
"ALVIN!!! " teriak sang ayah...
"CUKUP!!!... cukup ayah!!! kali ini aku menolak!!!... " ucap tegas Revaldi...
"ᴋᴀᴜ-"
"kali ini dengar kan aku, atau ᴀʏᴀʜ ᴀᴋᴀɴ ᴋᴇʜɪʟᴀɴɢᴀɴ sᴀᴛᴜ ᴘᴜᴛʀᴀ ʟᴀɢɪ!! " potong Revaldi menyela sang ayah...
Panji tertegun mendengar ucapan Revaldi... namun detik berikutnya ia merubah ekspresi wajahnya tegas, lebih dingin...
"keputusan ku tetap!!! kau akan menemui tunangan abang mu!!! tunggu kabar dari ku.. " ucap ny kemudian melenggang pergi..
brak pintu tertutup...
"ᴀɢʀʜʜʜᴀᴀʜʜʜʜ!!!! " teriak Revaldi...
***
"untuk ku?? " tanya merisa saat anggara tiba tiba menyodorkan kotak berwarna navy, dari bentuknya seperti kotak perhiasan...
"bukan.. ini untuk bunda.. " ucap anggara..
wajah yg sempat antusias berubah datar...
"trs kenapa tunjukin ke aku... " ucap merisa melengos...
anggara tertawa..
"aku bercanda... ini untuk mu, coba lihat apa kamu suka? " ucap anggara kemudian memutar badan merisa agar melihat kearah nya..
"beneran nih?? bukan karena kamu lihat aku gini trs berubah pikiran dari harusnya kamu kasih bunda malah kamu kasih ke aku? " ucap merisa masih cemberut..
"bukan... ini beneran buat kamu... " ucap anggara tersenyum dan kembali menyodorkan kotak navy itu...
"nggak! kamu bohong.. pasti sebenernya untuk bunda kan? " ucap merisa
"bukan.. ini beneran buat kamu.. tadi aku cuma iseng aja.. " ucap anggara..
walau mendengar ucapan anggara, namun itu tidak membuat merisa mengambil kotak itu, walau dalam hati merisa ia tertarik dgn isi kotak...
melihat itu anggara kemudian beralih membuka kotak itu dan..
"ini beneran buat kamu... lihat.. " ucap nya memperlihatkan isi kotak itu...
"ini.. bagaimana bisaa? " ucap meris terkejut hingga menutup mulutnya dgn telapak tangan..
"coba bilang, apa yg nggak pernah ku bisa... " senyum anggara sedikit sombong..
yap seperti dugaan, itu gelang yg anggara rebut secara paksa dari renggan..
"iyaa... si paling paling lah.. " ucap merisa menyauti tingkah anggara..
"tapi... ini berarti kamu dapat dari renggan kan? kamu nggak mencurikan? kalau iya-"
"sttt... aku nggak akan kasih kamu hasil curian.. percaya sama aku!! " ucap anggara menyela..
anggara memang mengambil gelang itu tapi juga meninggalkan uang 600 M untuk ganti rugi. anggara tidak ingin merisa memakai sesuatu dari hasil curian..
"bener ya? " ucap merisa..
"iya! sekarang coba pakai" mantap anggara sembari mengeluarkan gelang itu dari kotak...
merisa menjulurkan tangan kanan nya, dan segeralah anggara memasangkannya..
__ADS_1
"makasih... " ucap merisa...
"aku juga makasih.. " ucap anggara..
"untuk? " ucap merisa sedikit bingung...
"rahasia.. " ucap anggara kemudian memeluk merisa...
****
"huekk.. huekk.."suara bising yg asalnya dari kamar mandi..
di pagi buta ini tentu suara itu mengganggu seseorang yg sedang enak enak tidur, namun saat sadar itu dari pasangannya, ia segera bangun dan berjalan kearah kamar mandi...
" drii... "panggil nya..
" lo gapapa riz? "tanya driana saat sudah di belakang suaminya... tentu sembari menekan tengkuk lelaki itu...
rizki menggeleng dan berniat bangun dari jongkok di depan closet... namun blum berbalik, ia malah kembali jongkok dan muntah muntah lagi...
" masuk angin ini... semalam lo makan nggak?? "tanya driana...
pertanyaan itu tak di jawab, namun dgn cepat driana membantu memapah rizki untuk kembali keranjang nya...
setelah memantikan rizki duduk di tepi ranjang, driana buru buru menungankan air putih ke gelas.
