
Merisa tak henti hentinya mengucap syukur..ia bahagia akhirnya papanya sadar dari koma dan itu akan membuat mamanya kembali ceria..
mama Melani juga tak kalah bersyukur ia sampai bersujud kelantai..dan mengucap syukur..
Namun disisi lain ada yg gusar dengan pikirannya...selama seminggu ia memikirkan ucapan ibunya..
ya siapa lagi kalo bukan Anggara...
flashback on..
sore itu setelah pulang sekolah Anggara pergi kerumah ibunya..
perjalanan ke rumah ibunya ia membutuhkan waktu sekitar 5jam...
setelah lima jam perjalanan..sampai lah Anggara dirumah ibunya..
tinnnn...(suara klakson mobil Anggara)
satpam yg mendengar suara klakson pun membuka gerbang..
"eh..den Anggara pulang.."ucap satpam itu ketika melihat tuan mudanya memasuki halaman rumah..
"iya..sama bunda di suruh pulang.."ucap Anggara..
Anggara turun dari mobil dan memberikan kunci mobil kepada satpam agar mobil di masukkan ke garasi..
"bang ini..tolong masukkan ke garasi y.."ucap Anggara kepada bang Surya(satpam)...
"iya den.."ucap bang Surya..
"makasih bang.."ucap Anggara..
Anggara pergi..sesampainya ia di depan pintu rumah..ia menarik nafas dan membuangnya kasar ...
"assalamualaikum.."ucap Anggara sembari membuka pintu rumahnya...
"walaikumsalam.."ucap bundanya..
Anggara disambut hangat oleh ibunya..namun tidak dengan papanya..
papanya hanya melihatnya dari ruang tamu dan kembali lagi melihat layar tv..
sebenarnya hubungan Anggara dengan papanya kurang baik karena sebuah peristiwa..
"nak..ayo masuk.."ucap bunda yg menyadari pandangan anak nya ke pada papanya..
"iya Bun.."ucap Anggara..
"sudah makan belum?.."ucap bunda
"belum Bun..tadi pulang sekolah anggara langsung kesini.."ucap Anggara..
"yaudah sekarang kamu kekamar kamu,mandi trs kamu turun lagi buat makan..bunda mau panaskan makanan tadi.."ucap bunda dan berlalu pergi ke dapur..
sebenarnya waktu makan malam telah selesai..karena Anggra sudah malam saat sampai di rumah..
Anggara langsung menuju kamarnya..
sesampainya ia di kamar ia segera mengambil pakaian dan langsung masuk ke kamar mandi..
15 menit kemudian Anggara telah selesai dengan ritual mandinya dan sudah lengkap dengan pakaian nya..
ia segera turun untuk makan..
"bunda.."ucap Anggra yg sudah sampai di ruang makan..
"eh Anggara sudah selesai ternyata..tunggu sebentar y...."ucap bunda sambil memanaskan makanan di dapur..
__ADS_1
karena sambil menunggu bundanya selesai ia ingin bertanya kepada bundanya..
"Bun..ada apa bunda minta Anggara pulang?"ucap anggara..
"nak itu kita bicarakan setelah kamu selesai makan y.."ucap bunda..
"baiklah.."
tak lama kemudian bunda telah selesai memanaskan makanannya..
"Anggara ini makanlah bunda sudah selesai.."ucap bunda....
"makasih Bun.."ucap Anggara..
"bunda tunggu di ruang keluarga y.."ucap bunda.
"iya Bun.."
Anggara makan dengan lahap karena ia sangat lapar..tak lama kemudian dia telah telah selesai..
karena ia terbiasa mandiri ia langsung mencuci piringnya sendiri..
setelah selesai ia segera berjalan menuju ruang keluarga...
sesampainya ia di ruang keluarga..ia kaget ternyata ada papanya disana..
"assalamualaikum.."ucap Anggara yg telah masuk ke ruang keluarga..
"walaikumsalam...."ucap bunda lembut
"nak tadi kamu bertanya tentang kedatangan mu kesini..."ucap bunda
"memang ada apa bun??"ucap Anggara..
