
Merisa sudah selesai mengeringkan rambut..
ia turun kebawah untuk menemui mama nya..
"ma"ucap Merisa saat sudah tiba di ruang tamu..
namun saat ia akan menghampiri mamanya..ia melihat mamanya mengangkat telepon dan tiba tiba menangis..Merisa langsung berlari menuju mamanya
"mama..mama kenapa menangis?"ucap Merisa yg kawatir dengan mamanya..
"huhuhu..papa!..papa kecelakaan dan sekarang sedang dalam perjalanan ke rumah sakit.. huhuhu.."ucap mama Melani terisak...
"apa?!..oke mama..mama tenang dulu papa pasti baik baik aja.."ucap Merisa mencoba menenangkan mama nya..
"kakkk!!!"teriam Merisa...
sontak kavindra yg mendengar adiknya memanggil langsung lari..
"iya risa..ada apa..?"ucap kavindra cemas
"mama kok nangis?.."ucap kavindra lagi..
"..papa kecelakaan..kita harus kerumah sakit sekarang!!,."ucap Merisa
"apa?!oke aku akan langsung siapin mobil..kamu siap siap.."ucap kavindra yg langsung buru buru ke garasi..
"maa..mama tenang aja..papa pasti baik baik aja..sekarang kita siap siap kerumah sakit ya.."ucap Merisa yg dengan perlahan mengankat tubuh mamanya yg sudah tersungkur kelantai..
mereka segera berangkat kerumah sakit dan tidak butuh waktu lama mereka sampai di sebuah rumah sakit..
mereka bertanya ke seorang suster..
__ADS_1
"hallo sus.."ucap kavindra..sedangkan Merisa ia berdiri di belakang kavindra sambil merangkul mama nya..
"iya ada apa?apa ada yg bisa saya bantu.."ucap suster itu..
"itu apa ada pasien yg baru saja tiba di rumah sakit??.."ucap kavindra lagi
"siapa namanya tuan..?"ucap suster itu lagi..
"tuan Rendi Putra sus.."ucap kavindra..
"oh apa kalian keluarganya,dia ada di ruang VVIP lantai 2 kamar no 21 tuan.."ucap suster itu..
"oh terima kasih sus.."ucap kavindra,sedangkan Merisa dan mama nya langsung pergi menuju kamar yg di sebutkan oleh suster tadi..
sesampainya mereka di kamar itu..betapa mengenaskan nya kondisi Rendi..
setiap tubuh Rendi ada selang yg menempel di tubuhnya..ia juga bernapas menggunakan alat bantu..sedangkan kakinya kanannya di perban belum lagi dengan luka lecet akibat kecelakaan..
sedangkan yg di panggil belum sadarkan diri..
"ya Allah apa yg sudah terjadi dengan papa..kenapa sampai kayak gini?..."batin Melani sambil menangis..
selang tak beberapa lama seorang dokter masuk ke kamar itu..
"hallo maaf mengganggu..apa ini dengan keluarga tuan Rendi Putra?.."ucap dokter itu..
"iya dok..saya kavindra putra..ada apa dok?.."ucap kavindra,sedangkan Merisa dan mamanya sudah lemas karena menangis..
"tuan silakan anda ikut saya keluar dari ruangan ini sebentar..saya ingin memberitahukan sesuatu.."ucap dokter itu..
"baiklah dok.."ucap kavindra dan berjalan mengikuti dokter dari belakang..
__ADS_1
____________
entah apa yg di bicarakan kavindra dengan dokter itu yg pasti kavindra kembali dengan wajah yg tambah kusut dari sebelumnya..
"kak Vin ada apa?apa yg dokter itu bicarakan dengan kak kavin?"tanya Merisa..
kavindra yg mendapatkan pertanyaan dari adiknya hanya mengankat kepalanya dan kembali menunduk..
"KAK..jawab Risa.."ucap bentak Merisa sedikit keras
"baiklah tapi kita keluar dulu di sini ada mama yg lagi tidur....aku nggak mau nanti kamu membangunkan mama.."ucap kavindra balik badan dan berjalan keluar dari kamar itu..
Merisa mengikuti kakaknya dan mereka pergi ke parkiran..
"Risa yakin kamu mau tau apa yg aku bicarakan sama dokter itu?.."ucap kavindra..
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...dan kasih ranting donggg๐๐...
__ADS_1