Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
dua ratus empat puluh tiga


__ADS_3

setelah selesai urusannya dgn rizki... anggara kembali ke merisa...


"dimana gadis kecil itu? " bingung anggara tak melihat gadis kecil itu...


bugh... merisa mrmukul bahunya pelan...


"kamu terlalu lama, mama dari gadis itu sudah ketemu dan membawanya pulang... " ucap merisa kesal... sebenarnya bukan kesal karena anggara pergi lama, padahal pergi anggara tidak sampai 30menit...merisa kesal karena anggara sepertinya menyembunyikan sesuatu...


" alhamdulillah... kalau begitu kita pulang? jgn bilang kamu lupa kalau nanti ma-"


"nanti malam ada makan bersama! aku nggak lupa ya!... " lanjut merisa menyela suaminya... bibir nya maju beberapa senti, ia cemberut...


anggara tersenyum, rupanya istrinya sangat kesal padanya.. anggara merangkul bahu merisa, karena merisa pendek,kurang nyaman jika memeluk pinggangnya... ia merangkul erat hingga istri menempel sempurna pada tubuhnya...


"kalau begitu kita pulang sekarang... " seru anggara dgn masih posisi itu, berjalan kearah basemen mall...


niatnya sih begitu tapi merisa tambah marah, ia menendang tulang betis anggara...


"ketek kamu bau... jgn peluk aku!!... " merisa marah sungguhan... ia berjalan duluan meninggalkan suaminya...


bukannya membujuk... anggara malah membiarkan saja, salah siapa kalau marah terlalu menggemaskan..


****


kita flashback ke semalam... dimana hal yg ngebuat merisa mimpi aneh aneh... (yg nggak paham, boleh baca ulang bab yg lalu.. maaf lama ngilang...)


flashback on..


anggara keluar dari kamar mandi.. ia lupa membawa baju gantinya.. juga jubah mandinya yg tiba tiba nggak ada.. terpaksa menggunakan handuk untuk menutupi bagian pusat hingga rasa lututnya...


niatnya akan berlalu begitu saja dan langsung masuk ke ruang ganti...


merisa yg kepalanya terkejut teriak dan ingin kabur.. anggara yg awal nya ikut kaget hingga langsung memeluk merisa karena takut gadis iku kenapa napa... ia melupakan sesaat jika ia lah penyebab merisa kaget...


bahkan tambah bingung saat merisa menjawab dgn ambigu...


"ma-maaf... nggak bermaksud liat... sumpah!!.. tadi blum liat semua kok, beneran suer dehh!."ucap merisa dgn sangat cepat terlihat jika ia gugup


" dia lihat apa?... "batin anggara


"apa yg kamu liat??hmmm... "tanya nya... namun baru sadar saat merisa memberontak... jika ia telanjang dada...


" ohh! "anggara paham sekarang... bermain sedikit nggak papa kan?...


ia pun menempelkan tubuhnya kepada merisa... memojokan si gadis ini...


"jawab risaa... "pancing anggara lagi, sekarang dgn suara yg sok2 serak... terlihat bulu kuduk merisa berdiri.. ia sangat takut sekarang... anggara mrnaruh wajahnya di ceruk leher merisa dan meniup telinga merisa


hingga


"anggara~".. merisa terceplos sedikut mend3sah


..


" apa sayangg... ".. anggara terpancing dan akan terbuai...


namun di detik kemudian saat tau merisa begitu terkejut... ia pun membalikan tubuh kecil itu...


" bercandaa!!... jgn tegang dong.... "ucap nya yg kelewat santai karena hapus bikin seseorang ingin ngompol di tempat...


" Kamuuu!!!! "pekik merisa...


flashback off...


*****


"Merisaaa... " seru mama Melani semangat...


"ish mama.. suaranya langsung gema di rumah aku!... " ucap merisa pada mamanya... tak lupa membuka lebar mempersilahkan mama dan papa nya masuk...


"ihihihi... maaf maaf... mama terlalu semangat.." ucap Melani...


orang tua anggara ternyata sudah sampai duluan...


"maaf ya besan, biasa macet... " ucap Melani...


reni tersenyum

__ADS_1


"nggak papa... lagipun kita juga baruu sampai juga... " ucap Reni


mereka berkumpul dan duduk di meja makan...


"ini kamu beli apa masak sendiri merisa? " ucap mama nya... memang mengesalkan, apa mama nya ingin memberi tau bundanya jika ia dulu blum pintar masak...


