Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
dua ratus empat puluh dua


__ADS_3

01.53 P. M


Los Angeles internasional airport...


"alhamdulillah sampai akhirnya...."


"ehehehehe... merisa bakal bangga nih gw baca hamdalah... " pekik nya lagi...


ya dia vania... 15 jam sudah dalam pesawat dari bandara ibu kota J... semalam ia menghubungi merisa karena ini... ia akan pamit pergi sementara... sebenarnya bukan keinginan nya... tapi ini permintaan sang papi... papi nya yg jarang pulang dan lebih lama menetap di Los Angeles merindukan nya... namun sang papa tidak bisa pulang... akhirnya ya begini... vania yg menyusul.. lagi pula untuk memperbaiki mood dan membuka lembaran baru setelah Alvin pergi juga baik... karena disana terlalu banyak kenangan bersama sang kekasih...


memilih memakai pesawat umum namun VVIP... tidak memakai pesawat pribadinya...


melepas kaca mata hitam nya... ia sudah berada di luar bandara


"jam 1...ini taxi ada yg online nggak ya... " cuman vania...


walau ini permintaan sang papa, tapi vania belum bilang pada sang papa bahwa ia datang kesini.. makanya dia ingin men suprise papanya...


"hmm... taxi pada udah tutup semua... yg buka jauh dari sini... pasti lama nunggu..." gumannya sendiri...


"hmm... mending tidur di hotel sekitar sini... baru pesen taxi besok pagi... lagian papa pasti udah tidur... besok suprise di kantor aja... " gumannya lagi sendiri...


dan ia pun melilih berjalan kearah hotel terdekat sambil bersenandung senang... ia pun memuji diri sendiri karena pintar mengatasi masalah... (menurutnya ia sudah pintar dgn menentukan pilihan diatas).. dasar vania...


...****...


"baiklah... kalau begitu kerja sama ini akan di perpanjang... terimakasih telah percaya pad-"


BRAKKK...


"PAPAAAA..SUPPRAISEEEE... " teriak seorang gadis dgn bar bar... membuat acara pertemuan penting itu terhenti...


Krik


krik


krik


semua mata melihat bingung gadis itu... sedangkan yg di maksud papa oleh gadis itu menepuk jidat pelan dan memejam kan mata...jgn tanya bagaimana wajah yg menjadi objek semua mata ini, tentu canggung dan sangat malu


berbeda dgn sang papa... Sang penerima jasa itu menatap lamat... menikmati seakan tak percaya siapa yg di depannya...


"vania... " lirihnya berbarengan dgn suara sang pemilik perusahaan ini...


"ehem!... perkenalkan... ini putri ku... Vania Keysha... " akhirnya sang pemilik perusahaan bangun dan menarik putrinya untuk ke sampingnya...


semua akhirnya paham dan menurunkan pandangan mereka terhadap putri atasan mereka... berbeda dgn mereka, sang penerima jasa mereka masih menatap lama vania...


membuat papa vania tak enak, akhirnya memperkenal kan mereka...


"ehem... vania... ini tuan muda dari keluarga Dirga, tuan Revaldi angga Dirga...."


mendengar kata 'Dirga'.. membuat vania jadi menjatuhkan pandangannya ke arah orang yg di maksud...


DEG!!!... tatapan mereka bertemu... mereka bertatapan...


tatapan vania sangat mendalam...


"Alvin?!!..... bu-bukan.... mereka berbeda... " batin vania saat sosok alvino dan revaldi saling bertabrakan...


tes... air mata itu meluncur dgn sendiri nya dari mata vania...ia tadi terlanjur sedikit berharap...


segera vania usap air matanya...


"sadar van... dia bukan Alvin... mereka hanya mirip... ayo!! jgn buat papa malu!!... " batin vania...


"ehem maafkan saya... " ucap vania saat melihat wajah terkejut revaldi...


