?!!...apa...apa aku akan benar benar kehilangan mereka?!!...mereka tau aku akan kesepian tanpa mereka...kenapa tak membawa ku ikut...jika mati...kenapa tak mati bersama...huaaaa...hiks..hiks ..."terus...harinya terus mengulang kata itu ..membuatnya terus menagis dgn histeris namun tak berteriak...hanya tangisnya cukup terdengar..


"hosh hosh..."alvino celingukan mencari Vania...ia tadi tertinggal dan sekarang kehilangan jejak Vania...ia tau pasti kekasih ya itu sedang mengais sendirian...entah karena apa...pasti kekasihnya itu akan menagis....


"disana!!"saat mata nya menemukan gadis yg duduk di bangku putih dgn lutut nya ikut diatas dan bersedekah dgn lututnya menyembunyikan wajahnya....


"Van...Vania .."tak ada respons...ia hanya langsung mendekat dan berdiri di depan Vania...


"hosh...hosh..."tere*ngah engah karena lari sendari tadi mencari gadis di depannya ini...

__ADS_1


"Van.."menepuk bahu nya pelan.........


"hiks ..hiks ..mereka tega vinn......mereka rela tinggalin gue...mereka tau mereka akan celaka ..huaa..."mengangkat wajahnya dan menangis meraung-raung...tanpa bicara panjang,ia langsung me dekap Vania dan menepuk bahunya...


"ada gue disini ..tenang aja...semua aman...elu nggak akan kehilangan siapa siapa..."ucapnya menenangkan Vania ..


...●●●...


-


untuk aku yg lama nggak up pasti segini kurang...tapi tolong mengerti lahh....maaf...


-


...oke.....


...lanjut?...


...kasih komen dulu.....


...jangan lupa like!...


...kasih ranting 5!!!😁...


...share juga yak..😆😆...


...nggak lupa kasih dukungan😋...


...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩...

__ADS_1


__ADS_2