Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
dua ratus lima puluh dua


__ADS_3

singkatnya acara lelang itu selesai dgn tentu saham itu di menangkan anggara...


setelah acara lelang, kapal pesiar itu tak langsung menepi kembali ke dermaga, karena hal ini juga di selenggarakan untuk membuka kerjasama besar besaran antar pebisnis ternama, jadi ada acara selanjutnya, ya itu ballrom pesta..


banyak pebisnis mulai ber bondong bondong mencari perhatian dari 4 pewaris keluarga berpengaruh itu...


hingga ada ketika seseorang pemuda mendekat kearah merisa, sepertinya ia sedikit ketinggalan info jika merisa di kenal sebagai pasangan anggara, makanya ia dgn berani merayu merisa, yap secara terang terangan, jika yg lain menawarkan kerjasama, maka pewaris muda yg entah dari perusahaan mana ini dgn jelas menunjukan ketertarikan dgn merisa...


"hallo nona muda merisa putri.. " ucap nya yg dgn tiba tiba menyalami tangan merisa dan kemudian mengecup punggung tangan merisa...


"emm... Nona Merisa saja" ucap merisa sembari menarik tangannya dan menyembunyikan di belakang gaun.. ia sedikit menunjukan wajah tak nyaman..


"baik nona merisa" pemuda tersenyum, wajahnya memang tampan, tapi kalah tampan dgn anggara, bahkan tak bisa menyaingi kharisma anggara sedikit pun...


merisa tersenyum kecil... pada pemuda itu...


"anda hanya meminum itu?? anda tak ingin mencoba sedikit wine ini??.. " ucap pemuda itu sembari menghentikan salah satu pelayan pembawa minuman...


"ah! maaf aku sedang tak ingin minum, lagi pun jus ini juga enak" tolak halus merisa, tentu ia masih ingat dgn peringatan sang suami untuk tidak minum minuman itu...


"ayo lah nona, jarang sekali kita bertemu nantinya, bukankah lebih menyenangkan anda mencobanya sedikit untuk ku??.. " ucap pemuda itu kembali memaksa...


entah memang tolol atau apa, pemuda ini seakan tak merasakan tatapan tajam dari sisi kirinya, ya itu anggara. anggara blum langsung melabrak nya karena ia masih menghubungi salah satu suruhannya untuk mencuri gelang keinginan wanitanya itu..


melihat merisa yg masih bercengkrama dgn pemuda itu, sontak dgn langkah besar nya mendekat dan menggapai pinggang ramping merisa..


" apa yg kau lakukan?? wanita ku sudah menolak mu!!!..Me-nying-kir-lah!!"ucap anggara penuh tekanan..


melihat itu tanpa kata sang pemuda itu pergi, untung lah dia sadar jika anggara bukan orang main main, jika tidak habislah dia... jika ia masih sedikit tolol lagi dgn mendebat anggara, sudah dapat di pastikan perusahaan nya akan gulung tikar...


metisa tersenyum..


"cemburu?? " ucapnya pada anggara..


"nggak!! " ucap anggara tanpa melihat merisa, ia dgn gayanya sembari meminum wine yg ia pegang dari tadi...


"bohong!! " goda merisa lagi... dgn senyum nya ia menoel wajah tegas anggara..


"bilang aja cemburu, gengsi kok di pelihara" ucap merisa sembari tertawa kecil..


mengeratkan pelukan di pinggang merisa, anggara langsung menatap mata merisa..


"kalau udah tau kenapa centil?? "" ucap anggara...

__ADS_1


"apa ya!! aku nggak centil tuhh, emang aku nya aja yg terlalu cantik, kamu yg maklumi aja kali.. " goda merisa lagi


mereka seperti melupakan jika masih di tengah pesta, bisa bisa nya saling goda...


***


"heh!! Rizki. lihat mereka merasa dunia hanya milik mereka.. "ucap driana melirik kearah merisa dan anggara yg saling berpelukan di tengah pesta..


" kenapa? lu juga mau? "ucap Rizki sembari melihat driana


" nggak!! gw nggak mau umbar sikap manja elu!!! "ucap driana...


rizki tersenyum... merasa gemas dgn sifat driana, memang sedikit beda ya definisi lucu, imut, dan anggun dari segi rizki ...


