
esok hari nya..
"sayang..istirahatlah..papa mu sudah mendingan..jadi tenang lah.."ucap mama Melani menghibur putrinya..padahal dirinya sendiri juga sedang cemas dgn kondisi suaminya..
"ma..Risa baik baik aja kok.."ucap Merisa..
"tapi kamu belum tidur dari semalam sayang.."ucap mama Melani..
"iya..kamu tidur aja..biar kakak sama mama yg giliran jaga papa.."ucap kavindra..
"sttt..kakak nggak usah sok sok'an suruh istirahat deh..orang kalian juga nggak ada yg tidur dari semalam kan?..mending kalian aja yg istirahat.."ucap Merisa...
coba bayangkan...dalam keadaan seperti ini siapa yg bisa tidur nyenyak?..lebih baik membuka mata terus,dibandingkan harus menutup mata dgn hati yg tak nyaman..
"hahh..baiklah.."ucap kavindra..
bohong kalo bilang diantara mereka tidak ada yg lelah...tentu semua lelah,namun lelah itu seperti nggak mempan jika berhadapan dgn hati yg gelisah..
..............
"jadi Bun..bisa tolong jelasin apa yg bunda maksud kemarin.."ucap anggara sembari berhadapan dgn ayah dan bunda nya...
"teman kami atau lebih jelasnya,calon ayah mertua mu sedang dalam kondisi darurat..3 bulan lalu ia terkenal musibah,dia kecelakaan dan mengalami struk ringan..dan yg lebih mengagetkan ternyata dia juga mengidap gagal ginjal,yg membuatnya membutuhkan pendonor ginjal...namun..selama ini ternyata tidak ada ginjal yg cocok..dan kemarin atau lebih tepatnya kemarin lusa kondisinya menjadi semakin parah.."ucap ayah anggara panjang..sedangkan anggara mendengarkan dgn seksama..
"dan dia yg merasa waktunya tinggal sedikit ingin mempercepat pernikahan ini.."sambung bunda..
"trs bagaimana dgn pendapat putrinya Bun?..apa dia mau di per'istri anggara?.."ucap anggara..
"bunda tau..pernikahan yg dibangun dari perjodohan akan ada penolakan sayang..tapi insya Allah dia mau sayang..nyatanya ia menerima pertunangan kalian walau secara tidak langsung.."ucap bunda....
"hahhhh..baiklah Bun..anggara ikut bunda saja..toh mau besok atau tahun depan,sama sama juga bakal di jodohin.."ucap anggara pasrah..
bundanya tersenyum..
"terimakasih atas pengertiannya sayang..bunda jamin kamu nggak akan kecewa dengan keputusan mu ini.."ucap bundanya..
__ADS_1
"hmm.."anggara tersenyum..
"semoga aja Bun.."batin anggara
"baiklah bunda akan menentukan hari dgn calon ibu mertuamu.."ucap bundanya..
"baiklah Bun..anggara juga akan kembali ke kamar.."ucap anggara pamit undur diri dari ruang keluarga itu..
"tunggu anggara!..ayah ingin bicara dgn mu.."ucap ayah anggara..
"baiklah bunda akan pergi ke kamar..kalian ngobrol-ngobrol lah dulu.."ucap bundanya itu pergi meninggalkan 2 kutub magnet yg selalu bertolak bila bertemu.. namun..ada apa kah gerangan?.. kenapa tiba tiba ayah ingin bicara?..entah..hanya mereka dan Tuhan yg tau..
.........
"kak..kakak pasti lelah..pulang dan istirahatlah kak.."ucap Merisa..
"hmm..aku tau kamu menghawatirkan aku tapi aku sungguh tak papa..jadi tenanglah..lagi pula ini belum seberapa jika di bandingkan dgn lemburku di kantor.."ucap Kavindra dgn di akhiri senyum khasnya..
"apa?!..apa kakak selalu kecapean kayak gini?..ohhh no..kapan aku akan punya kakak ipar jika begini.."ucapnya dgn nada cemberut...
"Huhh..sudah aku tebak..aku bukan princess kesayangan kakak lagi kan..pasti gadis itu sudah melengserkan aku dari tahta di hati kakak.."ucap Merisa ngambek..
"UPS.."Kavindra yg menyadari kesalahan di dalam perkataanya..
"bukan begitu Risa..kamu masih no 1 di hati kakak mu ini..nggak ada yg bisa menggantikan kamu..sungguh!.."ucap kavindra..
"sungguh?..bahkan sampai kamu punya seorang putri yg cantik.."ucap Merisa..
kavindra mulai bingung menjawab..
.............
Hallo..bagaimana kondisi disana?..~bunda anggara..
Lancar..putri hanya tinggal menunggu keputusan putramu..~ucap orang di sebrang sambungan telepon itu..
__ADS_1
*P**utraku juga sudah setuju...Baiklah..berarti* semua sesuai rencana..apa kita akan mempertemukan mereka?..atau langsung cari hari untuk menikahkan mereka?..~bunda anggara..
Untuk apa kita memperlambat waktu..langsung saja kita cari hari untuk pernikahan putra dan putri kita..mereka juga sudah kenal...~ucap orang di sebrang sambungan telepon itu..
Baiklah..bagaimana kalo Minggu depan.. itu adalah hari baik yg sudah aku cek..~bunda anggara..
Aku ikut baiknya saja...~ucap orang di sebrang sambungan telepon itu..
Baiklah.. berarti kamu sudah setuju...aku tidak sabar ingin menjadi kan putrimu sebagai menantuku...~bunda anggara..
Aku juga menanti hari itu..~ucap orang di sebrang sambungan telepon itu..
Baiklah..aku akan tutup telepon ini..~bunda anggara..
Iya..~ucap orang di sebrang sambungan telepon itu..
bunda menutup panggilan itu..
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...nggak lupa kasih dukungan😋...
...dan kasih ranting donggg😁😁...
__ADS_1