Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
tujuh belas


__ADS_3

"Van Lo tau nggak kita kenapa di bawa ke ruang guru?"bisik Merisa ke Vania saat jalan menuju ruang guru..


"yah Risa Lo tanya gue..gue tanya siapa?gue juga meneketehek kenapa kita di panggil"bisik Vania


"Yee..ya kali aja loe tau Van.."bisik Merisa..


"shtt..kalian ini bisik bisik apa sih..diam nggak bisa apa?!"ucap driana yg kesal kepada kedua sahabatnya itu..


"iya iya kita diam"ucap Vania..


akhirnya tanpa mereka sadari mereka telah sampai di ruang guru..


"ehem..kalian sudah sampai sekarang masuklah..aku hanya menemani sampai sini.."ucap siswa tadi..


"oh oke makasih y.."ucap Driana..


siswa itu pergi..


"yuk gusy kita masuk.."ucap Vania..


"iya ini juga mau masuk Vania.."ucap Merisa..


"tau tu vania,tumben banget nggak gugup waktu masuk ruang guru..biasanya dia gugup banget..."ucap Driana..


"entahlah..kayaknya di hatiku ada firasat bagus aja.."ucap Vania..


Driana membuka pintu itu dan..


"assalamualaikum.."ucap kompak Merisa dan sahabatnya..


"walaikumsalam..kemari.."ucap pak kepala sekolah itu..

__ADS_1


Merisa dan sahabatnya berjalan menuju meja pak kepala sekolah...


"kalian pasti bingung,kenapa kalian saya panggil kesini.."ucap pak kepala sekolah itu..


"iya pak..apa kami melakukan kesalahan.."ucap Driana..


"bukan..bukan kesalahan tapi kebaikan..akhir akhir ini prestasi kalian meningkat..kami berfikir kalian bekerja sama saat ujian dan kami akhirnya memisahkan kalian pada saat ujian Minggu lalu dan hasilnya sangat memuaskan..jadi saya ingin kalian mengikuti kegiatan pertukaran pelajar di sekolah lain..apakah kalian bersedia?.."ucap pak kepala sekolah itu panjang lebar..


"apa?!kami di kirim untuk pertukaran pelajar atas nama sekolah ke sekolah lain?!"ucap ketiga siswi yg kaget itu..


"iya..apa kalian bersedia?.."ucap kepala sekolah itu..


"tentu...tentu saja pak mana mungkin kami menyia-nyia kan kesempatan emas seperti ini.."ucap Vania..


"iya pak..betul itu ucapan Vania"ucap Merisa..


"saya juga begitu pak.."ucap Driana..


"sekarang kalian kembali lah ke kelas kalian..dan nati saat istirahat pertama kalian datang ke ruang guru lagi untuk mengambil surat persetujuan orang tua.."ucap kepala sekolah


"iya pak.."ucap kompak tiga siswi itu..


mereka bertiga pun keluar dari ruang guru..


"kan apa gue bilang,firasat gue nggak salah kan.."ucap Vania..


"iya iya..tapi bokap nyokap gue ngijinin nggak y?.."ucap Merisa..


"kenapa mereka nggak ngijinin biasanya kan boleh kalo itu tentang sekolah apa lagi ini prestasi.."ucap Vania..


"itu..itu..emm pokok nya adalah.."ucap Merisa..

__ADS_1


"yaudah kalo enggak mau kasih tau Driana sama gue juga enggak lagi pengen kepo.."ucap Vania..


"boleh nggak ya sama papa..kan gue mau di jodohin.."batin Merisa..


...


singkat cerita..


Merisa pulang kerumah..


"semoga di inijinin sama papa.."batin Merisa saat akan keluar dari kamar dan menuju rumah keluarga sambil membawa amplop berisi Durant persetujuan orang tua..


"assalamualaikum.."ucap Merisa yg kini sudah berada di ruang keluarga..


"walaikumsalam.."ucap kompak keluarga itu..


"eh kak Vin tumben kumpul disini..enggak istirahat aja..besok masih kerja kan.."ucap Merisa..


"iya masih lah..tapi kak Vin lagi jenuh masak pulang kerja langsung tidur.."ucap kavindra..


-


-


-


-


-


-

__ADS_1


-


__ADS_2