"ini masakan merisa semua ma... aku saksinya... " ucap anggara....


semua terkekeh...


"ada bagusnya ya kamu punya suami, jadi rajin belajar masak.. " entah memuji atau menyindir merisa yg dulunya tidak suka berada di dapur...


"maaaa!!.. " merisa memekik manja, berusa mengode mamanya untuk jgn membongkar masa remajanya...


"apa? mama cuma ngomong aja kok... "ucap mamanya...


" udah udah... kita lanjut nanti, sekarang yuk makan... "ujar bunda menengahi...


semua tersenyum, namun yg lebih bahagia adalah merisa...


" makasih bunda!! "pekik merisa dalam hati...


bagai tau arti tatapan menantunya, Reni tersenyum dan mengdipkan satu matanya..


Reni mulai mengambilkan makanannya,tak lupa menyiapkan untuk suami,sama juga dgn Melani, melihat itu merisa pun ikut ikut...


saat sedang melakukan aktivitas masing masing, tiba tiba mama Melani memulai lagi...


" tapi risa... rumah mu seperti kurang sesuatu... "ucapnya...


" hmm? "bingung merisa, ia pun lantas menatap anggara.. seperti bertanya apa yg dimaksud mama nya ini...


" sepertiiii..."melani sengaja menjeda nya...


"seperti apa? " merisa tak tahan... anggara pun mulai ingin bergabung ke obrolan ini... bunda juga ayah anggara ikut kepo... sedangkan Rendi, ia sepertinya sudah tau maksud istrinya...


Ting!!... tiba tiba Rendi mendentingkan sendoknya ke piring, tidak kasar, tapi cukup menarik perhatian...


"kita makan dulu baru ngobrol ya ma?... " ucap Rendi pada Melani....


"ehem!!!... iya... makan! makan dulu yuk yuk... " ucap Melani...


...*****...


kini mereka telah di ruang keluarga...


"jadi... maksud mama tadi apa? " merisa sudah keburu kepo...


Rendi memejamkan mata, sepertinya putrinya tak sadar jika tadi ia menyelamatkan nya...


"hmm... gini!!... "Melani yg juga baru ingat jadi kembali semangat untuk memulai niat nya!!..


semua fokus mengarah Melani...


"rumah sebesar ini apa tidak sepi jika kalian berdua yg menempati?... " ucap Melani...


"hmm? emang maksud mama, kita hrs ngajak siapa lagi untuk tinggal disini? "... bingung merisa... ia masih blum konek... sedangkan Reni juga suaminya pun langsung paham...


puk!!... bantal sofa menimpuk wajah sok polos merisa, sebenarnya ia memang tak tau!! bukan pura2!!...


" aduh!!.. "pekik kaget merisa... bukan sakit, kan cuma bantal.. hanya terkejut karena tiba tiba di timpuk..


" ishh.. kamu!!... maksud mama.. kalian nggak mau mempercepat momongan!!... "ucap Melani terlanjur kesal...ia jadi langsung to the point...


" ohhh-HA?!!!... "kini merisa sendiri yg memekik..


" HA!-ha apa?.. Ha He Ho?? "cibir sang mama...terlalu kesal dgn anaknya ini..


anggara yg paham, mengenggam tangan merisa, dan mengelusnya menggunakan ibu jarinya...


" maa.. bukannya menunda, aku sama merisa juga usaha...ya kan sayang?...lagi pun kita juga baru kuliah, mungkin allah tau, kita masih harus fokus belajar.."ucap anggara membantu merisa, yg kini pandangannya melihat merisa, agar gadis itu ikut menjawab juga..


merisa memutar wajahnya dan memandang dua mata anggara...terkihat mata itu tak masalah dgn kebohongan ini... membuat merisa kian tambah mencinta lelaki di depannya, sebegitu melindungi dirinya hingga rela berbohong trs2an kepada orang tuannya....


merida tersenyum, melepas pandangannya pada anggara dan kini melihat mamanya... senyum tak ada beban, malah terkesan sangat bahagia...


" iya maa... kita lagi usaha! mama tenang aja.. mau cucu berapa?...."jawaban lembut dari merisa... sontak membuat semua yg disana jadi memasang wajah yg sulit, Melani senang bukan main, senyum nya mengembang tinggi... sedangkan Rendi hanya geleng2 dgn istrinya, Reni dan andre hanya tersenyum...