"sebenarnya kamu bunda panggil karena papa sama bunda berniat untuk menjodohkan mu dengan anak sahabat kita.."ucap bunda..
"apa?!.."ucap Anggara yg kaget dengan pengakuan bundanya..
"tapi bunda Anggara juga punya pujaan hati Anggara sendiri...lagian Anggara enggak kenal sama dia.."ucap Anggara yg menolak..
"sayang bunda tau kamu bakal nolak..tapi anaknya baik kok,dia juga cantik dan kamu kenal sama dia..dia adalah teman kamu waktu kecil.."ucap bunda..
"enggak Anggara enggak mau.."ucap Anggara..
"kamu enggak di izin kan untuk menolak Anggara.."ucap papa Anggra yg sekarang angkat suara..dengan suara yg tegas..sontak ucap papa membuat semua yg ada di ruang keluarga diam....
tanpa menjawab Anggara pergi meninggalkan ruang keluarga dan masuk ke kamarnya..
bunda yg melihat anaknya pergi pun mengikutinya..
"nak.."ucap bunda yg melihat anaknya di dalam kamar sedang memasukan seragamnya ke dalam tasnya..
"Anggara tolong kamu pikirkan sekali lagi..dulu kamu menolak setiap permintaan kami..tapi bunda mohon kali ini saja.."ucap bunda..
"bunda Anggara pamit pulang..dan masalah yg tadi Anggara pikirkan dulu..beri waktu Anggra Bun.."ucap Anggara berlalu pergi..
"assalamualaikum bun..Anggara pulang.."ucap Anggara..sambil berjalan pergi..
flashback of..
"agrhh..gue harus gimana..gue pengen dapetin Merisa tapi bunda ingin aku menikah dengan orang lain ...agrhh"ucap anggara teriak teriak sambil membanting semua barang yg ada didepannya..
sedangkan disisi lain Merisa..
Merisa mencari headphone nya..dia ingin memberi kabar baik ini kepada kakaknya yg sekarang berada di kantor...
Hallo kak..~Merisa..
__ADS_1
Iya Risa ada apa?~Kavindra
Kak papa udah sadar dari koma..~Merisa..
Benarkah?!..baiklah aku akan segera kesana..~Kavindra
Ok kak..aku tunggu..aku tutup ya telpon nya...~Merisa..
Merisa mengakhiri telpon itu..dan kembali masuk ke kamar papanya..
"Ri-sa.."panggil papanya yg masih lemah..
"iya pa..Risa di sini.."ucap Merisa dan berjalan menuju ranjang papanya..
"papa i-ingin kamu me-nikah dengan an-nak teman papa.."ucap papa Rendi terbata bata..
"....."Merisa hanya diam
"pa-pa tau kam-mu pasti no-lak..tap-pi pa-pa mohon sama kamu Ri-sa..papa i-ingin mel-lihat putri papa yg sang-at papa sayang me-nikah di depan papa.."ucap papa Rendi penuh harapan bahwa putrinya akan menyetujui permintaan nya..
"...."namun lagi lagi Merisa diam..
karena anaknya hanya diam Rendi pun nengantup kan tangannya🙏..
"paaa"ucap Merisa yg melihat papanya sangat memohon padanya..
"ri-sa papa mohon.."ucap Rendi lagi..
Merisa menarik nafas dan menghembuskan nya
"baiklah pa..Risa mau..asal papa sehat.."ucap Merisa
papa Rendi tersenyum..
"assalamualaikum.."ucap kavindra yg membuat orang yg ada didalam ruangan pun menengok ke arahnya
"kak.."ucap Merisa
"papa..gimana?ada yg sakit?.."ucap kavindra yg sekarang berada di sampin ranjang papanya..
"pap-pa baik nak.."ucap papa Rendi..
"Risa...gimana kata dokter tentang kondisi papa.."ucap kavindra yg kini berbicara dengan Merisa..
"papa udah lebih baik..mungkin beberapa hari lagi pulang..tapi tiap satu bulan sekali harus kerumah sakit untuk terus melihat kondisi papa..
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
-
.................................................................