"i-iya... saya mengerti... saudara saya pernah menceritakan anda... maaf kan kehadiran saya jika membuat Anda jadi mengingatnya... kami memang terlihat mirip... " ucap revaldi tanpa melihat vania... ia meremas jemarinya di bawah meja...


"iya.... "


"..... " hening... karena suasana itu membuat hening...


"ehem! sepertinya saya mengganggu... maaf kan saya...saya akan pergi... " ucap vania pada orang orang yg ada disini..,


"pa ku tunggu di ruangan mu..." ucap vania kepada sang papa lalu melenggang pergi...


"baiklah... mari kita lanjut..maaf atas ketidaknyamanannya... " ucap sekertaris papa vania...


meeting dilanjutkan...


...●●●...


"selamat pag-"


"pagi" jawab vania cepat... ia buru buru masuk ruanga sang papa...


Brakk... menutup pintu sedikit keras hingga terdengar suara nya..


"apa bisa semirip itu??... mata... mata itu sama dgn mata Alvin... bukan kah warna mata mereka berbeda?..."


flashback...


"vin... denger denger lu punya abang kan?... " tanya vania di tengah kencan paksa yg di buat alvino...


"iya... kenapa? lu naksir dia?... gw kasih tau nih... gw sama abang gw emang kelihatan sama... tapi lebih ganteng gw... mata gw sedikit hijau ke abu abuan... kalau abang gw biru keabu-abuan... bagus mata gw... lebih langka... gw jamin keturunan kita nanti cantik ganteng deh!... "


"dihh... kan gw cuma nanya... lagian mana buktinya kalau kalian mirip?... " ucap vania...


"hmm... kalau foto sekarang nggak ada... yg ada foto beberapa tahun lalu sebelum dia ke Australia... " ucap Alvin...


"yaudah mana? bohong nih pasti... " selidik vania...


"nggak percaya? ... nih gw tunjukin... " alvino mengeluarkan HP nya dan menunjukan potonya dgn kakak nya..


vania melirik layar HP alvino...


"gimana? " tanya alvino pada vania...


"iya iya... puas? " sewot vania sembari mengeplak bahu alvino...


"santai ay... santai... " alvino berusa menghindar...


"hah!! apa!!... gw santai nih!! mau gw bantai ha?!! ... " geram vania tiba tiba...


"waduh... lupa gw.?!!... lagi pms nih.... "


flashback of


"tapi.... kenapa gw ngerasa dia Alvin?... "


"hiks hiks... sadar vania!!! sadar!!!... Alvin udah nggak ada di dunia ini!!... hiks hiks..."


"hiks... "


"hiks"....


vania terduduk di lantai dgn merungkupkan wajah nya ke dua lutut nya... menangis pilu... bayangan nya dgn Alvin jadi terlintas lagi... semua bagai kaset rusak berputar...

__ADS_1


ini lah ekspetasi yg tidak sesuai realita... niatnya mau ngelupain, eh malah gagal move on...


"..... "


***


"pagi... "sapa anggara saat melihat merisa bangun dari tidurnya


cup... sebuah kecupan di kening merisa, mendarat sempurna...


"hmmm... pagi.... " ucap nya dgn suara khas bangun tidur..


hmm...dingin sekali pagi ini... padahal ia sudah terbungkus selimut tebal... kenapa serasa seperti telan*jang, juga tubuhnya kenapa sakit semuaa... rasanya ia tidak ingin bangun...


tunggu...


telanjang?!!!...


blank...mata merisa terbuka lebar... ia langsung melihat kearah sumber suara tadi... terlihat seorang pria yg telah siap mengawali harinya...


"kalau masih mau tidur, tidur dulu... di meja makan udah ada sarapan... kamu nanti tinggal panasin kalau udah dingin... "ucap anggara sembari membenarkan baju nya menghadap kaca ...memutar badannya dan menghadap merisa kemudian mengusap puncak kepala merisa...