__ADS_1


namun yg Komuk adalah wajah anggara, sangat terlihat terkejutnya, bahkan tak mengindahkan orang di sekitarnya, wajahnya hanya menatap merisa..ia tak berkedip seperti ingin memastikan sesuatu lagi... mencoba sadar kalau mungkin saja merisa hanya ingin menenangkan orang tua mereka...


hingga saat wajah merisa yg semula menatap orang tua nya memalingkan wajah dan menatap anggara..


melihat wajah anggara, merisa tersenyum penuh arti dan hanya anggara yg tau arti itu, ya! itu jawaban nya...


tak bisa membendung nya... anggara langsung bangun dan memeluk merisa, bahkan mengankatnya hingga merisa sudah tak duduk di kursi nya...


"kyaaa!!!... anggara!!.. " pekik merisa kaget...


bukan menjawab merisa anggara memeluk merisa dan menenggelamkan wajahnya di ceruk leher istrinya...


"turunin anggara!!!.. " merisa malu di lihat orang tua nya... bahkan orang tua nya ikut kaget dgn tindakan anggara yg tiba tiba...reflek mereka ikut berdiri dari duduknya...


"iya ma!! bun!!.. kalian mau cucu berapa?? hmm?!!... " pekik semangat anggara... terlihat wajah yg sangat bahagia disana..


mendengar itu... sontak semua tertawa kecuali pasangan baru yg baru bertemu itu... sang gadis tersenyum malu sedangkan si laki laki tersenyum merekah bagai baru menenangkan lotree...


****


acara makan malam itu telah selesai... orang tua anggara dan merusak telah pulang... padahal anggara sudah menyarankan untuk menginap karena sudah terlalu malam... namun kedua pasangan yg sudah berumur itu kekeh ingin pulang...


"nggak... mama pulang aja anggara!! mama mau cucu nya cepet otw!! jadi kamu yg rajin2!!.. " ucap Melani tak di filter itu...


Reni dibuat geleng2 dgn BFF nya yg sudah menemani hingga hampir lansia ini... masih begitu rempong seperti ABG... Reni pun jadi melihat kerjaan Rendi, pantas saja pria itu masih awet muda padahal bertaut jauh dari Melani... pasti di buat tertawa dgn tingkah Melani...


"sayang... bunda juga pulang dulu ya... ayah ku besok ada kerjaan.. jadi nggak bisa nginap... " ucap Reni mengelus pundak anaknya... tak terasa pundah kecil itu sekarang sudah segagah ini...


"yg ada kerjaan ayah kan? bunda disini ya?... " ucap anggara yg ingin menahan bundanya...


"hey son!! kau tau pasti jika kita tak akan bisa jauh dari istri masing2!!.. " ucap sang ayah menolak permintaan anaknya itu...


"oke!.. " hanya itu yg bisa ia jawab.. mau bagaimana lagi? bisa berabe jika ia di kirim lagi untuk latihan..


Rendi tersenyum...melihat interaksi itu... ia jadi teringat kavindra...


"sering main ke rumah papa ya... " ucap Rendi pada menantunya itu...


btw... sendari tadi merisa tak ada disana, ia mengancir duluan ke kamar saat tau ortunya akan pulang... beralasan sudah mengantuk... sungguh anak tak betmoral!!..


angara mengantar mereka sampai depan halaman...


"assalamu'alaikum... " pamit mereka... dan di jawab anggara...


****


krettt... pintu di bukaaa.. terlihat kamar gelap.. hanya lampu tidur yg menyala...


"merisa??.. kamu udah tidur??... " ucapnya sembari menutup pintu..


melihat kasur.. terlihat sesuatu mengembangkan di sana.. di pikir itu merisa yg bersembunyi.. berniat menurunkan sedikit selimut itu agar sang istri tak pengap..


baru duduk di pinggir kasur sesuatu meneluk jua dari belakang...


"dorr!!.. "pekik nya...


" kamu ya-!!!!.. "terhenti di tenggorokan ucapannya... antara tercengan saat betbalik badan...


●●●-


-


-


...oke.....


...lanjut?...


...kasih komen dulu.....


...jangan lupa like!...


...kasih ranting 5!!!😁...


...share juga yak..πŸ˜†πŸ˜†...


...nggak lupa kasih dukunganπŸ˜‹...

__ADS_1


...mau doublle eps?..vote dulu🀩🀩...


__ADS_2