" imut nya istriku!!! "dgn refleks mencubit pipi driana yg nggak tembem itu.. dgn lancang, sepertinya Rizki melupakan jika sedang kondisi seperti ini driana akan trs serius.. hinggaaa


" a!! sakit Rizki !! n"pekik driana kemudian dgn tanpa kasih sayang, atau entah kasih sayang itu menguap kemana, dgn kasar driana menendang betis Rizki, hingga si empu terjatuh berlutut..


"agrthhh" Rizki memekik dgn tertahan..


"cih!! " dgn tega driana meninggal kan laki nya begitu saja... para pebisnis di buat melongo, tentu walau anggara dan merisa menarik perhatian, tapi pasangan rizki dan driana juga tak kalah di kepo i


buru buru pelayan mendekat dan membantu rizki namun di tepis rizki, dgn cepat rizki bangun, menahan sakit dgn cepat mengejar driana dan...


"kyaaa... " reflek teriak karena tubuhnya melayang, sebab rizki menggendong tiba tiba...


driana melotot, ia tiba tiba menyesal... hrs nya tdk menyulut rizki...


"haiss... " driana menghela nafas dalam gendongan rizki, yg jelas ini menuju kamar penginapan mereka.. dgn menang rizki memasang wajah berseri seri nya..


****


"Mommyyy... " teriak vania menyambut mommynya di bandara...


tak kalah heboh wanita paruh baya itu juga berlari mendekat, hingga membuat yg suami hampir serangan jantung karena takut istrinya yg terlihat sudah tdk muda itu encok...


"aduhhh gadis cantik kuu.... " dgn ala cipika cipika gadis sosialita.. sang mommy menciun pipi kanan dan kiri putrinya...


"ehem!! " sang papa berdehem keras agar dilirik sang istri...


"ohh!!... papi sayanggg... lama tak bertemu... " cup tak sungkan ada putrinya sang mommy melakukan satu kecupan singkat di pipi suaminya itu...


"ishh... ada vania mom!!.. " sang papi mengingatkan pada istrinya..

__ADS_1


'biar lah!! dia juga gadis dewasa, iya kan girl?.. "ucal mommy vania itu sembari mengalungkan tangannya di lengan sang suami...


" iya mom!! mommy benar!!.."ucapnya membela mommy nya, padahal ada niat terselubung, jgn sampai mommy nya sadar jika ia disini sangat boros, harus!! dia harus segera menyingkirkan dari pasangan setengah lansia ini, agar tidk merusak momen..


"ehem!! baiklah!!.. vania ada urusan... ini kunci mobil vania... papa dan mommy habis kan waktu berdua yaaa... happy funn!!! "ucap vania dgn cepat menghilang dari hadapan ortunya...


" ehh gadis ituuu... "ucal papi nya saat melihat nya lari lari..


" biarlah!! dia lagi baik memberi waktu kita... yuk pap!! kita kencannnn.. "ucap wanita setengah paruh baya itu...


" mom mom... "sang suami geleng geleng namun dgn cepat menggandeng istrinya... momen seperti ini tidak datang dua kali, mumpung bisa berduaan maka akan di manfaatkan sebaik mungkin...


*


di lain sisi, gadis pecicilan itu merecoki revaldi di kantor utamanya...


" van elu nggak ada kegiatan lain selain tiduran di sini?? "ucao revaldi sembari memegang prlipisnya karena dibuat pusing vania..


" ada!! gue lagi matau wajah ganteng revaldi, emang sih kalau di amati! gantengan abang elu vin!! "ucao vania sembari menyangga dagu dgn tangannya diatas meja di hadapan revaldi langsung, mereka hanya di batasi meja kerja revaldi...


" ha? "ucap bingung revaldi...


" cih, elu nggak tau? pesona alvino kalah ini mah!! yakin gue!! mungkin kalau yg ketemu gue dulu bukan elu vin tapi abang elu!! gw yakin gw udah nikah sama dia!! ... "ucap vania lagi...


" alvino mah cuma cowo tengil betandalan sekolah, lah ini? CEO muda, ganteng, pinter, mana pesona pas pake kacamata!! beuhhh.. "ucap vania memuji muji seakan akan memancing amarah alvino...


●●●-


ehem!! mari kita lihat apa vania di eps selanjutnya akan aman? atau akan jadi mantan perawan?? haduhh ! ! tuan prasetyo tolong putri muuuuu


-


oke..


lanjut?


kasih komen dulu..


jangan lupa like!


kasih ranting 5!!!😁


share juga yak..πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


nggak lupa kasih dukunganπŸ˜‹


mau doublle eps?..vote dulu🀩🀩


__ADS_2