" makasih untuk semalam sayang.... "senyum lebar anggara terpampang jelas!!...


yap... merisa bangun dari bengong nya...


" gw... gw mantan perawan?!!... "entah maksud merisa bertanya, atau sedang menyadarkan dirinya..


melihat itu anggara tersenyum.. menggemaskan batinnya...


cup... lagi lagi sebuah kecupan di kening...


" kamu bukan lagi goda aku lagi kan? "alis anggara naik turun saat melihat merisa masih bengong... anggara sungguh tertarik lagi...


" apa? n-nggak tuh... "refleks yg bodoh... ia malah bangun terduduk tapi lupa menaikan selimut nya...


" bangun sayang... "ucap anggara memejam...


" iya.. aku udah bangun kok... "ucap merisa gugup... masih blank...


" kan... kamu tanggung jawab!.. "ucap anggara...


" ha?...tanggung jawab?... apa?... aku udah bangun... "


"dia bangun... shhh... "


"bangun merisa... "


"sayang... "


"nggak!.... aku masih capekkk... nggakkk!!!... " teriak merisaa sembari memejam kan mata


"bangun risaaa... "


"hah... hah... apa?apa?... anggara?... "blarr... matanya kali ini sungguh terbuka..


merisa langsung ter duduk... melihat badannya... baju nya masih melekat, badannya ringan...melihat ke sekeliling... dia sudah di kota D


huftttt.... merisa menghela nafas lega...


ternyata mimpi... batinnya...


anggara menatap bingung merisa...


" kenapa? kamu mimpi buruk... kamu teriak2 cape... mau aku pijit?... "ucap anggara khawatir...


" nggak aku nggak papa... lagi mimpi masa depan... "


"iyaa" jawabnya...


"kyk nya itu kode aku hrs ngelakuin kewajiban aku... gpp merisa... ini kamu sama anggara!! cowo yg kamu suka dan cintai, dia kekasih halal mu!... ayo kasih hak dia!! .. " batin metisa...


"disana ada aku juga? apa di mimpi mu kita bahagia?... "


"yaa... sangat!!! tapi kamu lebih bahagia disitu.. ahahahahah... " entah kenapa metisa tertawa...


anggara yg tak tau apa apa bingung... mungkin mimpi istrinya sangat bagus hingga merisa tertawa... begitu pikirnya


"merisa... keluarga kita akan datang nanti jam 8 malam untuk makan malam bersama... ayah bunda, papa dan mama... mereka ingin mengunjungi kita... " ucap anggara...


"begitu? baiklah... berarti jadwal akhir pekan kita hari ini untuk berbelanja...antar aku ke supermarket ya?... " ucap merisa...


"hmm...apa pun untuk mu.." anggara tentu mengiakan..


merisa tersenyum dan segera bersiap... anggara pun segera ke garasi dan memanasi mobilnya... menunggu istrinya pasti memerlukan waktu...


namun ternyata salah, istri lebih cepat dari bayangan nya... namun... bukan itu yg membuatnya terkejut... melainkan penampilan istrinya itu..


metisa masuk ke mobil disamping kemudi...


"merisa?... "


"iya?... "


"kamu? make jilbab?... "


"hmm... kenapa? nggak suka? atau nggak cocok? " ucap merisa...


"nggak.... kamu malah tambah cantik... pertahanankan itu... " anggara mengelus pipi merisa,ia tersenyum tulus..sangat bangga dgn perubahan merisa... merisa tersenyum... dgn cepat merisa mendekat dan men*cium pipi anggara...


sekali lagi anggara di buat terkejut...


"loh? kok bengong... ayo belanja... ucap merisa ketika sadar mobil mereka tidak bergerak..