" ini minum dulu.. "ucap driana...
gelas itu di Terima rizki...
" gue kerokin mau? "ucap driana...
rizki kemudian mengangguk...
dgn cekatan driana segera mengambil uang koin dan minyak kayu putih, bebarengan dgn itu rizki membuka kaosnya dan memposisikan tidurnya untuk tengkurap... driana datang dan mulai melakukan tugasnya...
****
"dah selesai!!... gue tinggal bentar ya... biar gue seduhin teh di dapur.. " ucap driana setelah selesai mengkeroki rizki.
rizki lagi lagi mengangguk... dia betulan masuk angin karena bekas kerokan driana sangat merah merah...
driana kini di dapur, sedang sibuk menyeduh teh.. saat sedang mengaduk teh di cangkir ia terpikir sesuatu...
"tumben banget sakit, padahal akhir akhir ini lagi nggak ada jadwal lembur.. " guman driana...
driana yg sedang fokus pada kegiatannya... tiba tiba di kejutkan oleh seseorang yg merengkuh nya dari belakang.
"lama!!.. gue kangen.. " ucap rizki yg kini kepalanya telah bersandar di bahu driana..
"ck.. bentar lagi nih... ini juga udah mau ke sana.. " ucap driana berbalik...
"hmm.. " jawab rizki sembari kembali memeluk driana...
"dri..."panggil lirih rizki..
" hmm"sahut driana..
" hari ini bolos kuliah ya.. gue mau di peluk trs... " ucap rizki dgn nada manjanya...
"hahhh.. okee.. " ucap driana sembari menpuk nepuk pundak rizki.. sebenarnya driana tidak terkejut dgn manjanya rizki, karena memang kalau sedang sakit rizki aja manja seperti anak anak..
"sekarang yuk kekamar lagi, trs minum tehnya... " ucap driana sembari mulai mengurai pelukan itu...
__ADS_1
"hmmm... " jawab rizki... dan detik berikutnya baru lah dia mau melepas tangannya dari pinggang driana..
dan dgn tak bersemangat rizki melangkahkan kaki nya untuk kekamar, ia sangat malas sebenarnya...
driana hanya geleng geleng kecil melihat nya...
****
"Hai putri momm... kenapa hmmm??? " ucap nya sembari membaur duduk di smping putrinya, membuat si empu jadi bangun dari berbaring nya disofa panjang...
"stttt... kenapa bangun... sini.. " ucap mommy nya sembari menarik kepalanya untuk tertidur di paha mommy nya..
mommy nya mengelus elus surai panjang vania...
"kenapa hmm?? " tanya mommy nya lagi..
vania menggeleng...
"bohong!! mom tau!! kamu putus cinta?? " selidik mommy nya....
"hahh momm.. " jawab vania mendesah malas meladeni...
mommy nya tersenyum misteri...
"kenapa? cinta kamu sama si Revaldi itu bertepuk sebelah tangan?? " ucap mommy nya...
"mom udah ya? jgn bahas hal itu dulu bisa? " ucap vania sungguh ingin menghindar dari topik tentang hal itu...
"nggak!... kamu kalau suka kejar aja vania!!... kamu tuh cantik nggak kurang apapun!!... tenang aja, kita tuh KEY! kita bukan orang sembarangan jadi Revaldi itu cocok sama kamu!! jgn nyerah dongg.... " ucap mommy nya panjang lebar..
"ish! mom... kalau masih bahas itu, mending pergi dari kamar aku aja deh... aku tuh lagi pusing mom!!... " ucap vania frustasi, ia bangun dari rebahan diatas paha mommy nya dan beranjak bangun kearah ranjang...
"ck!!... pokok nya vania!! kamu jgn nyerah!! kalau kamu suka! inget aja, semua bakal mommy turuti!!.. " ucap mommy nya..
".... " tidak ditanggapi apapun oleh vania... mommy nya pun juga berjalan keluar...
"momm jangan lupa tutup pintu... " seru vania saat mommy nya sudah di ambang pintu kamar...
Brakk... suara mommy nya menutup dgn keras...
"yg harusnya marah itu aku mom!! " guman vania saat terkejut mendengar suara debrak pintu itu... ia memilih menutup mata dan menyelami dunia mimpi... dimana dunia itu adalah dunia yg semua nya bisa diatur vania...
**
●●●-
-
-
oke..
lanjut?
kasih komen dulu..
jangan lupa like!
kasih ranting 5!!!😁
share juga yak..😆😆
nggak lupa kasih dukungan😋
__ADS_1
mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