" i-iya... kita berangkat... "anggara tersipu...


ingin rasanya merisa teriak... kenapa punya suami se menggemaskan ini... ia menyesal dulu ingin bercerai... ugh... semoga ia tidak mimisan nanti...


ah... dia jadi membayangkan, seimut apa wajah anak anak nya nanti? akan secantik atau setampan suaminya?ia ingin memiliki berapa baby... ahh terlalu menyenangkan


baru berjalan sekitar 40 meter dari apartemen... lagi lagi anggara dibuat kaget hingga mengerem mendadak... ia sungguh di buat gugup oleh istrinya ini.. bagaimana tidak... tiba tiba istri mengenggam tangan nya yg sedang menyetir, blum lagi istrinya yg bertanya sesuatu yg membuatnya ikut berdebar...


"anggara...kira kira 5 baby cukup untuk kita?berapa jarak kelahiran mereka? 2 tahun sekali?... ughh... pasti seru... "


ckittt... mobil tertentu di tengah jalan...


"me-merisa? kamu ingin anak?"


"kamu tidak mau? " merisa malah bertanya...


"mana mungkin!!... aku akan sangat bahagia bisa menjadi ayah.. "


"baiklah... "


"ba-baiklah?..." bingung anggara...


tinnnn... sebuah klaksom dari mobil di belakang mobil, membuat pembicaraan mereka terhenti...


"ishh... anggara?!!!... cepat jalan kan mobil nya... " ucap merisa...

__ADS_1


"i-iya..." anggara menjalankan mobilnya...


"tapi risa... sebelum punya bayi kamu harus ngelakuin 'itu'... jgn bilang kamu cuma lagi bercanda?.... huftt" batin anggara ....


...*z*z...


"belanja masakannua udah... aku mau beli camilan ya?... " tanya merisa...


"iya... tapi nanti jgn terlalu dimakan sering sering.."


"iyaa... " jawab merisa... mereka segera mdndiring troli kearah rak camilan...


"enak nya yg mana? aku bingung anggara.." tanya merisa...


"beli semua merek gapapa... asal makanya jgn sering-sering... " ucap anggara sembari mengelus pucuk kepala merisa... lihat lah wajah senang merisa yg begitu berbinar melihat makanan ringan itu..siapa yg tega jika membuat wajah itu bersedih dgn tidak menuruti semua kemauan nya...


"sungguh?... ughh... kamu terbaik... "


cup... terlalu senang merisa kembali men*gecup pipi anggara.. kemudian ia berjalan semangat memilih snack... meninggal suaminya yg lagi lagi membatu


saat sedang memilih jajan... seorang anak kecil bersumur sekitar 3 tahun sedang mencoba mengambil sebuah snack yg terlalu tinggi untuknya...


merisa yg melihat itu membantu gadis kecil itu...


"Hai?... kamu mau ini?... " tanya merisa menunjuk camilan yg dimaksud gadis cilik itu...


anak itu mengangguk takut...


"biar ku bantu ya... " merisa mengambilkannya dan memberikannya...


"acih akak... " (makasih kakak)...


"ihh... gemuznya... iya sama2... " ucap metisa sembari mencubit pipi cubi gadis kecil itu...


gadis itu pergi... namun beberapa menit kemudian gadis itu kembali kepadanya dgn wajah siap menangis...


"kenapa?... apa mama mu tidak menginjikan kamu membeli ini?... "


gadis kecil itu me gegeleng...


"mam ndak ada... " (mama nggak ada)...


"hmm?... kmu kehilangan ibumu??... "


gadis itu bingung...


"maksud ku... mama mu hilang?... "


gadis itu mengangguk...


"kenapa merisa?... " ternyata anggara sudah di belakang nya...


"dia kehilangan ibunya... ibunya pasti bingung mencarinya..."


"kita antar dia ke pos... kita tunggu sampai ibu nya kembali... "


"iya... " merisa langsung menggengdong gadis kecil itu.. ia akan langsung pergi...


"tunggu risa... kamu harus membayar belanjaan ini dulu.... " ucap anggara mengingatkan merisa...


"oh iya... baiklah... kita kekasir... " merisa mendudukan gadis kecil itu ke sisi troli yg disana khusus ada tempat anak...


"aku ingin mencoba menaruh bocah disini... ternyata seru.. "ucap merisa... sungguh kali ini senang karena bisa merasakan fungsi sisi troli yg bisanya kosong ...


anggara hanya menggeleng gemas...


saat diantrian kasir... seorang ibu ibu bertanya pada merisa...


" apa dia suami dan anak mu? "...


merisa tersenyum...


" iya bu... "


"kalian sungguh keluarga kecil yg manis...ku doakan gadis kecil ini akan segera punya adik... " ucap ibu itu dgn tiba tiba mengelus perut datar merisa...


merisa terkejut, namun selanjutnya tersenyum...


"aminn... terimakasih doanya bu... mari... saya duluan bu... " ucap merisa ketika melihat anggara telah selesai membayar...


anggara sebenarnya tadi ingin menyela tapi melihat respon metisa... membuatnya mengurungkan niatnya... sepertinya metisa memang sedang bersiap menjadi istri sesungguhnya... padahal anggara tak memaksakan nya.... namun anggara bangga dgn perubahan merisa...


mereka keluar dari market di mall itu dan berjalan kearah pos...synggub manis terlihat... anggara yg menggending gadis kecil dgn merisa yg tersenyum sembari mengajak bermain gadis kecil itu hingga tertawa... membuat orang orang di sekitar mereka ikut bahagia, mereka gemas dgn keluarga kecil itu...


dftr... drtt... saat tiba di pos... ponsel anggara bergetar...


"merisa... sebentar... " ucap anggara sembari menunjukan teleponnya yg bergetar... dari rizki...


anggara menjawabnya...


"Ketemu... " singkat padat dan sangat jelas... namun blum tau apa yg ketemu... tiba tiba anggara mematikan speaker... sembuat metisa jadi menatapnya


"merisa aku ke toilet sebentar... " pamit anggara...


"iya" mau tidak mau merisa mengiyakan...


****


"ketemu anggara...Revaldi angga Dirga.... dia ikut campur... dia yg bantu konek kita waktu itu.... "


sebenarnya... saat di luar kota kemarin,kota S lebih tepatnya..... tujuan anggara bukan hanya urusan keluarga... namun untuk menyelidiki lebih jelas kasus merisa terakhir kali... ya, kasus yg berkaitan dgn bastian... seminggu lalu bastian memberi info jika kakak nya sudah mulai bergerak... anggara membagi tugas..namun konek anggara melemah karena ia tinggal 6 bulan..juga anggotanya yg banyak tewas di kasus terakhir,membuatnya sedikit sulit dan disitulah Revaldi membantu..entah tau dari mana..ia memberi bala bantuan, dan membuka jalan anggara...namun revaldi tak menunjukan identitasnya,membuat seminggu ini rizki begadang mencari tau siapa...dan hari ini rizki mengetahui nya...


"sepertinya abang Alvin juga mau balas dendam... " suara rizki...


"tentu saja... nyawa Alvin juga akan di balas nyawa... "


anggara ingin segera menghancurkan kunci masalah ini!!!... ia akan menghabisi hingga habis kali ini... kakak bastian mulai mengambil alih beberapa tempat hingga membuat nya kembali punya posisi di sini..


"bagus juga... sampai punya posisi di kota S... dia sudah bergerak lama sebelum kejadian merisa waktu itu... ketinggalan start bukan berarti terakhir sampai finish... Renggan gw nggak sabar ketemu lu..."anggara meremas ponselnya...


-


-


-


...oke.....


...lanjut?...


...kasih komen dulu.....


...jangan lupa like!...


...kasih ranting 5!!!😁...


...share juga yak..😆😆...


...nggak lupa kasih dukungan😋...

__ADS_1


...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩?...


__ADS_2